{"id":424867,"date":"2025-03-11T20:48:00","date_gmt":"2025-03-11T13:48:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/03\/11\/mantan-rektor-unaya-agung-afryo-hadi-diminta-jangan-ugal-ugalan\/"},"modified":"2025-03-11T20:48:00","modified_gmt":"2025-03-11T13:48:00","slug":"mantan-rektor-unaya-agung-afryo-hadi-diminta-jangan-ugal-ugalan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/03\/11\/mantan-rektor-unaya-agung-afryo-hadi-diminta-jangan-ugal-ugalan\/","title":{"rendered":"Mantan Rektor Unaya Agung Afryo Hadi Diminta Jangan Ugal-ugalan"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>BANDA ACEH<\/strong> \u2013 Rektor Universitas Abulyatama (Unaya) Aceh, Nurlis Effendi, meminta mantan rektor, Agung Afryo Hadi, untuk menghentikan aktivitas yang dinilai meresahkan civitas akademika kampus.<\/p>\n<p data-pm-slice=\"1 1 []\">Nurlis juga meminta Agung untuk menghormati mertuanya, Rusli Bintang, yang merupakan Pembina Yayasan Abulyatama Aceh.<\/p>\n<p> \u201cJangan lupa, ini Aceh adalah daerah Syariat Islam,\u201d kata Nurlis.\u00a0<\/p>\n<p>Sebagai akademisi, Nurlis menambahkan, sebaiknya menjaga harkat dan martabat sebagai pendidik.<\/p>\n<p> \u201cMenjaga adab dan budaya Aceh yang Islami. Tak baik bertindak ugal-ugalan, malu pada diri sendiri,\u201d kata Nurlis usai audiensi dengan LLDIKTI Wilayah XIII Aceh di Banda Aceh, Senin (10\/3\/2025).<\/p>\n<p>Pada Audiensi dengan LLDIKTI Wilayah XIII Aceh, Nurlis didampingi Wakil Rektor I Unaya, Usman Lamreung dan Wakil Rektor III, Edward M Nur. Selain itu juga hadir Ketua Umum Yayasan Abulyatama Aceh, Rusli Muhammad, dan wakilnya Musa Bintang.\u00a0<\/p>\n<p>Mereka langsung diterima Kepala LLDIKTI Wilayah XIII Aceh, Rizal Munadi yang didampingi empat stafnya. Pada pertemuan tersebut, LLDIKTI Wilayah XIII Aceh memastikan bahwa penyelenggara Unaya yang sah adalah Yayasan Abulyatama Aceh. Rusli Bintang mendirikan Unaya sejak 1984.<\/p>\n<p>Sebelumnya pengurus Yayasan Abulyatama NAD (Nanggroe Aceh Darussalam) mengklaim sebagai pihak yang sah sebagai penyelenggara Universitas Abulyatama. Namun LLDIKTI Wilayah XIII Aceh tidak mengenal Yayasan Abulyatama NAD. <\/p>\n<p>\u201cJadi jelas tidak ada dualisme yayasan dalam Universitas Abulyatama, sebab yang terdaftar dan terverifikasi oleh LLDIKTI Wilayah XIII Aceh cuma satu Yayasan, yaitu Yayasan Abulyatama Aceh,\u201d kata Nurlis.<\/p>\n<p>Karena itu, Yayasan Abulyatama Aceh pemilik otoritas tunggal pada Universitas Abulyatama. Bahkan Agung Afryo Hadi, juga sebelumnya diangkat sebagai rektor oleh Yayasan Abulyatama Aceh, dan kemudian diberhentikan oleh yayasan yang sama.\u00a0<\/p>\n<p>Selanjutnya Yayasan Abulyatama Aceh menunjuk Nurlis sebagai rektor. Nurlis langsung dilantik oleh pendiri kampus ini, yaitu Rusli Bintang. Sebelumnya Nurlis adalah Rektor Institut Kesehatan Indonesia (IKI) Jakarta yang juga didirikan oleh Rusli Bintang.<\/p>\n<p>Kendati sudah diberhentikan, Agung tetap bertindak seolah-olah seperti rektor.<\/p>\n<p> \u201cDia menebarkan ancaman terhadap karyawan dan dosen,\u201d kata Nurlis. \u201cBahkan, dia membuat selebaran melarang bertemu pihak rektorat yang disebutnya illegal\u201d.\u00a0<\/p>\n<p>Nurlis menambahkan sejumlah tindakan oknum mantan rektor itu memicu keresahan dalam kampus.<\/p>\n<p>\u201cSoal ini, saya akan mengambil tindakan hukum. Sejumlah bukti dan saksi-saksi dari sejumlah dosen dan karyawan juga sudah ada,\u201d kata Nurlis.[]<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH \u2013 Rektor Universitas Abulyatama (Unaya) Aceh, Nurlis Effendi, meminta mantan rektor, Agung Afryo Hadi, untuk menghentikan aktivitas yang dinilai meresahkan civitas akademika kampus. Nurlis juga meminta Agung untuk menghormati mertuanya, Rusli Bintang, yang merupakan Pembina Yayasan Abulyatama Aceh. \u201cJangan lupa, ini Aceh adalah daerah Syariat Islam,\u201d kata Nurlis.\u00a0 Sebagai akademisi, Nurlis menambahkan, sebaiknya [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":424868,"comment_status":"open","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[35],"tags":[13434,322621,210586,168049,122570,322622,97795],"series":[],"class_list":["post-424867","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-aceh","tag-aceh","tag-agung-afryo-hadi","tag-lldikti","tag-news","tag-rektor","tag-rusli-bintang","tag-unaya"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/424867","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=424867"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/424867\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/424868"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=424867"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=424867"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=424867"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=424867"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}