{"id":430199,"date":"2025-04-04T17:11:00","date_gmt":"2025-04-04T10:11:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/04\/04\/penggugat-ijazah-jokowi-akan-datangi-ugm-desak-rektor-ova-emilia-akui-dan-minta-maaf\/"},"modified":"2025-04-04T19:20:38","modified_gmt":"2025-04-04T12:20:38","slug":"penggugat-ijazah-jokowi-akan-datangi-ugm-desak-rektor-ova-emilia-akui-dan-minta-maaf","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/04\/04\/penggugat-ijazah-jokowi-akan-datangi-ugm-desak-rektor-ova-emilia-akui-dan-minta-maaf\/","title":{"rendered":"Penggugat Ijazah Jokowi akan Datangi UGM, Desak Rektor Ova Emilia Akui dan Minta Maaf"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH &#8211;<\/b> Alumni UGM, Rismon Sianipar akan mendatangi almameternya pada 15 April 2025.<\/p>\n<p>Kedatangannya ke mantan kampusnya itu untuk mencocokan tanda tangan yang dianggap janggal pada ijazah <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/joko-widodo\/\">Joko Widodo<\/a>.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/jokowi\/\">Jokowi<\/a>, setelah lengser dari Presiden ke-7 RI, kembali diterpa isu tidak sedap mengenai ijazah palsu.<\/p>\n<p>Jokowi sendiri lulus dari Fakultas Kehutanan UGM pada tahun 1985.<\/p>\n<p>Akan tetapi, hal itu diragukan oleh beberapa alumni. Setelah dr Tifa, kini ada Risman Sianipar lulusan jurusan Elektro Fakultas Teknik tahun 1998.<\/p>\n<p>Kedatangan Rismon ingin memastikan kebenaran tanda tanda tangan Pembimbing Utama Prof Achmad Sumitro dan Dekan Prof Dr Soenardi Prawirohatmodjo.<\/p>\n<p>Tanda tangan itu terdapat dalam skripsi Jokowi yang didapatnya.<\/p>\n<p>Karena setelah dicocokkan dengan ijazah alumni UGM lainnya, yakni Aida Greenbury terdapat perbedaan.<\/p>\n<p>Tidak hanya soal bentuk tanda tangan, melainkan juga nama asli dosen pembimbing utama.<\/p>\n<p>Dalam skripsi Jokowi disebutkan bahwa namanya Prof Achmad Soemitro.<\/p>\n<p>Sementara nama, dalam ijazah dari Ir Aida Greenbury, putri dari Prof Achmad Sumitro, namanya Prof Achmad Sumitro.<\/p>\n<p>Titik perbedannya ada penggunaan dengan huruf e, Sumitro dan Soemitro.<\/p>\n<p>\u201cIni yang benar yang mana, Sumitro atau Soemitro karena ada dua versi,\u201d tanya Rismon.<\/p>\n<p>\u00a0Lembar pengisian skripsi, kapan diadakan tidak tahu, pengujinya pun tidak ada tapi angsung prakata.<\/p>\n<p>\u201cItulah nanti yang akan kita pertanyakan kepada Rektor UGM Ova Emilia. jangan lari ke mana-mana lah bu, tanggal 15 April 2025 ini,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Ia berharap UGM beritikad baik dakan menguji keaslian skripsi dan ijazah Jokowi.<\/p>\n<p>\u201cBerikan waktu untuk rakyat, kan anggaran UGM dari APBN miliaran, kami adalah bagian dari rakyat, jangan ke mana-mana,\u201d harapnya.<\/p>\n<p>Dia mengaku ingin mengecek tanda tangan pak Achmad Soemitto, seperti tanda tangan dengan orang uang belajar, seperti tanda tangan kayak cacing pita.<\/p>\n<p>\u201cPadahal Achmad Soemitro, dosen senior, tanda tangan sudah berulang, tentu percaya diri, tekanan, goresan, tidak seperti\u00a0 cacing pita,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>\u201cKita juga minta ratusan atau ribuanm tanda tangan, pak Dekan Prof Dr Soenardi Prawirohatmodjo,\u201d jelasnya.\u00a0\u00a0<\/p>\n<p>Pihaknya akan membandingkan untuk data riset, akan kami uji.<\/p>\n<p>Atau tinggal mengaku saja, daripada dipersulit di persidangan-persidangan, tapi perlu juga pada waktunya.<\/p>\n<p>\u201cIngat bu, public distrust UGM harus terjaga. karena apa, nama baik UGM itu karena kerja dari dosen-dosen, yang sekarang sudah almarhum, \u201c jelasnya.<\/p>\n<p>Rismon menggambarkan bahwa kehidupan dosen UGM dalam pas-pasan.<\/p>\n<p>\u201cSaya melihat sendiri, tapi mereka hidup dakam kesederhanaan tapi dalam kekayaan integritas moral,\u201d ucapnya.<\/p>\n<p>\u201citu yang saya lihat saat itu, akibat kerja keras merekalah UGM punya nama baik,\u201d kata dia.<\/p>\n<p>\u00a0Pihaknya tidak gentar dengan pengujian ilmiah mengenai skripsi dan ijazah Jokowi.<\/p>\n<p>Kepada Pak Dekan, Sigit Sunarta, dia mempersilakan apakan ini akan diteruskan atau tidak.<\/p>\n<p>\u201cKalau mau diteruskan ayo, tetapi dari sini publik sudah menyimpulkan tanpa algoritma, secara insting manusia bisa menyuimpulkan, sudah tidak jelas (skripsi Jokowi),\u201d kata dia.<\/p>\n<p>\u201cUGM, akuilah dan minta maaflah.,\u201d pungkasnya.<\/p>\n<p>Sementara itu, pihak UGM menyangkal tuduhan dari Rismon Sianipar yang sangat menyesatkan.<\/p>\n<p>Seharusnya sebagai seorang dosen bisa memberikan konten yang bermanfaat kepada masyarakat luas.<\/p>\n<p>Sementara itu, Dekan Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) Sisgit Sunarta menegaskan bahwa Ijazah Joko Widodo tidak perlu diragukan lagi.<\/p>\n<p>\u201cPerlu diketahui, ijazah dan skripsi dari Joko Widodo adalah asli.<\/p>\n<p>Ia pernah kuliah di sini, teman satu angkatan beliau mengenal baik belau.<\/p>\n<p>\u201cBeliau aktif di kegiatan mahasiswa (Silvagama), beliau tercatat menempuh banyak mata kuliah, mengerjakan skripsi, sehingga ijazahnya pun dikeluarkan oleh UGM adalah asli,\u201d kata Sigit. ***<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH &#8211; Alumni UGM, Rismon Sianipar akan mendatangi almameternya pada 15 April 2025. Kedatangannya ke mantan kampusnya itu untuk mencocokan tanda tangan yang dianggap janggal pada ijazah Joko Widodo. Jokowi, setelah lengser dari Presiden ke-7 RI, kembali diterpa isu tidak sedap mengenai ijazah palsu. Jokowi sendiri lulus dari Fakultas Kehutanan UGM pada tahun 1985. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":430200,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[60],"tags":[274908,76604,98660,1645,94,1420,4889],"series":[],"class_list":["post-430199","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-edukasi","tag-berita","tag-ijazah-palsu","tag-ijazah-palsu-jokowi","tag-joko-widodo","tag-jokowi","tag-peristiwa","tag-ugm"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/430199","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=430199"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/430199\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/430200"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=430199"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=430199"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=430199"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=430199"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}