{"id":424864,"date":"2025-03-11T23:33:00","date_gmt":"2025-03-11T16:33:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/03\/11\/viral-ceramah-mamah-dedeh-tentang-kdrt-jangan-diam-saat-terjadi-kdrt\/"},"modified":"2025-03-12T04:33:43","modified_gmt":"2025-03-11T21:33:43","slug":"viral-ceramah-mamah-dedeh-tentang-kdrt-jangan-diam-saat-terjadi-kdrt","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/03\/11\/viral-ceramah-mamah-dedeh-tentang-kdrt-jangan-diam-saat-terjadi-kdrt\/","title":{"rendered":"Viral Ceramah Mamah Dedeh Tentang KDRT: Jangan Diam saat Terjadi KDRT!"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH &#8211; <\/b>Penceramah kondang yang akrab disapa Mamah Dedeh tengah menjadi bahan perbincangan di media sosial X.<\/p>\n<p>Dalam pantauan Poskota, Mamah Dedeh menjadi topik perbincangan bermula saat akun di media sosial X bernama @@dwihanda**** melempar cuitan tentang ceramah Mamah Dedeh yang menyinggung persoalan KDRT.<\/p>\n<p><i>&#8220;Jama\u2019ah: Mah, gmn ya kalo suami patriarki &amp; kdrt trus kita gakbisa lepas karna mikirin anak<\/i><\/p>\n<p><i>Mamah Dedeh: LAWAN! Takut sama Allah bkn laki-laki. Rezeki datangnya dari Allah, bkn dari laki-laki. Tinggalin!<\/i><\/p>\n<p><i>Kaget pas mamah Dedeh teriak marah2 secara langsung. Siap suhu-ku,&#8221; <\/i>cuit akun tersebut, Senin, 10 Maret 2025.<\/p>\n<p>Adapun ceramah tersebut, dalam pencarian Poskota, merujuk pada ceramah bertajuk \u201cJangan Diam Saat Terjadi KDRT\u201d, di mana Mamah Dedeh menegaskan pentingnya kesadaran masyarakat dalam melawan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).<\/p>\n<p>Diskusi yang disiarkan melalui kanal YouTube itu mengangkat berbagai aspek pernikahan, termasuk pentingnya kasih sayang, musyawarah, dan solusi atas permasalahan dalam rumah tangga.<\/p>\n<p>Menurut Mamah Dedeh, pernikahan sejatinya bertujuan untuk menciptakan ketenangan dan keharmonisan.<\/p>\n<p>\u201cPasangan itu untuk disayang, bukan untuk terus kau siksa,\u201d ujarnya dalam sesi pembukaan acara dalam unggahan video YouTube pada dua tahun lalu.<\/p>\n<p>Ia juga mengingatkan bahwa rumah tangga yang harmonis harus dilandasi oleh empat prinsip utama, yaitu cinta dan kasih sayang, kerja sama dalam kebaikan, musyawarah dalam menyelesaikan masalah, serta saling memaafkan.<\/p>\n<p>Ceramah ini menyoroti bahwa KDRT tidak hanya berupa kekerasan fisik, tetapi juga bisa terjadi dalam bentuk kekerasan verbal.<\/p>\n<p>Bentakan, hinaan, dan kata-kata kasar dapat memberikan luka batin yang lebih dalam dibandingkan luka fisik.<\/p>\n<p>\u201cBaik dengan fisik maupun dengan mulut, itu tidak boleh,\u201d kata Mamah Dedeh.<\/p>\n<p>Dalam Islam, kekerasan terhadap pasangan atau anggota keluarga tidak dibenarkan. Bahkan, hukum negara pun melarang tindakan tersebut.<\/p>\n<p>\u201c&#8221;Jangan diam saat terjadi KDRT,&#8221; tambahnya.<\/p>\n<p>Lebih lanjut, diskusi ini juga membahas kewajiban suami dan istri dalam pernikahan. Jika terjadi perselisihan, pasangan dianjurkan untuk menyelesaikannya dengan komunikasi yang baik dan tanpa kekerasan.<\/p>\n<p>Dalam kasus pelanggaran berat, korban memiliki hak untuk mengambil langkah hukum.<\/p>\n<p>Seorang peserta diskusi bertanya apakah perkataan kasar termasuk dalam kategori KDRT.<\/p>\n<p>Menanggapi hal ini, Mamah Dedeh menegaskan bahwa kekerasan bisa berbentuk fisik juga psikologis.<\/p>\n<p>&#8220;Dua-duanya dilarang,&#8221; ujarnya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Penceramah kondang yang akrab disapa Mamah Dedeh tengah menjadi bahan perbincangan di media sosial X.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":424865,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[1420,10625,274908,322625],"series":[],"class_list":["post-424864","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-peristiwa","tag-kdrt","tag-berita","tag-ceramah-mamah-dedeh"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/424864","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=424864"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/424864\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/424865"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=424864"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=424864"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=424864"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=424864"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}