{"id":426663,"date":"2025-03-18T17:36:00","date_gmt":"2025-03-18T10:36:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/03\/18\/kejagung-tunggu-laporan-dugaan-korupsi-pt-pupuk-indonesia-rp83-triliun\/"},"modified":"2025-03-18T20:39:53","modified_gmt":"2025-03-18T13:39:53","slug":"kejagung-tunggu-laporan-dugaan-korupsi-pt-pupuk-indonesia-rp83-triliun","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/03\/18\/kejagung-tunggu-laporan-dugaan-korupsi-pt-pupuk-indonesia-rp83-triliun\/","title":{"rendered":"Kejagung Tunggu Laporan Dugaan Korupsi PT Pupuk Indonesia Rp8,3 Triliun"},"content":{"rendered":"<p>BANDA ACEH &#8211; Kejaksaan Agung (Kejagung) menyatakan belum menerima laporan masyarakat terkait dugaan korupsi manipulasi laporan keuangan PT Pupuk Indonesia yang diduga menyebabkan kerugian negara hingga Rp8,3 triliun.<\/p>\n<p>&#8220;Aku baru cek belum ada,&#8221; kata Kapuspenkum Kejagung, Harli Siregar, saat dihubungi Inilah.com, Selasa (18\/3\/2025).<\/p>\n<p>Meski demikian, Harli menegaskan bahwa Kejagung siap menerima laporan masyarakat untuk ditindaklanjuti lebih lanjut, termasuk kemungkinan memeriksa Direktur Utama dan Direktur Keuangan PT Pupuk Indonesia setelah laporan dianalisis nantinya.<\/p>\n<p>&#8220;Kalau ada dugaan tipikor (tindak pidana korupsi) silakan saja dilaporkan,&#8221; katanya.<\/p>\n<p><b>Dugaan Korupsi PT Pupuk<\/b><\/p>\n<p>Sebelumnya diberitakan, Etos Indonesia Institute menemukan adanya dugaan manipulasi laporan keuangan PT Pupuk Indonesia yang berpotensi merugikan keuangan negara Rp8,3 Triliun. Kejaksaan Agung didesak segera memeriksa Direktur Utama dan Direktur Keuangan PT Pupuk Indonesia terkait dugaan manipulasi tersebut. Jika dugaan ini benar, akan menambah daftar panjang praktik korupsi di BUMN.<\/p>\n<p>\u201cDugaan ini bukan sekadar opini, melainkan berdasarkan data yang kami peroleh. Oleh karena itu, kami mendesak Kejaksaan Agung, khususnya Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus), untuk segera memeriksa Dirut dan Direktur Keuangan PT Pupuk Indonesia,\u201d ujar Direktur Eksekutif Etos Indonesia Iskandarsyah, dikutip Senin (17\/3\/2024)<\/p>\n<p>Dia mengapresiasi langkah Kejagung dalam membongkar kasus-kasus korupsi besar seperti kasus PT Timah dengan dugaan kerugian negara Rp300 triliun dan Kasus PT Pertamina Patra Niaga.<\/p>\n<p>\u201cDugaan kasus korupsi di PT Pupuk Indonesia ini juga harus segera diusut karena ini menyangkut hajat hidup orang banyak. Ini bisa mengganggu program prioritas Pak <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/prabowo\/\">Prabowo<\/a>, swasembada pangan,\u201d kata Iskandarsyah.<\/p>\n<p>Lebih lanjut, Iskandarsyah mengungkapkan, berdasarkan audit independen, ditemukan adanya selisih laporan keuangan sebesar Rp8,3 triliun. Situasi ini diperburuk dengan temuan rekening yang tidak disajikan dalam neraca atau transaksi tunggal senilai hampir Rp7,98 triliun.<\/p>\n<p>\u201cAngka tersebut terdiri dari jumlah kas yang dibatasi penggunaannya sebesar Rp707,87 miliar dan penempatan deposito berjangka sebesar Rp7,27 triliun,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p>Sementara itu PT Pupuk Indonesia (Persero) dalam keterangan resminya, Jumat (7\/3\/2025) lalu membantah isu adanya dugaan manipulasi laporan keuangan perusahaan yang menyebabkan kerugian negara.<\/p>\n<p>Sekretaris Perusahaan Pupuk Indonesia Wijaya Laksana menyebut, laporan keuangan perusahaan telah dibuat sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia dan diaudit kantor akuntan publik independen.<\/p>\n<p>Selain itu, laporan keuangan itu telah ditinjau ulang oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai bagian dari pengawasan otoritas pasar modal terhadap emiten yang menerbitkan obligasi.<\/p>\n<p>&#8220;Pupuk Indonesia menegaskan bahwa pemberitaan mengenai dugaan manipulasi laporan keuangan tidak sesuai dengan fakta yang sebenarnya. Kami berkomitmen menjalankan tata kelola perusahaan yang baik dan memastikan transparansi laporan keuangan yang diaudit oleh auditor independen serta di-review oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sebagai bagian Laporan Keuangan Pemerintah Pusat sesuai regulasi yang berlaku,&#8221; kata Wijaya seperti dikutip Antara.<\/p>\n<p>Terkait tuduhan pencairan deposito sebesar Rp15,932 triliun yang tidak dilaporkan, Wijaya mengatakan perubahan saldo deposito yang dimiliki Pupuk Indonesia juga telah dicatat secara transparan dalam laporan keuangan.<\/p>\n<p>Penurunan saldo yang terjadi, kata dia, telah dijelaskan karena adanya faktor-faktor, seperti penempatan ke dalam deposito jatuh tempo lebih dari tiga bulan, penempatan kas dalam kategori kas yang dibatasi penggunaannya, serta pencairan lainnya yang sesuai dengan prinsip akuntansi.<\/p>\n<div class=\"pdfprnt-buttons pdfprnt-buttons-post pdfprnt-bottom-right\"><a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/426663?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/apps\/pdf-print\/images\/print.png\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH &#8211; Kejaksaan Agung (Kejagung) menyatakan belum menerima laporan masyarakat terkait dugaan korupsi manipulasi laporan keuangan PT Pupuk Indonesia yang diduga menyebabkan kerugian negara hingga Rp8,3 triliun. &#8220;Aku baru cek belum ada,&#8221; kata Kapuspenkum Kejagung, Harli Siregar, saat dihubungi Inilah.com, Selasa (18\/3\/2025). Meski demikian, Harli menegaskan bahwa Kejagung siap menerima laporan masyarakat untuk ditindaklanjuti [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":426664,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[274908,243,1466,1420],"series":[],"class_list":["post-426663","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-berita","tag-hukum","tag-kejagung","tag-peristiwa"],"aioseo_notices":[],"aioseo_head":"\n\t\t\n\t<meta name=\"description\" content=\"BANDA ACEH - Kejaksaan Agung (Kejagung) menyatakan belum menerima laporan masyarakat terkait dugaan korupsi manipulasi laporan keuangan PT Pupuk Indonesia yang diduga menyebabkan kerugian negara hingga Rp8,3 triliun.&quot;Aku baru cek belum ada,&quot; kata Kapuspenkum Kejagung, Harli Siregar, saat dihubungi Inilah.com, Selasa (18\/3\/2025).Meski demikian, Harli menegaskan bahwa Kejagung siap menerima laporan masyarakat untuk ditindaklanjuti lebih lanjut,\" \/>\n\t<meta name=\"robots\" content=\"max-image-preview:large\" \/>\n\t<meta name=\"author\" content=\"Redaksi\"\/>\n\t<meta name=\"p:domain_verify\" content=\"589a976c546e720e3c097582d1f4946f\" \/>\n\t<meta name=\"keywords\" content=\"berita,hukum,kejagung,peristiwa,nasional\" \/>\n\t<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/03\/18\/kejagung-tunggu-laporan-dugaan-korupsi-pt-pupuk-indonesia-rp83-triliun\/\" \/>\n\t<meta name=\"generator\" content=\"All in One SEO Pro (AIOSEO) 5.0.1.1\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:site_name\" content=\"Harian Aceh Indonesia - HARIANACEH.co.id\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:title\" content=\"Kejagung Tunggu Laporan Dugaan Korupsi PT Pupuk Indonesia Rp8,3 Triliun\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:description\" content=\"BANDA ACEH - Kejaksaan Agung (Kejagung) menyatakan belum menerima laporan masyarakat terkait dugaan korupsi manipulasi laporan keuangan PT Pupuk Indonesia yang diduga menyebabkan kerugian negara hingga Rp8,3 triliun.&quot;Aku baru cek belum ada,&quot; kata Kapuspenkum Kejagung, Harli Siregar, saat dihubungi Inilah.com, Selasa (18\/3\/2025).Meski demikian, Harli menegaskan bahwa Kejagung siap menerima laporan masyarakat untuk ditindaklanjuti lebih lanjut,\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/03\/18\/kejagung-tunggu-laporan-dugaan-korupsi-pt-pupuk-indonesia-rp83-triliun\/\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/media\/2025\/03\/Kadispenkum_Kejagung_Harli_1_a0e93570b8.webp.jpeg\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:secure_url\" content=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/media\/2025\/03\/Kadispenkum_Kejagung_Harli_1_a0e93570b8.webp.jpeg\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"400\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"243\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-03-18T10:36:00+00:00\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-03-18T13:39:53+00:00\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/harianaceh.indonesia\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:author\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/harianaceh.indonesia\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:site\" content=\"@harianacehcoid\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:title\" content=\"Kejagung Tunggu Laporan Dugaan Korupsi PT Pupuk Indonesia Rp8,3 Triliun\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:description\" content=\"BANDA ACEH - Kejaksaan Agung (Kejagung) menyatakan belum menerima laporan masyarakat terkait dugaan korupsi manipulasi laporan keuangan PT Pupuk Indonesia yang diduga menyebabkan kerugian negara hingga Rp8,3 triliun.&quot;Aku baru cek belum ada,&quot; kata Kapuspenkum Kejagung, Harli Siregar, saat dihubungi Inilah.com, Selasa (18\/3\/2025).Meski demikian, Harli menegaskan bahwa Kejagung siap menerima laporan masyarakat untuk ditindaklanjuti lebih lanjut,\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@harianacehcoid\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:image\" content=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/media\/2025\/03\/Kadispenkum_Kejagung_Harli_1_a0e93570b8.webp.jpeg\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Redaksi\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu baca\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 menit\" \/>\n\t\t<script type=\"application\/ld+json\" class=\"aioseo-schema\">\n\t\t\t{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/2025\\\/03\\\/18\\\/kejagung-tunggu-laporan-dugaan-korupsi-pt-pupuk-indonesia-rp83-triliun\\\/#breadcrumblist\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id#listItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/kanal\\\/nasional\\\/#listItem\",\"name\":\"NASIONAL\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/kanal\\\/nasional\\\/#listItem\",\"position\":2,\"name\":\"NASIONAL\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/kanal\\\/nasional\\\/\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/2025\\\/03\\\/18\\\/kejagung-tunggu-laporan-dugaan-korupsi-pt-pupuk-indonesia-rp83-triliun\\\/#listItem\",\"name\":\"Kejagung Tunggu Laporan Dugaan Korupsi PT Pupuk Indonesia Rp8,3 Triliun\"},\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id#listItem\",\"name\":\"Beranda\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/2025\\\/03\\\/18\\\/kejagung-tunggu-laporan-dugaan-korupsi-pt-pupuk-indonesia-rp83-triliun\\\/#listItem\",\"position\":3,\"name\":\"Kejagung Tunggu Laporan Dugaan Korupsi PT Pupuk Indonesia Rp8,3 Triliun\",\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/kanal\\\/nasional\\\/#listItem\",\"name\":\"NASIONAL\"}}]},{\"@type\":\"NewsArticle\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/2025\\\/03\\\/18\\\/kejagung-tunggu-laporan-dugaan-korupsi-pt-pupuk-indonesia-rp83-triliun\\\/#newsarticle\",\"name\":\"Kejagung Tunggu Laporan Dugaan Korupsi PT Pupuk Indonesia Rp8,3 Triliun\",\"headline\":\"Kejagung Tunggu Laporan Dugaan Korupsi PT Pupuk Indonesia Rp8,3 Triliun\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/author\\\/redaksi\\\/#author\"},\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/#organization\"},\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/03\\\/Kadispenkum_Kejagung_Harli_1_a0e93570b8.webp.jpeg\",\"width\":400,\"height\":243,\"caption\":\"\\u24b8 Hak cipta foto di atas dikembalikan sesungguhnya kepada pemilik foto\"},\"datePublished\":\"2025-03-18T17:36:00+07:00\",\"dateModified\":\"2025-03-18T20:39:53+07:00\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/2025\\\/03\\\/18\\\/kejagung-tunggu-laporan-dugaan-korupsi-pt-pupuk-indonesia-rp83-triliun\\\/#webpage\"},\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/2025\\\/03\\\/18\\\/kejagung-tunggu-laporan-dugaan-korupsi-pt-pupuk-indonesia-rp83-triliun\\\/#webpage\"},\"articleSection\":\"NASIONAL, berita, hukum, kejagung, peristiwa\",\"dateline\":\"Dipublish pada Maret 18, 2025.\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/#organization\",\"name\":\"Harian Aceh Indonesia\",\"description\":\"HARIANACEH.co.id\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/\",\"email\":\"desk.harianaceh@gmail.com\",\"telephone\":\"+628972920416\",\"foundingDate\":\"2013-06-10\",\"numberOfEmployees\":{\"@type\":\"QuantitativeValue\",\"value\":10},\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/04\\\/logo-hai-312x55-1.png\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/2025\\\/03\\\/18\\\/kejagung-tunggu-laporan-dugaan-korupsi-pt-pupuk-indonesia-rp83-triliun\\\/#organizationLogo\",\"width\":312,\"height\":55,\"caption\":\"Logo Harian Aceh Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/2025\\\/03\\\/18\\\/kejagung-tunggu-laporan-dugaan-korupsi-pt-pupuk-indonesia-rp83-triliun\\\/#organizationLogo\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/harianaceh.indonesia\",\"https:\\\/\\\/www.x.com\\\/harianacehcoid\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/harianaceh.indonesia\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.tiktok.com\\\/@harianaceh.indonesia\",\"https:\\\/\\\/id.pinterest.com\\\/harianacehindonesia\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/@kantorberitahai\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company\\\/harian-aceh-indonesia\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.tumblr.com\\\/harianaceh\",\"https:\\\/\\\/id.wikipedia.org\\\/wiki\\\/Harian_Aceh_Indonesia\",\"https:\\\/\\\/bsky.app\\\/profile\\\/harianaceh.bsky.social\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/author\\\/redaksi\\\/#author\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/author\\\/redaksi\\\/\",\"name\":\"Redaksi\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/2025\\\/03\\\/18\\\/kejagung-tunggu-laporan-dugaan-korupsi-pt-pupuk-indonesia-rp83-triliun\\\/#authorImage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/9a3fb95bba4689db9e247ba8ff8b6a9b9b2da73b1d9ab6661dd7565f4f87a54e?s=96&d=mm&r=g\",\"width\":96,\"height\":96,\"caption\":\"Redaksi\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/harianaceh.indonesia\",\"https:\\\/\\\/www.twitter.com\\\/harianacehcoid\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/harianacehindonesia\",\"https:\\\/\\\/www.tiktok.com\\\/@harianaceh.indonesia\",\"https:\\\/\\\/www.pinterest.com\\\/harianaceh\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/@kantorberitahai\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company\\\/harian-aceh-indonesia\",\"https:\\\/\\\/harianacehindonesia.tumblr.com\",\"https:\\\/\\\/id.wikipedia.org\\\/wiki\\\/Harian_Aceh_Indonesia\",\"https:\\\/\\\/bsky.app\\\/profile\\\/harianaceh.bsky.social\",\"https:\\\/\\\/www.threads.com\\\/@harianaceh.indonesia\"]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/2025\\\/03\\\/18\\\/kejagung-tunggu-laporan-dugaan-korupsi-pt-pupuk-indonesia-rp83-triliun\\\/#webpage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/2025\\\/03\\\/18\\\/kejagung-tunggu-laporan-dugaan-korupsi-pt-pupuk-indonesia-rp83-triliun\\\/\",\"name\":\"Kejagung Tunggu Laporan Dugaan Korupsi PT Pupuk Indonesia Rp8,3 Triliun\",\"description\":\"BANDA ACEH - Kejaksaan Agung (Kejagung) menyatakan belum menerima laporan masyarakat terkait dugaan korupsi manipulasi laporan keuangan PT Pupuk Indonesia yang diduga menyebabkan kerugian negara hingga Rp8,3 triliun.\\\"Aku baru cek belum ada,\\\" kata Kapuspenkum Kejagung, Harli Siregar, saat dihubungi Inilah.com, Selasa (18\\\/3\\\/2025).Meski demikian, Harli menegaskan bahwa Kejagung siap menerima laporan masyarakat untuk ditindaklanjuti lebih lanjut,\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/#website\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/2025\\\/03\\\/18\\\/kejagung-tunggu-laporan-dugaan-korupsi-pt-pupuk-indonesia-rp83-triliun\\\/#breadcrumblist\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/author\\\/redaksi\\\/#author\"},\"creator\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/author\\\/redaksi\\\/#author\"},\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/03\\\/Kadispenkum_Kejagung_Harli_1_a0e93570b8.webp.jpeg\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/2025\\\/03\\\/18\\\/kejagung-tunggu-laporan-dugaan-korupsi-pt-pupuk-indonesia-rp83-triliun\\\/#mainImage\",\"width\":400,\"height\":243,\"caption\":\"\\u24b8 Hak cipta foto di atas dikembalikan sesungguhnya kepada pemilik foto\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/2025\\\/03\\\/18\\\/kejagung-tunggu-laporan-dugaan-korupsi-pt-pupuk-indonesia-rp83-triliun\\\/#mainImage\"},\"datePublished\":\"2025-03-18T17:36:00+07:00\",\"dateModified\":\"2025-03-18T20:39:53+07:00\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/\",\"name\":\"Harian Aceh Indonesia\",\"description\":\"HARIANACEH.co.id\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/#organization\"}}]}\n\t\t<\/script>\n\t\t\r\n\t\t<title>Kejagung Tunggu Laporan Dugaan Korupsi PT Pupuk Indonesia Rp8,3 Triliun<\/title>\n\n","aioseo_head_json":{"title":"Kejagung Tunggu Laporan Dugaan Korupsi PT Pupuk Indonesia Rp8,3 Triliun","description":"BANDA ACEH - Kejaksaan Agung (Kejagung) menyatakan belum menerima laporan masyarakat terkait dugaan korupsi manipulasi laporan keuangan PT Pupuk Indonesia yang diduga menyebabkan kerugian negara hingga Rp8,3 triliun.\"Aku baru cek belum ada,\" kata Kapuspenkum Kejagung, Harli Siregar, saat dihubungi Inilah.com, Selasa (18\/3\/2025).Meski demikian, Harli menegaskan bahwa Kejagung siap menerima laporan masyarakat untuk ditindaklanjuti lebih lanjut,","canonical_url":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/03\/18\/kejagung-tunggu-laporan-dugaan-korupsi-pt-pupuk-indonesia-rp83-triliun\/","robots":"max-image-preview:large","keywords":"berita,hukum,kejagung,peristiwa,nasional","webmasterTools":{"p:domain_verify":"589a976c546e720e3c097582d1f4946f","miscellaneous":""},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/03\/18\/kejagung-tunggu-laporan-dugaan-korupsi-pt-pupuk-indonesia-rp83-triliun\/#breadcrumblist","itemListElement":[{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id#listItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/www.harianaceh.co.id","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/kanal\/nasional\/#listItem","name":"NASIONAL"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/kanal\/nasional\/#listItem","position":2,"name":"NASIONAL","item":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/kanal\/nasional\/","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/03\/18\/kejagung-tunggu-laporan-dugaan-korupsi-pt-pupuk-indonesia-rp83-triliun\/#listItem","name":"Kejagung Tunggu Laporan Dugaan Korupsi PT Pupuk Indonesia Rp8,3 Triliun"},"previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id#listItem","name":"Beranda"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/03\/18\/kejagung-tunggu-laporan-dugaan-korupsi-pt-pupuk-indonesia-rp83-triliun\/#listItem","position":3,"name":"Kejagung Tunggu Laporan Dugaan Korupsi PT Pupuk Indonesia Rp8,3 Triliun","previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/kanal\/nasional\/#listItem","name":"NASIONAL"}}]},{"@type":"NewsArticle","@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/03\/18\/kejagung-tunggu-laporan-dugaan-korupsi-pt-pupuk-indonesia-rp83-triliun\/#newsarticle","name":"Kejagung Tunggu Laporan Dugaan Korupsi PT Pupuk Indonesia Rp8,3 Triliun","headline":"Kejagung Tunggu Laporan Dugaan Korupsi PT Pupuk Indonesia Rp8,3 Triliun","author":{"@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/profil\/redaksi\/#author"},"publisher":{"@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/#organization"},"image":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/media\/2025\/03\/Kadispenkum_Kejagung_Harli_1_a0e93570b8.webp.jpeg","width":400,"height":243,"caption":"\u24b8 Hak cipta foto di atas dikembalikan sesungguhnya kepada pemilik foto"},"datePublished":"2025-03-18T17:36:00+07:00","dateModified":"2025-03-18T20:39:53+07:00","inLanguage":"id-ID","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/03\/18\/kejagung-tunggu-laporan-dugaan-korupsi-pt-pupuk-indonesia-rp83-triliun\/#webpage"},"isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/03\/18\/kejagung-tunggu-laporan-dugaan-korupsi-pt-pupuk-indonesia-rp83-triliun\/#webpage"},"articleSection":"NASIONAL, berita, hukum, kejagung, peristiwa","dateline":"Dipublish pada Maret 18, 2025."},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/#organization","name":"Harian Aceh Indonesia","description":"HARIANACEH.co.id","url":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/","email":"desk.harianaceh@gmail.com","telephone":"+628972920416","foundingDate":"2013-06-10","numberOfEmployees":{"@type":"QuantitativeValue","value":10},"logo":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/media\/2022\/04\/logo-hai-312x55-1.png","@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/03\/18\/kejagung-tunggu-laporan-dugaan-korupsi-pt-pupuk-indonesia-rp83-triliun\/#organizationLogo","width":312,"height":55,"caption":"Logo Harian Aceh Indonesia"},"image":{"@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/03\/18\/kejagung-tunggu-laporan-dugaan-korupsi-pt-pupuk-indonesia-rp83-triliun\/#organizationLogo"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/harianaceh.indonesia","https:\/\/www.x.com\/harianacehcoid","https:\/\/www.instagram.com\/harianaceh.indonesia\/","https:\/\/www.tiktok.com\/@harianaceh.indonesia","https:\/\/id.pinterest.com\/harianacehindonesia\/","https:\/\/www.youtube.com\/@kantorberitahai","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/harian-aceh-indonesia\/","https:\/\/www.tumblr.com\/harianaceh","https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Harian_Aceh_Indonesia","https:\/\/bsky.app\/profile\/harianaceh.bsky.social"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/profil\/redaksi\/#author","url":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/profil\/redaksi\/","name":"Redaksi","image":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/03\/18\/kejagung-tunggu-laporan-dugaan-korupsi-pt-pupuk-indonesia-rp83-triliun\/#authorImage","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/9a3fb95bba4689db9e247ba8ff8b6a9b9b2da73b1d9ab6661dd7565f4f87a54e?s=96&d=mm&r=g","width":96,"height":96,"caption":"Redaksi"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/harianaceh.indonesia","https:\/\/www.twitter.com\/harianacehcoid","https:\/\/www.instagram.com\/harianacehindonesia","https:\/\/www.tiktok.com\/@harianaceh.indonesia","https:\/\/www.pinterest.com\/harianaceh","https:\/\/www.youtube.com\/@kantorberitahai","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/harian-aceh-indonesia","https:\/\/harianacehindonesia.tumblr.com","https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Harian_Aceh_Indonesia","https:\/\/bsky.app\/profile\/harianaceh.bsky.social","https:\/\/www.threads.com\/@harianaceh.indonesia"]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/03\/18\/kejagung-tunggu-laporan-dugaan-korupsi-pt-pupuk-indonesia-rp83-triliun\/#webpage","url":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/03\/18\/kejagung-tunggu-laporan-dugaan-korupsi-pt-pupuk-indonesia-rp83-triliun\/","name":"Kejagung Tunggu Laporan Dugaan Korupsi PT Pupuk Indonesia Rp8,3 Triliun","description":"BANDA ACEH - Kejaksaan Agung (Kejagung) menyatakan belum menerima laporan masyarakat terkait dugaan korupsi manipulasi laporan keuangan PT Pupuk Indonesia yang diduga menyebabkan kerugian negara hingga Rp8,3 triliun.\"Aku baru cek belum ada,\" kata Kapuspenkum Kejagung, Harli Siregar, saat dihubungi Inilah.com, Selasa (18\/3\/2025).Meski demikian, Harli menegaskan bahwa Kejagung siap menerima laporan masyarakat untuk ditindaklanjuti lebih lanjut,","inLanguage":"id-ID","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/#website"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/03\/18\/kejagung-tunggu-laporan-dugaan-korupsi-pt-pupuk-indonesia-rp83-triliun\/#breadcrumblist"},"author":{"@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/profil\/redaksi\/#author"},"creator":{"@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/profil\/redaksi\/#author"},"image":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/media\/2025\/03\/Kadispenkum_Kejagung_Harli_1_a0e93570b8.webp.jpeg","@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/03\/18\/kejagung-tunggu-laporan-dugaan-korupsi-pt-pupuk-indonesia-rp83-triliun\/#mainImage","width":400,"height":243,"caption":"\u24b8 Hak cipta foto di atas dikembalikan sesungguhnya kepada pemilik foto"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/03\/18\/kejagung-tunggu-laporan-dugaan-korupsi-pt-pupuk-indonesia-rp83-triliun\/#mainImage"},"datePublished":"2025-03-18T17:36:00+07:00","dateModified":"2025-03-18T20:39:53+07:00"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/#website","url":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/","name":"Harian Aceh Indonesia","description":"HARIANACEH.co.id","inLanguage":"id-ID","publisher":{"@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/#organization"}}]},"og:locale":"id_ID","og:site_name":"Harian Aceh Indonesia - HARIANACEH.co.id","og:type":"article","og:title":"Kejagung Tunggu Laporan Dugaan Korupsi PT Pupuk Indonesia Rp8,3 Triliun","og:description":"BANDA ACEH - Kejaksaan Agung (Kejagung) menyatakan belum menerima laporan masyarakat terkait dugaan korupsi manipulasi laporan keuangan PT Pupuk Indonesia yang diduga menyebabkan kerugian negara hingga Rp8,3 triliun.&quot;Aku baru cek belum ada,&quot; kata Kapuspenkum Kejagung, Harli Siregar, saat dihubungi Inilah.com, Selasa (18\/3\/2025).Meski demikian, Harli menegaskan bahwa Kejagung siap menerima laporan masyarakat untuk ditindaklanjuti lebih lanjut,","og:url":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/03\/18\/kejagung-tunggu-laporan-dugaan-korupsi-pt-pupuk-indonesia-rp83-triliun\/","og:image":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/media\/2025\/03\/Kadispenkum_Kejagung_Harli_1_a0e93570b8.webp.jpeg","og:image:secure_url":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/media\/2025\/03\/Kadispenkum_Kejagung_Harli_1_a0e93570b8.webp.jpeg","og:image:width":400,"og:image:height":243,"article:published_time":"2025-03-18T10:36:00+00:00","article:modified_time":"2025-03-18T13:39:53+00:00","article:publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/harianaceh.indonesia","article:author":"https:\/\/www.facebook.com\/harianaceh.indonesia","twitter:card":"summary_large_image","twitter:site":"@harianacehcoid","twitter:title":"Kejagung Tunggu Laporan Dugaan Korupsi PT Pupuk Indonesia Rp8,3 Triliun","twitter:description":"BANDA ACEH - Kejaksaan Agung (Kejagung) menyatakan belum menerima laporan masyarakat terkait dugaan korupsi manipulasi laporan keuangan PT Pupuk Indonesia yang diduga menyebabkan kerugian negara hingga Rp8,3 triliun.&quot;Aku baru cek belum ada,&quot; kata Kapuspenkum Kejagung, Harli Siregar, saat dihubungi Inilah.com, Selasa (18\/3\/2025).Meski demikian, Harli menegaskan bahwa Kejagung siap menerima laporan masyarakat untuk ditindaklanjuti lebih lanjut,","twitter:creator":"@harianacehcoid","twitter:image":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/media\/2025\/03\/Kadispenkum_Kejagung_Harli_1_a0e93570b8.webp.jpeg","twitter:label1":"Ditulis oleh","twitter:data1":"Redaksi","twitter:label2":"Estimasi waktu baca","twitter:data2":"2 menit"},"aioseo_meta_data":{"post_id":"426663","title":null,"description":null,"keywords":null,"keyphrases":null,"primary_term":null,"canonical_url":null,"og_title":null,"og_description":null,"og_object_type":"default","og_image_type":"default","og_image_url":null,"og_image_width":null,"og_image_height":null,"og_image_custom_url":null,"og_image_custom_fields":null,"og_video":"","og_custom_url":null,"og_article_section":null,"og_article_tags":null,"twitter_use_og":false,"twitter_card":"default","twitter_image_type":"default","twitter_image_url":null,"twitter_image_custom_url":null,"twitter_image_custom_fields":null,"twitter_title":null,"twitter_description":null,"schema":{"blockGraphs":[],"customGraphs":[],"default":{"data":{"Article":[],"Course":[],"Dataset":[],"FAQPage":[],"Movie":[],"Person":[],"Product":[],"ProductReview":[],"Car":[],"Recipe":[],"Service":[],"SoftwareApplication":[],"WebPage":[]},"graphName":"","isEnabled":true},"graphs":[]},"schema_type":"default","schema_type_options":null,"pillar_content":false,"robots_default":true,"robots_noindex":false,"robots_noarchive":false,"robots_nosnippet":false,"robots_nofollow":false,"robots_noimageindex":false,"robots_noodp":false,"robots_notranslate":false,"robots_max_snippet":"-1","robots_max_videopreview":"-1","robots_max_imagepreview":"large","priority":null,"frequency":"default","local_seo":null,"seo_analyzer_scan_date":null,"breadcrumb_settings":null,"limit_modified_date":false,"reviewed_by":null,"ai":null,"created":"2025-03-18 11:45:17","updated":"2026-09-12 23:00:08","focus_keyword":null,"additional_keywords":null,"truseo_locale":null},"aioseo_breadcrumb":"<div class=\"aioseo-breadcrumbs\"><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t<a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\" title=\"Beranda\">Beranda<\/a>\n<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">\u00bb<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t<a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/kanal\/nasional\/\" title=\"NASIONAL\">NASIONAL<\/a>\n<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">\u00bb<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\tKejagung Tunggu Laporan Dugaan Korupsi PT Pupuk Indonesia Rp8,3 Triliun\n<\/span><\/div>","aioseo_breadcrumb_json":[{"label":"Beranda","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id"},{"label":"NASIONAL","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/kanal\/nasional\/"},{"label":"Kejagung Tunggu Laporan Dugaan Korupsi PT Pupuk Indonesia Rp8,3 Triliun","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/03\/18\/kejagung-tunggu-laporan-dugaan-korupsi-pt-pupuk-indonesia-rp83-triliun\/"}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/426663","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=426663"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/426663\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/426664"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=426663"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=426663"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=426663"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=426663"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}