{"id":422872,"date":"2025-03-04T14:05:00","date_gmt":"2025-03-04T07:05:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/03\/04\/vatikan-paus-fransiskus-alami-dua-kali-gagal-napas-akut\/"},"modified":"2025-03-04T16:45:13","modified_gmt":"2025-03-04T09:45:13","slug":"vatikan-paus-fransiskus-alami-dua-kali-gagal-napas-akut","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/03\/04\/vatikan-paus-fransiskus-alami-dua-kali-gagal-napas-akut\/","title":{"rendered":"Vatikan: Paus Fransiskus Alami Dua Kali Gagal Napas Akut"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH &#8211;<\/b> Kantor Pers Takhta Suci melaporkan Paus Fransiskus mengalami dua kali gagal napas akut pada Senin (3\/3\/2025) malam.<\/p>\n<p>&#8220;Hari ini Bapa Suci mengalami dua kali insufisiensi pernapasan akut yang disebabkan oleh penumpukan signifikan mukus endobronkial yang mengakibatkan bronkospasme,&#8221; demikian isi keterangan tersebut dikutip pada Selasa (4\/3\/2025).\u00a0<\/p>\n<p>Laporan itu menyebutkan dua kali bronkoskopi harus dilakukan untuk mengeluarkan sekresi Paus Fransiskus pun kembali dibantu dengan alat bantu napas mekanis non-invasif.<\/p>\n<p>Paus Fransiskus yang kini berusia 88 tahun dilaporkan masih dalam keadaan sadar dan kooperatif sepanjang waktu.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\">Linimasa Kondisi Paus Fransiskus<\/h3>\n<p>Paus Fransiskus dirawat di rumah sakit sejak 14 Februari akibat pneumonia ganda.\u00a0<\/p>\n<p>Pada 18 Februari lalu, Vatikan menyatakan Paus Fransiskus mengidap pneumonia bilateral dan kondisi klinisnya memburuk.<\/p>\n<p>Meski demikian, tim dokter menyimpulkan nyawa Paus Fransiskus tak terancam.<\/p>\n<p>Pada keesokan harinya, kondisi Paus Fransiskus dilaporkan kembali kritis usai menderita masalah pernapasan seperti asma yang berkepanjangan.<\/p>\n<p>Pada 24 Februari, Vatikan menyebut kondisi Paus Fransiskus membaik meski tetap dalam kondisi kritis. Pada 25 Februari-nya, keadaan Paus Fransiskus masih kritis namun stabil.<\/p>\n<p>Pada 26 dan 27 Februari kondisi Paus Fransiskus dilaporkan membaik oleh Vatikan.<\/p>\n<p>Pada 28 Februari, Vatikan menyebut Paus Fransiskus mengalami serangan bronkospasme dan alat bantu napas mekanis harus dipasangkan padanya untuk memastikan sirkulasi pernapasan tetap baik.<\/p>\n<p>Paus Fransiskus pun dilaporkan merespons positif perawatan tersebut.<\/p>\n<p>Sejak 1 Maret lalu kondisi Paus Fransiskus tetap stabil, namun prognosisnya masih belum dipastikan<\/p>\n<p><span style=\"font-size: 14px; color: #999999;\"><em><b>Sumber:<\/b> <a target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\" style=\"color: #999999;\" href=\"https:\/\/www.BANDA ACEH\/2025\/03\/vatikan-paus-fransiskus-alami-dua-kali.html\">Media <\/a><\/em><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH &#8211; Kantor Pers Takhta Suci melaporkan Paus Fransiskus mengalami dua kali gagal napas akut pada Senin (3\/3\/2025) malam. &#8220;Hari ini Bapa Suci mengalami dua kali insufisiensi pernapasan akut yang disebabkan oleh penumpukan signifikan mukus endobronkial yang mengakibatkan bronkospasme,&#8221; demikian isi keterangan tersebut dikutip pada Selasa (4\/3\/2025).\u00a0 Laporan itu menyebutkan dua kali bronkoskopi harus [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":422873,"comment_status":"open","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[1420,274908],"series":[],"class_list":["post-422872","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-peristiwa","tag-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/422872","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=422872"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/422872\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/422873"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=422872"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=422872"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=422872"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=422872"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}