{"id":422629,"date":"2025-03-03T15:39:00","date_gmt":"2025-03-03T08:39:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/03\/03\/dilaporkan-juniornya-6-polisi-polres-baubau-yang-aniaya-bintara-baru-diduga-sempat-pesta-miras\/"},"modified":"2025-03-03T17:10:09","modified_gmt":"2025-03-03T10:10:09","slug":"dilaporkan-juniornya-6-polisi-polres-baubau-yang-aniaya-bintara-baru-diduga-sempat-pesta-miras","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/03\/03\/dilaporkan-juniornya-6-polisi-polres-baubau-yang-aniaya-bintara-baru-diduga-sempat-pesta-miras\/","title":{"rendered":"Dilaporkan Juniornya, 6 Polisi Polres Baubau yang Aniaya Bintara Baru Diduga Sempat Pesta Miras"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH &#8211; <\/b>Polisi anggota Samapta Polres Baubau berinisial Bripda AK (22) melaporkan enam seniornya ke Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) atas kasus dugaan penganiayaan, Senin (3\/3\/2025).<\/p>\n<p>Enam orang pelaku dalam kasus ini, antara lain Bripda F, Bripda RAY, Bripda MAF, Bripda LAM, Bripda A, dan Bripda MA.\u00a0<\/p>\n<p>Bripda AK dianiaya sejumlah seniornya di Barak Dalmas Polres Baubau, Jumat (21\/2\/2025) malam sekitar pukul 23.00 WITA lalu.<\/p>\n<p>Akibat penganiayaan ini, organ dalam Bripda AK, yakni bagian pankreas, mengalami pendarahan hingga harus menjalani operasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Baubau dan dirujuk ke Makassar, Sulawesi Selatan.<\/p>\n<p>Bripda AK melaporkan kasus ini melalui kuasa hukumnya, Safrin Salam.<\/p>\n<p>Menurut Safrin, yang dilakukan enam oknum polisi terhadap Bripda AK bukan sekadar pembinaan melainkan penganiayaan.<\/p>\n<p>&#8220;Kami melaporkan tindak pidana pasal 351 KUHP di Polda Sultra atas dugaan penganiayaan yang dilakukan enam anggota Polres Baubau ini,&#8221; kata Safrin, dilansir TribunnewsSultra.com.<\/p>\n<p>Safrin menyebutkan, ia membuat laporan di Polda Sultra karena pelaporan pidana di Polres Baubau tidak direspon.<\/p>\n<p>Selain itu, kata Safrin, alasan Polres Baubau tidak menindaklanjuti laporannya karena kasus ini sudah diambil alih Polda Sultra.<\/p>\n<p>&#8220;Alasannya sudah ditangani Polda, jadi kami kuasa hukum juga harus membuat pelaporan pidananya di reskrim Polda Sultra,&#8221; bebernya.<\/p>\n<p>Diungkapkan Safrin, enam oknum polisi yang menganiaya Bripda AK sempat meminum minuman keras (miras) saat berada di Barak.<\/p>\n<p>&#8220;Dari informasi yang kami peroleh dari saksi-saksi ini, enam polisi ini sempat meminum minuman beralkohol di Barak sebelum memukul korban Bripda AK,&#8221; sebut Safrin.<\/p>\n<p>&#8220;Itu dibuktikan dari keterangan teman korban, mereka disuruh membuang botol minuman beralkohol,&#8221; imbuhnya.<\/p>\n<p>Bukan hanya membuat laporan mengenai tindak pidana penganiayaan, Bripda AK juga melaporkan enam seniornya itu ke Propam dengan dugaan pelanggaran kode etik.<\/p>\n<p>Safrin menilai, enam oknum polisi yang menganiaya Bripda AK hingga kritis tersebut harus mendapat sanksi tegas dari institusi karena mencoreng nama baik Polri.<\/p>\n<p>&#8220;Jadi kita bisa lihat disini mereka bukan lagi alasan pembinaan yang mereka buat. Tapi sudah ke pidana. Sehingga sanksi yang sesuai itu pemecatan terhadap 6 polisi ini,&#8221; papar Safrin.<\/p>\n<p>Kronologi Polisi Aniaya Polisi di Baubau<\/p>\n<p>Kabid Humas Polda Sultra, Kombes Iis Kristian, mengungkapkan kejadian penganiayaan ini bermula saat korban Bripda AK berada di barak, Jumat (21\/2\/2025) malam lalu.\u00a0<\/p>\n<p>Korban yang merupakan lulusan Bintara Polri tahun 2024 bersama sejumlah leting mendapat penempatan tugas di Barak Dalmas Polres Baubau.<\/p>\n<p>Kemudian, datanglah enam terduga pelaku ke barak dan membangunkan Bripda A bersama teman-temanya sedang tidur.\u00a0<\/p>\n<p>Sebagai informasi, para terduga pelaku diketahui merupakan bintara polisi lulusan 2023.<\/p>\n<p>&#8220;Mereka membangunkan sembilan bintara remaja termasuk korban, dan disuruh berdiri di samping lemari,&#8221; ujar Iis.<\/p>\n<p>Korban Bripda AK bersama delapan orang letingnya kemudian ditanya oleh enam pelaku tentang apakah korban mengenal nama mereka atau tidak.<\/p>\n<p>Bagi bintara baru yang mengenali nama seniornya, mereka dipersilakan oleh para pelaku untuk kembali ke tempat tidur.\u00a0<\/p>\n<p>Saat itu, para junior termasuk korban mengaku tidak mengenal nama bintara senior yang berada di depannya.<\/p>\n<p>Oleh karena itulah, para pelaku membuat tindakan berlebihan kepada juniornya hingga membuat korban Bripda AK terluka parah pada bagian organ dalamnya dan harus dilarikan ke rumah sakit.<\/p>\n<p>&#8220;Nah, saat itu korban tidak mengenal seniornya, sehingga mendapat pembinaan. Tapi tindakan terlalu berlebihan sehingga satu orang dirawat di rumah sakit,&#8221; jelas Iis.<\/p>\n<p><span style=\"font-size: 14px; color: #999999;\"><em><b>Sumber:<\/b> <a target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\" style=\"color: #999999;\" href=\"https:\/\/www.BANDA ACEH\/2025\/03\/dilaporkan-juniornya-6-polisi-polres.html\">Media <\/a><\/em><\/span><\/p>\n<div class=\"pdfprnt-buttons pdfprnt-buttons-post pdfprnt-bottom-right\"><a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/422629?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/apps\/pdf-print\/images\/print.png\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH &#8211; Polisi anggota Samapta Polres Baubau berinisial Bripda AK (22) melaporkan enam seniornya ke Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) atas kasus dugaan penganiayaan, Senin (3\/3\/2025). Enam orang pelaku dalam kasus ini, antara lain Bripda F, Bripda RAY, Bripda MAF, Bripda LAM, Bripda A, dan Bripda MA.\u00a0 Bripda AK dianiaya sejumlah seniornya di Barak Dalmas [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":422630,"comment_status":"open","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","_seopress_robots_follow":"","_seopress_robots_imageindex":"","_seopress_robots_snippet":"","_seopress_robots_primary_cat":"","_seopress_robots_breadcrumbs":"","_seopress_robots_freeze_modified_date":"","_seopress_robots_custom_modified_date":"","_seopress_robots_canonical":"","_seopress_social_fb_title":"","_seopress_social_fb_desc":"","_seopress_social_fb_img":"","_seopress_social_fb_img_attachment_id":0,"_seopress_social_fb_img_width":0,"_seopress_social_fb_img_height":0,"_seopress_social_twitter_title":"","_seopress_social_twitter_desc":"","_seopress_social_twitter_img":"","_seopress_social_twitter_img_attachment_id":0,"_seopress_social_twitter_img_width":0,"_seopress_social_twitter_img_height":0,"_seopress_redirections_value":"","_seopress_redirections_enabled":"","_seopress_redirections_enabled_regex":"","_seopress_redirections_logged_status":"","_seopress_redirections_param":"","_seopress_redirections_type":0,"_seopress_analysis_target_kw":"","_seopress_news_disabled":"","_seopress_video_disabled":"","_seopress_video":[],"_seopress_pro_schemas_manual":[],"_seopress_pro_rich_snippets_disable_all":"","_seopress_pro_rich_snippets_disable":[],"_seopress_pro_schemas":[],"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[274908,1420],"series":[],"class_list":["post-422629","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-berita","tag-peristiwa"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/422629","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=422629"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/422629\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/422630"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=422629"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=422629"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=422629"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=422629"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}