{"id":430955,"date":"2025-04-11T08:30:00","date_gmt":"2025-04-11T01:30:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/04\/11\/bmkg-soal-gempa-bogor-4-kali-susulan-dipicu-sesar-citarik\/"},"modified":"2025-04-11T10:50:26","modified_gmt":"2025-04-11T03:50:26","slug":"bmkg-soal-gempa-bogor-4-kali-susulan-dipicu-sesar-citarik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/04\/11\/bmkg-soal-gempa-bogor-4-kali-susulan-dipicu-sesar-citarik\/","title":{"rendered":"BMKG Soal Gempa Bogor: 4 Kali Susulan, Dipicu Sesar Citarik"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH &#8211; <\/b>Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (<a title=\"BMKG\" href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/bmkg\/\">BMKG<\/a>) menyatakan terdapat empat gempa susulan dengan magnitudo rendah, usai terjadi gempa pertama di Bogor, Jawa Barat dengan magnitudo 4,1 skala richter malam tadi pukul 22.16 WIB.<\/p>\n<p>Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG Daryono menjelaskan gempa tersebut memiliki jenis gempa tektonik kerak dangkal yang terjadi akibat aktivitas sesar aktif, yakni sesar Citarik.<\/p>\n<p>\u201cBukti bahwa Gempa Bogor adalah gempa tektonik tampak pada bentuk gelombang gempa hasil catatan sensor seismik DBJI (Darmaga) dan CBJI (Citeko) dengan karakteristik gelombang S (Shear) yang kuat dengan komponen frekuensi tinggi,\u201d kata Daryono dalam keterangan tertulis, Jumat (11\/4\/2025).<\/p>\n<p>Berdasarkan hasil analisis BMKG, gempa yang terjadi malam tadi di Bogor memiliki mekanisme geser dan episenter gempa terletak pada jalur sesar Citarik yang memiliki mekanisme geser mengiri.<\/p>\n<p>\u201cPembangkit Gempa Bogor diduga kuat adalah Sesar Citarik dengan mekanisme geser mengiri (sinistral strike-slip) sesuai dengan hasil analisis mekanisme sumber gempa oleh BMKG,\u201d terang dia.<\/p>\n<p>Daryono mengeklaim bahwa suatu hal yang wajar apabila saat terjadi gempa semalam\u00a0 terdengar suara gemuruh serta dentuman, sebab menurutnya suara tersebut muncul karena getaran frekuensi tinggi dekat permukaan.<\/p>\n<p>Hal tersebut, kata dia, sekaligus membuktikan gempa yang terjadi memiliki kedalaman hiposenter dangkal. Daryono menegaskan, gempa sangat dangkal akan disertai suara ledakan, dentuman, dan gemuruh.<\/p>\n<p>\u201cGempabumi ini dirasakan\u00a0 di wilayah Kab. Bogor, Kota Bogor dan Depok dengan Skala Intensitas III-IV MMI dan menimbulkan kerusakan ringan pada beberapa bangunan rumah warga di Kota Bogor,\u201d ungkap dia.<\/p>\n<p>Secara lebih rinci, hingga pagi ini pukul 06.00 WIB, pihaknya memantau terjadinya empat gempa susulan di Bogor dengan rincian sebagai berikut:<\/p>\n<p>Pukul 23.12 WIB (Magnitudo 1,9)<\/p>\n<p>Pukul 23.14 WIB (Magnitudo 1,7)<\/p>\n<p>Pukul 1.04 WIB (Magnitudo 1,6)<\/p>\n<p>Pukul 1.38 WIB (Magnitudo 1,7)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan terdapat empat gempa susulan dengan magnitudo rendah, usai terjadi gempa pertama di Bogor, Jawa Barat dengan magnitudo 4,1 skala richter malam tadi pukul 22.16 WIB.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":430956,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[1],"tags":[274908,10451,4032,249808,2696,1420],"series":[],"class_list":["post-430955","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-lingkungan","tag-berita","tag-bogor","tag-gempa","tag-gempa-bogor","tag-gempa-bumi","tag-peristiwa"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/430955","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=430955"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/430955\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/430956"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=430955"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=430955"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=430955"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=430955"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}