{"id":419091,"date":"2025-02-15T22:03:00","date_gmt":"2025-02-15T15:03:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/02\/15\/ramai-poster-caketum-golkar-pengamat-sinyal-bahlil-tak-diterima-di-internal\/"},"modified":"2025-02-16T07:40:32","modified_gmt":"2025-02-16T00:40:32","slug":"ramai-poster-caketum-golkar-pengamat-sinyal-bahlil-tak-diterima-di-internal","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/02\/15\/ramai-poster-caketum-golkar-pengamat-sinyal-bahlil-tak-diterima-di-internal\/","title":{"rendered":"Ramai Poster Caketum Golkar, Pengamat: Sinyal Bahlil Tak Diterima di Internal"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH<\/b> &#8211; Munculnya poster para calon ketua umum (Caketum) Partai <a title=\"Golkar\" href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/golkar\/\">Golkar<\/a> baru-baru ini seolah menjadi isyarat bahwa kepemimpinan <a title=\"Bahlil\" href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/bahlil\/\">Bahlil<\/a> Lahadalia sebagai Ketua Umum Partai Golkar, tidak diterima di internal partai.<\/p>\n<p>Demikian analisa pengamat komunikasi <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/politik\/\">Politik<\/a> Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu, 15 Februari 2025.<\/p>\n<p>\u201cJadi, poster tersebut bisa jadi sebagai umpan politik di internal Golkar untuk mengganti Bahlil,\u201d kata Jamiluddin.<\/p>\n<p>Menurut Jamiluddin, tidak berlebihan jika ada yang menilai poster-poster bursa Caketum Golkar merupakan bentuk protes agar Bahlil Lahadalia diganti.<\/p>\n<p>\u201cJadi, sebagian kader Golkar, khususnya elite Golkar, sejak awal memang tidak menghendaki Bahlil jadi ketua umum Golkar,\u201d kata Jamiluddin.<\/p>\n<p>Ia menyebut bahwa momentum kasus gas LPG 3 kg beberapa waktu lalu seolah menjadi warning untuk internal Golkar agar Bahlil Lahadalia bisa segera diganti.<\/p>\n<p>\u201cMereka ingin menunjukan ketidakbecusan Bahlil dalam memimpin dan kebijakannya gas 3 kg sehingga merusak image Golkar. Jadi, poster tersebut bisa jadi sebagai umpan politik di internal Golkar untuk mengganti Bahlil,\u201d tandasnya.<\/p>\n<p>Sebelumnya, beredar di aplikasi berbagi pesan Whatsapp pada Rabu 12 Februari 2025, gambar lima figur calon Ketua Umum Partai Golkar.<\/p>\n<p>Empat di antaranya saat ini berada dalam bagian Kabinet Merah Putih, yakni Meutya Viada Hafid yang saat ini menjabat Menteri Komunikasi dan Digital.<\/p>\n<p>Lalu Nusron Wahid yang menjabat Menteri Agraria dan Tata Ruang; Dito Ariotedjo yang menjabat Menteri Pemuda dan Olahraga; serta Maman Abdurahman yang menduduki jabatan Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah.<\/p>\n<p>Sementara satu nama lainnya adalah Bambang Soesatyo, mantan Ketua MPR yang kini menjadi anggota Komisi III DPR.<\/p>\n<p><span style=\"font-size: 14px; color: #999999;\"><em><b>Sumber:<\/b> <a target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\" style=\"color: #999999;\" href=\"https:\/\/www.BANDA ACEH\/2025\/02\/ramai-poster-caketum-golkar-pengamat.html\">Media <\/a><\/em><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Munculnya poster para calon ketua umum (Caketum) Partai Golkar baru-baru ini seolah menjadi isyarat bahwa kepemimpinan Bahlil Lahadalia sebagai Ketua Umum Partai Golkar, tidak diterima di internal partai.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":419092,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[12981,274908,1066,10688,1420,242,321826],"series":[],"class_list":["post-419091","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-bahlil-lahadalia","tag-berita","tag-golkar","tag-partai-golkar","tag-peristiwa","tag-politik","tag-poster-caketum-golkar"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/419091","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=419091"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/419091\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/419092"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=419091"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=419091"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=419091"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=419091"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}