{"id":428952,"date":"2025-03-26T15:07:00","date_gmt":"2025-03-26T08:07:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/03\/26\/ruu-tni-dan-bayang-bayang-dwifungsi-salim-said-ungkap-risiko-kembalinya-militer-ke-politik\/"},"modified":"2025-03-27T09:04:25","modified_gmt":"2025-03-27T02:04:25","slug":"ruu-tni-dan-bayang-bayang-dwifungsi-salim-said-ungkap-risiko-kembalinya-militer-ke-politik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/03\/26\/ruu-tni-dan-bayang-bayang-dwifungsi-salim-said-ungkap-risiko-kembalinya-militer-ke-politik\/","title":{"rendered":"RUU TNI dan bayang-bayang Dwifungsi: Salim Said ungkap risiko kembalinya militer ke politik"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH<\/b> &#8211; Kenangan akan <a title=\"Dwifungsi\" href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/dwifungsi\/\">Dwifungsi<\/a> di masa Orde Baru kembali mencuat ke publik setelah DPR mengesahkan <a title=\"RUU TNI\" href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/ruu-tni\/\">RUU TNI<\/a>.<\/p>\n<p>Isu kembali militer ke urusan sipil telah disuarakan beberapa kali oleh Salim Said di beberapa kesempatan.<\/p>\n<p>Prof. Dr. Salim Said atau Salim Said adalah salah satu akademisi yang turut mengawal reformasi militer di Indonesia, khususnya dalam penghapusan konsep Dwifungsi ABRI.<\/p>\n<p>Dalam wawancara 2 tahun yang lalu dengan Fadli Zon, Salim Said mengungkapkan bagaimana transisi peran militer di era reformasi dan tantangan yang dihadapi dalam proses tersebut.<\/p>\n<p>Menurut Salim Said, penghapusan Dwifungsi ABRI adalah langkah besar dalam sejarah militer Indonesia.<\/p>\n<p>Salim menekankan bahwa dibandingkan negara lain, seperti Myanmar, reformasi militer di Indonesia berjalan lebih baik karena adanya kesadaran dari dalam tubuh TNI sendiri.<\/p>\n<p>\u201cKalau kita bandingkan dengan Myanmar, di sana militernya tetap berkuasa karena tidak ada kesadaran untuk berubah,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Sementara di Indonesia, TNI sendiri yang memutuskan keluar dari <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/politik\/\">Politik<\/a>,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p>Salim Said juga menjelaskan bahwa peran militer dalam politik sudah berlangsung sejak era kolonial.<\/p>\n<p>Pada masa Orde Baru, militer memiliki peran ganda sebagai alat pertahanan dan kekuatan politik.<\/p>\n<p>Namun, setelah reformasi 1998, paradigma itu mulai berubah.<\/p>\n<p>\u201cSejak tahun 2000, TNI benar-benar keluar dari politik praktis. Ini adalah pencapaian besar dalam demokrasi kita,\u201d kata Salim.<\/p>\n<p>Meski demikian, Salim Said mengingatkan bahwa keberhasilan reformasi militer tidak serta-merta menjamin kualitas pemerintahan sipil.<\/p>\n<p>\u201cKalau politisi sipilnya tidak becus, rakyat bisa saja kembali melihat militer sebagai solusi. Itu yang harus diwaspadai,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Bagi Salim, demokrasi yang sehat tidak hanya bergantung pada militer yang profesional, tetapi juga pada politisi sipil yang kompeten.<\/p>\n<p>Pandangan Salim Said menunjukkan bahwa reformasi Dwifungsi ABRI adalah hasil dari dinamika internal TNI dan tekanan publik.<\/p>\n<p>Namun, Salim Said juga menegaskan bahwa tantangan berikutnya adalah memastikan bahwa pemerintahan sipil mampu menjalankan demokrasi dengan baik agar tidak ada dorongan bagi militer untuk kembali ke ranah politik.***<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kenangan akan Dwifungsi di masa Orde Baru kembali mencuat ke publik setelah DPR mengesahkan RUU TNI.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":428953,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[274908,1420],"series":[],"class_list":["post-428952","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-berita","tag-peristiwa"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/428952","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=428952"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/428952\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/428953"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=428952"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=428952"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=428952"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=428952"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}