{"id":424274,"date":"2025-03-09T22:23:00","date_gmt":"2025-03-09T15:23:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/03\/09\/sedih-jadi-rakyat-gas-kita-kena-bbm-kita-kena-kali-ini-minyakita-kita-kita-lagi-yang-kena\/"},"modified":"2025-03-10T02:58:29","modified_gmt":"2025-03-09T19:58:29","slug":"sedih-jadi-rakyat-gas-kita-kena-bbm-kita-kena-kali-ini-minyakita-kita-kita-lagi-yang-kena","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/03\/09\/sedih-jadi-rakyat-gas-kita-kena-bbm-kita-kena-kali-ini-minyakita-kita-kita-lagi-yang-kena\/","title":{"rendered":"Sedih Jadi Rakyat, Gas Kita Kena, BBM Kita Kena, Kali Ini MinyaKita, Kita-kita Lagi yang Kena!"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH &#8211; <\/b>Kasus gas masyarakat yang kena, kasus Pertamax kita kena, di kasus MinyaKita, kita lagi yang kena, tulis Aldi, seorang konten kreator Gerobak Cuan, Minggu, 9 Maret 2025.<\/p>\n<p>Demikian kepsen Aldi, gerobak cuan di konten terbarunya, usai menyaksikan bagaimana Mentan menemukan MinyaKita kurang 1 liter.<\/p>\n<p>Aldi menunjukan 2 kemasan minyakita yang berbeda, \u201cini ukurannya harusnya sama-sama 1 liter, yang satu ada tulisannya 1 liter dan yang satunya lagi tidak ada tulisannya\u201d, jelasnya.<\/p>\n<p>Untuk membuktikan @aldisff mulai menyiapkan gelas ukur miliknya, \u201cini biasa saya gunakan untuk mengukur takaran buat minuman\u201d, jelasnya.<\/p>\n<p>\u201cKatanya tidak sampai 1 liter, makanya kita coba aja, kita pakai jak yang bisa dipakai untuk mengukur minuman\u201d.<\/p>\n<p>\u201cHarusnya sih 1 liter karena ada tulisannya, ini video tidak aku potong biar kira-kira ada 1 liter apa nggak? Ternyata nggak sampai cuma 800 mili liter,\u201d bebernya.<\/p>\n<p>Menurut Aldi, ini produk yang masuk katagori modus, \u201cmau gimana lagi karena sudah dibeli, ya lumayanlah buat ngurangin dosa kita,\u201d sebut Aldi.<\/p>\n<p>Mungkin, lanjut Aldi, yang jual minyak goreng ini belum baca majalah hidayah. \u201cBiar aja pelakunya mati terendam minyak goreng,\u201d sumpahnya.<\/p>\n<p>Sebelumnya diberitakan, Minyakita ini sudah ditakar langsung oleh Mentan Andi Amran Sulaiman saat mengadakan sidak di pasar Lenteng Agung (LA) Jaksel, Sabtu, 8 Maret 2025.<\/p>\n<p>Menurut menteri Amran, PT yang memproduksi minyak ini sudah\u2018 mencetak dosa di bulan suci Ramadan, jika terbukti makan tutup saja.<\/p>\n<p>\u201cIni minyakita yang HET-nya Rp15.700 tapi dijual Rp18 ribu,\u201d jelas Amran yang terlihat geram.<\/p>\n<p>Mentan Amran bahkan membawa alat ukur sendiri dia menuangkan minyak itu ke takaran dan terbukti memang minyak di botol itu tak sampai 1 liter.<\/p>\n<p>\u201cIsinya tidak cukup 1 liter, hanya 750 sampai dengan 800\u00a0 mili liter,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>\u201cJadi tidak cukup 1 liter\u201d, tambahnya.<\/p>\n<p>Mentan Amran terlihat geram, sebab di bulan suci Ramadan ini malah ada yang sibuk mencari dosa,<\/p>\n<p>\u201cKita sibuk mencari pahala, tapi saudara kita ini mencetak dosa di bulan suci Ramadan,\u201d sesalnya.<\/p>\n<p>Mentan akhirnya meminta agar PT Artha Eka Global Asia ini diproses hukum, jika terbukti makan disegel dan ditutup.<\/p>\n<p>\u201cNggak boleh ini merugikan masyarakat yang sedang melaksanakan ibadah puasa dan diluar ibadah puasa ini juga tidak boleh terjadi,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>\u201cDisini tertulis 1 liter tetapi 0,7 liter, 0,8 liter,\u201d tandasnya.<\/p>\n<p>Video sidak Mentan Amran ini juga diunggah aku LambeTani dan ramai dikomentari netizen yang ikut geram:<\/p>\n<p>\u201cProduk minyakita itu sudah menyebar kemana-mana dan tidak sesuai dengan takaran,\u201d ungkap akun @jaya.<\/p>\n<p>\u201cMinyak kita itu merk mendag untuk produsen yang kesulitan memenuhi kuota minyak curah, jadi yang produksi merk minyak kita itu banyak,\u201d sebut akun @bimo122234.<\/p>\n<p>\u201cSaya gak pernah beli terkecuali kg an di toko sembako,\u201d sebut @jaya.<\/p>\n<p>\u201citu minyak kita yang palsu,\u201d sebut @winata.<\/p>\n<p>\u201cPalsu GK palsu pokoknya proses biar pengadilan yg membuktikan,\u201d tegas @art_Dj088.<\/p>\n<p>\u201cYa memang harus diproses la.. di daerah banyak kayak gitu, tapi pada diam\u00b2 aja,\u201d ungkap @winata.<\/p>\n<p>\u201cKita berharap pak Mentri Istiqomah menindak, jangan mau di sogok agar diam atau klarifikasi,\u201d kata @GELORA.<\/p>\n<p>\u201cEh mentan kok kep pasar ngapain lha kocak banget,\u201d cetus akun @joni sleneng.<\/p>\n<p>\u201cYa \u2018kan kebanyakan di pasar itu produk pertanian toh,\u201d jawab akun @pejuang receh.<\/p>\n<p>\u201cApa pungsi badan bpom tiap bulan dapat gaji.tdk bisa periksa produk konsumen,\u201d tuding @Ida Asrida.<\/p>\n<p>\u201cBeliau kan mentan, ngecek minyak goreng ? bukannya harusnya menteri perdagangan yang turun,\u201d kata @bd.<\/p>\n<p>\u201cMenteri2 sudah gak kayak jaman dulu koordinasinya, sudah lebih luwes sekarang, itulah gunanya retret kemaren, saling melengkapi antar kementrian,\u201d timpal akun @Arie.<\/p>\n<p>\u201cKalo sudah dalam kemasan harusnya bukan urusan kementrian pertanian lg dong bos,\u201d tegas @tiga.putri.<\/p>\n<p>\u201cPak Amran juga mengendalikan swasembada pangan dan industri..klo minyak kira2 masuk tidak? coba di pelajari lagi,\u201d jawab @CADAS Cabe Pedas.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kasus gas masyarakat yang kena, kasus Pertamax kita kena, di kasus MinyaKita, kita lagi yang kena, tulis Aldi, seorang konten kreator Gerobak Cuan, Minggu, 9 Maret 2025.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":424275,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[68,952,1420,9394,144634,274908,322386,322547],"series":[],"class_list":["post-424274","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-headline","tag-bbm","tag-peristiwa","tag-gas","tag-korupsi-di-indonesia","tag-berita","tag-korupsi-minyak","tag-korupsi-bbm"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/424274","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=424274"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/424274\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/424275"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=424274"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=424274"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=424274"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=424274"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}