{"id":430043,"date":"2025-04-03T10:43:00","date_gmt":"2025-04-03T03:43:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/04\/03\/dugaan-ijazah-palsu-jokowi-makin-menguat-warna-logo-ugm-meragukan\/"},"modified":"2025-04-03T21:06:40","modified_gmt":"2025-04-03T14:06:40","slug":"dugaan-ijazah-palsu-jokowi-makin-menguat-warna-logo-ugm-meragukan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/04\/03\/dugaan-ijazah-palsu-jokowi-makin-menguat-warna-logo-ugm-meragukan\/","title":{"rendered":"Dugaan Ijazah Palsu Jokowi Makin Menguat, Warna Logo UGM Meragukan"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH<\/b> &#8211; Alumni UGM dr Rismon Hasiholan Sianipar mengatakan bahwa semakin menguat dugaan ijazah palsu Joko Widodo.<\/p>\n<p>Mantan Presiden RI ke-7 <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/jokowi\/\">Jokowi<\/a> mengklaim lulusan S1 Kehutanan UGM tahun 1985 .<\/p>\n<p>Akan tetapi, ijazahnya sangat berbeda dengan ijazah asli yang dikeluarkan pada tahun 1986.<\/p>\n<p>Lulusan UGM 1998 Fakultas Teknik Elektero itu lalu membandingkan ijazah Jokowi dengan seorang alumni fakultas Kehutanan yang lulus tahun 1986.<\/p>\n<p>Hal itu diunggah Rismon di kanal YouTube Balige Academy, pada Senin, 1 April 2025.<\/p>\n<p>Risman Sianpiar berharap Jokowi mengakui apa yang terjadi, karena tidak ada alumni UGM yang malu-malu kucing mengakui alumni UGM.<\/p>\n<p>Karena masuknya susah, apalagi lulusnya, jadi harusnya dia bangga.<\/p>\n<p>\u201cSeorang alumni Gajahmada, bahkan over confident, jadi bukan ketika diminta, itu yang membuktikan, itu bukan seorang alumni gajahmada,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Seorang alumni, pasti dia bangga, dengan almameternya.<\/p>\n<p>\u201ckalau bukan alumni, saatnya mengatakan yang sesungguhnya,\u201d tandasnya.<\/p>\n<p>Keanehan lain yang disampaikan Rismon sebelumnya adalah font Times New Roman, yang ada di ijazah <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/joko-widodo\/\">Joko Widodo<\/a>, padahal tahun 1985.<\/p>\n<p>Rismon kemudian menunjukkan lembar ijazah, UGM di Twitter, ini tampilan ijazah tahun 1986, bukan font Times New Roman.<\/p>\n<p>Times New Roman belum ada pada era 1980-an dan 1990-an.<\/p>\n<p>\u201cLogonya ini, masih sederhana, belum berkilau-kilau cantik keemasan,\u201d kata Rismon.<\/p>\n<p>Perbedaan <em>wartermark<\/em> yang sangat cantik ijasah Joko Widodo.<\/p>\n<p>Di ijazah katanya Pak Joko Widodo, sudah ada keemasan. Grafiknya berbeda.<\/p>\n<p>Ijazah tahun 1986 lebih kehijauan, di sini sudah memperkuat analisa tentang font, penggunakan font sangat langka.<\/p>\n<p>\u201cIni memperkuat argumentasi saya, dari sisi logo.<\/p>\n<p>Kalau dari watermark logo UGM, menurutnya, analisanya semakin kuat. Tahun 1986 logonya seperti itu, seragam, hijau-hjau saja yang tahun 1986.<\/p>\n<p>Sementara itu ijazah Jokowi tahun 1985, distribusi warna kuning, bersama hijau, seperti warna emas.<\/p>\n<p>Tampilan foto yang diakui Joko Widodo, pakai kacamata.\u00a0 Untuk lulusan\u00a0 tahun 1998, sarjana Elektro, tidak ada yang pakai kacamata.<\/p>\n<p>Padahal itu di sekitar mata, penting sekali untuk identifikasi, ini otot otot kunci manusia, secara ilmiah, itu tidak boleh.<\/p>\n<p>Di sekitar mata, ada titik-titik kunci untuk identifikasi.<\/p>\n<p>\u201cPad t ahun 1985 ini, ini kok boleh. Saya bingung, 1998 saja saya lulus, tidak ada yang berkaca mata, harus dilepas,\u201d ucapnya.<\/p>\n<p>Pihanya akan telusuri dan memerlukan dokumen UGM, kapan foto ijhazah membolehkan pakai kacamata.<\/p>\n<p>\u201cSetelah ditelusuri, yang ada tahun 2020 an. Kalau ini ada, maka ini pasti palsu,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>\u201cTidak perlu analisa font, tidak perlu analisi teknologi, in deta analisis, radio karbon sifortin di tingkat analisis,\u201d katanya.<\/p>\n<p>\u201citu tidak penting, ini saja kalau kita dapat argumen, dapat dokumen,\u00a0 kalau saat itu tidak boleh pakai kacamata, ini palsu,\u201d papar Rismon.<\/p>\n<p>Ia membandingkan, di FT UI, pakaian formal dan tidak berkacamata, pas foto menghadapi ke depan, memakai jas, berdasi tidak menggunakan akseseori kaca mata.<\/p>\n<p>\u201cKarena UGM belum tentu terbuka soal itu.\u00a0 \u00a0DI UIN Sunan Kalijaga, tahun 2021, kacamata tidak boleh, \u201c pungkasnya.<\/p>\n<p>Sementara itu, pihak UGM menyangkal bahwa ijazah Jokowi palsu.<\/p>\n<p>Ijazah tersebut adalah dokumen asli yang dikeluarkan dari universitas.<\/p>\n<p>\u201cPerlu diketahui, ijazah dan skripsi dari Joko Widodo adalah asli. Ia pernah kuliah di sini, teman satu angkatan mengenal baik beliau,\u201d kata Dekan Fakultas Kehutanan, Sigit Sunarta dalam situs UGM.<\/p>\n<p>\u201cBeliau aktif di kegiatan mahasiswa (Silvagama) beliau tercatat menempuh banyak mata kuliah, mengerjakan skripsi sehingga ijazahnya pun dikeluarkan oleh UGM adalah asli,\u201d kata Sigit. ***<\/p>\n<div class=\"pdfprnt-buttons pdfprnt-buttons-post pdfprnt-bottom-right\"><a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/430043?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/apps\/pdf-print\/images\/print.png\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Alumni UGM dr Rismon Hasiholan Sianipar mengatakan bahwa semakin menguat dugaan ijazah palsu Joko Widodo<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":430044,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","_seopress_robots_follow":"","_seopress_robots_imageindex":"","_seopress_robots_snippet":"","_seopress_robots_primary_cat":"","_seopress_robots_breadcrumbs":"","_seopress_robots_freeze_modified_date":"","_seopress_robots_custom_modified_date":"","_seopress_robots_canonical":"","_seopress_social_fb_title":"","_seopress_social_fb_desc":"","_seopress_social_fb_img":"","_seopress_social_fb_img_attachment_id":0,"_seopress_social_fb_img_width":0,"_seopress_social_fb_img_height":0,"_seopress_social_twitter_title":"","_seopress_social_twitter_desc":"","_seopress_social_twitter_img":"","_seopress_social_twitter_img_attachment_id":0,"_seopress_social_twitter_img_width":0,"_seopress_social_twitter_img_height":0,"_seopress_redirections_value":"","_seopress_redirections_enabled":"","_seopress_redirections_enabled_regex":"","_seopress_redirections_logged_status":"","_seopress_redirections_param":"","_seopress_redirections_type":0,"_seopress_analysis_target_kw":"ijazah","_seopress_news_disabled":"","_seopress_video_disabled":"","_seopress_video":[],"_seopress_pro_schemas_manual":[],"_seopress_pro_rich_snippets_disable_all":"","_seopress_pro_rich_snippets_disable":[],"_seopress_pro_schemas":[],"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[274908,241102,98660,1645,94,1420,254,1338],"series":[],"class_list":["post-430043","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-berita","tag-ijazah","tag-ijazah-palsu-jokowi","tag-joko-widodo","tag-jokowi","tag-peristiwa","tag-sorotan-publik","tag-viral"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/430043","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=430043"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/430043\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/430044"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=430043"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=430043"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=430043"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=430043"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}