{"id":421930,"date":"2025-02-27T14:39:00","date_gmt":"2025-02-27T07:39:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/02\/27\/kejaksaan-agung-skakmat-bantahan-pertamina-soal-tak-oplos-pertamax-akan-bawa-ke-ahli\/"},"modified":"2025-02-27T14:40:12","modified_gmt":"2025-02-27T07:40:12","slug":"kejaksaan-agung-skakmat-bantahan-pertamina-soal-tak-oplos-pertamax-akan-bawa-ke-ahli","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/02\/27\/kejaksaan-agung-skakmat-bantahan-pertamina-soal-tak-oplos-pertamax-akan-bawa-ke-ahli\/","title":{"rendered":"Kejaksaan Agung Skakmat Bantahan Pertamina Soal Tak Oplos Pertamax, Akan Bawa ke Ahli"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH<\/b>\u00a0 &#8211; Kejaksaan Agung (Kejagung) skakmat bantahan PT Pertamina Patra Niaga yang menyebut tidak ada pengoplosan.\u00a0<\/p>\n<p>Pasalnya Kejagung memiliki sederet bukti terkait pengoplosan RON 90 (Pertalite) menjadi RON 92 (Pertamax).<\/p>\n<p>Direktur Penyidikan Jampidsus Kejaksaan Agung, Abdul Qohar menegaskan pihaknya bekerja dengan alat bukti.\u00a0\u00a0<\/p>\n<p>&#8220;Tetapi penyidik menemukan tidak seperti itu. Ada RON 90 (Pertalite) atau di bawahnya 88 di-blending dengan 92 (Pertamax). Jadi RON dg RON sebagaimana yang sampaikan tadi,&#8221; katanya di Kantor Kejagung, Rabu (26\/2\/2025) seperti dimuat Kompas.com.\u00a0\u00a0<\/p>\n<p>Dia mengatakan, temuan tersebut berdasarkan keterangan saksi yang diperiksa penyidik. Bahkan, kata dia, bahan bakar minyak (BBM) oplosan tersebut dijual dengan harga Pertamax.\u00a0<\/p>\n<p>&#8220;Jadi hasil penyidikan, tadi saya sampaikan itu. RON 90 atau di bawahnya itu tadi fakta yang ada, dari keterangan saksi RON 88 di-blending dengan 92. Dan dipasarkan seharga 92,&#8221; ungkapnya.\u00a0<\/p>\n<p>Terkait kepastian hal ini, pihaknya akan meminta ahli untuk meneliti hal tersebut.\u00a0 &#8220;Nanti ahli yang meneliti. Tapi fakta-fakta alat bukti yang ada seperti itu. Keterangan saksi menyatakan seperti itu,&#8221; tuturnya.\u00a0\u00a0<\/p>\n<p>Sebelumnya, dalam rapat dengan komisi XII DPR, PT Pertamina Patra Niaga mengakui adanya proses penambahan zat aditif pada BBM jenis Pertamax sebelum didistribusikan ke SPBU, Rabu (26\/2\/2025).\u00a0<\/p>\n<p>\u201cDi Patra Niaga, kita terima di terminal itu sudah dalam bentuk RON 90 dan RON 92, tidak ada proses perubahan RON. Tetapi yang ada untuk Pertamax, kita tambahan aditif. Jadi di situ ada proses penambahan aditif dan proses penambahan warna,\u201d ujar Pelaksana Tugas Harian (Pth) Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra.\u00a0<\/p>\n<p>Ega menekankan bahwa proses injeksi tersebut adalah proses umum dalam industri minyak. Tujuannya utamanya adalah untuk meningkatkan kualitas produk.\u00a0\u00a0<\/p>\n<p>\u201cMeskipun sudah dalam RON 90 maupun RON 92, itu sifatnya masih best fuel, artinya belum ada aditif,\u201d ucap Ega.\u00a0<\/p>\n<p>Namun, Ega memastikan bahwa penambahan zat aditif yang dilakukan, bukan berarti terjadi pengoplosan Pertamax dengan Pertalite. \u201cKetika kita menambahkan proses blending ini, tujuannya adalah untuk meningkatkan value daripada produk tersebut,\u201d kata Ega.\u00a0<\/p>\n<p>\u201cJadi best fuel RON 92 ditambahkan aditif agar ada benefitnya, penambahan benefit untuk performance dari produk-produk ini,\u201d sambungnya.\u00a0<\/p>\n<p>Selain itu, lanjut Ega, setiap produk yang diterima Pertamina telah melalui uji laboratorium guna memastikan kualitas BBM tetap terjaga hingga ke SPBU.\u00a0<\/p>\n<p>\u201cSetelah kita terima di terminal, kami juga melakukan rutin pengujian kualitas produk. Nah, itu pun kita terus jaga sampai ke SPBU,\u201d ungkap Ega<\/p>\n<p><span style=\"font-size: 14px; color: #999999;\"><em><b>Sumber:<\/b> <a target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\" style=\"color: #999999;\" href=\"https:\/\/www.BANDA ACEH\/2025\/02\/kejaksaan-agung-skakmat-bantahan.html\">Media <\/a><\/em><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH\u00a0 &#8211; Kejaksaan Agung (Kejagung) skakmat bantahan PT Pertamina Patra Niaga yang menyebut tidak ada pengoplosan.\u00a0 Pasalnya Kejagung memiliki sederet bukti terkait pengoplosan RON 90 (Pertalite) menjadi RON 92 (Pertamax). Direktur Penyidikan Jampidsus Kejaksaan Agung, Abdul Qohar menegaskan pihaknya bekerja dengan alat bukti.\u00a0\u00a0 &#8220;Tetapi penyidik menemukan tidak seperti itu. Ada RON 90 (Pertalite) atau [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":421931,"comment_status":"open","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[274908,1420],"series":[],"class_list":["post-421930","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-berita","tag-peristiwa"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/421930","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=421930"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/421930\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/421931"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=421930"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=421930"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=421930"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=421930"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}