{"id":418700,"date":"2025-02-14T08:45:00","date_gmt":"2025-02-14T01:45:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/02\/14\/banyak-korban-mulyono-wajar-graffiti-adili-jokowi-muncul-di-mana-mana\/"},"modified":"2025-02-14T08:50:12","modified_gmt":"2025-02-14T01:50:12","slug":"banyak-korban-mulyono-wajar-graffiti-adili-jokowi-muncul-di-mana-mana","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/02\/14\/banyak-korban-mulyono-wajar-graffiti-adili-jokowi-muncul-di-mana-mana\/","title":{"rendered":"Banyak Korban Mulyono Wajar Graffiti Adili Jokowi Muncul di Mana-mana"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH<\/b> -Maraknya graffiti adili Presiden ke-7 RI <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/joko-widodo\/\">Joko Widodo<\/a> alias <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/jokowi\/\">Jokowi<\/a> di banyak kota di Indonesia saat ini tentu tidak akan muncul begitu saja.<\/p>\n<p>&#8220;Ibarat pepatah &#8220;tidak akan ada asap tanpa api&#8221;,&#8221; kata mantan Menpora era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Roy Suryo kepada RMOL, Jumat 14 Februari 2025.<\/p>\n<p>Sebab, kata Roy, kalau hanya muncul di satu atau pun dua kota saja, graffiti &#8220;Adili Jokowi&#8221; mungkin hanya akibat kelakuan Jokowi yang tidak seberapa.<\/p>\n<p>&#8220;Namun ini terjadi secara masif di banyak kota besar Indonesia,&#8221; kata Roy.<\/p>\n<p>Roy menerangkan, graffiti &#8220;Adili Jokowi&#8221; bertebaran di Solo, Yogyakarta, Medan, Malang, Jakarta, hingga Surabaya.<\/p>\n<p>&#8220;Artinya banyak pihak yang menjadi korban Mulyono sebagaimana desain kaos yang laris manis saat ini di berbagai lapak e-commerce (Shopee, Tokopedia, Lazada). Ini fakta bukan hoaks,&#8221; kata Roy.<\/p>\n<p>Di sisi lain, sambung Roy, mulai muncul juga upaya pembelokkan fakta terhadap seruan graffiti &#8220;Adili Jokowi&#8221;.<\/p>\n<p>Salah satunya keluar dari mulut Jokowi sendiri saat diwawancara -secara eksklusif- oleh Najwa Shihab melalui YouTube Mata Najwa.<\/p>\n<p>Jokowi mengatakan secara khusus di menit ke-11 sampai 12&#8217;30&#8221; atau sekitar 90 detik bahwa aksi sosial tersebut hanyalah ekspresi kalah pilpres dan belum move on.<\/p>\n<p>&#8220;Sungguh sebuah jawaban yang sangat kerdil, kalau tidak ingin meminjam istilah khas Rocky Gerung: &#8220;dungu&#8221;. Karena malah ditarik-tarik ke soal pilpres,&#8221; pungkas Roy<\/p>\n<p><span style=\"font-size: 14px; color: #999999;\"><em><b>Sumber:<\/b> <a target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\" style=\"color: #999999;\" href=\"https:\/\/www.BANDA ACEH\/2025\/02\/banyak-korban-mulyono-wajar-graffiti.html\">Media <\/a><\/em><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH -Maraknya graffiti adili Presiden ke-7 RI Joko Widodo alias Jokowi di banyak kota di Indonesia saat ini tentu tidak akan muncul begitu saja. &#8220;Ibarat pepatah &#8220;tidak akan ada asap tanpa api&#8221;,&#8221; kata mantan Menpora era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Roy Suryo kepada RMOL, Jumat 14 Februari 2025. Sebab, kata Roy, kalau hanya [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":418701,"comment_status":"open","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[274908,1420],"series":[],"class_list":["post-418700","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-berita","tag-peristiwa"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/418700","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=418700"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/418700\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/418701"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=418700"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=418700"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=418700"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=418700"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}