{"id":431039,"date":"2025-04-11T14:54:04","date_gmt":"2025-04-11T07:54:04","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/?p=431039"},"modified":"2025-04-12T13:12:29","modified_gmt":"2025-04-12T06:12:29","slug":"empat-karakter-muttaqin","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/04\/11\/empat-karakter-muttaqin\/","title":{"rendered":"Empat Karakter Muttaqin"},"content":{"rendered":"<p><strong>BANDA ACEH<\/strong> &#8211; Penyuluh Agama Islam Kecamatan Lhoknga, Aceh Besar, Ustadz <a title=\"Malikul Saleh\" href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/malikul-saleh\/\">Malikul Saleh<\/a> menjelaskan empat karakter <a title=\"muttaqin\" href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/muttaqin\/\">muttaqin<\/a> (orang yang bertakwa) pada khutbah Jumat di Masjid Besar Al-Ishlah Kecamatan Lhoknga, 11 April 2025 bertepatan dengan 12 Syawal 1446 H.<\/p>\n<p>Ustadz Malikul Saleh menguraikan yang pertama, memiliki iman yang mantap, baik kepada Allah maupun kepada Malaikat, kitab-kitap, Rasul, hari akhir, serta hal-hal yang harus diimani lainnya.<\/p>\n<p>Allah Swt berfirman dalam surah Al-Baqarah ayat 2-5: \u201cKitab (Al-Qur\u2019an) ini tidak ada keraguan padanya, petunjuk bagi mereka yang bertaqwa, yaitu mereka yang beriman kepada yang ghaib, mendirikan shalat, menafkahkan riski yang kami anugerahkan kepada mereka, dan yang beriman kepada kitab (Al-Qur\u2019an) yang telah diturunkan kepada kamu dan kitab-kitab sebelummu, serta mereka yakin akan adanya (kehidupan) akhirat. Mereka itulah yang tetap mendapatkan petunjuk dari tuhannya dan merekalah orang-orang yang beruntung\u201d.<\/p>\n<p>\u201cDengan keimanan yang mantap ini seorang yang bertakwa akan selalu terikat dan mau menyesuaikan diri dengan segala ketentuan Allah sebagaimana yang dicontohkan oleh Rasulullah. Itulah konsekuensi nya dari keimanan yang mantap, seorang muslim memang harus memiliki keimanan terlebih dahulu, makanya yang diperintahkan bertaqwa itu adalah orang-orang yang beriman,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p>Allah SWT berfirman: \u201c Hai orang-orang yang beriman bertaqwalah kepada Allah dengan sebenar-benarnya bertakwa dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama islam\u201d. (QS Ali Imran: 102)<\/p>\n<p>Ustadz Malikul Saleh menambahkan karakteristik yang kedua orang yang bertakwa memiliki rasa dekat kepada Allah Swt, sehingga dengan kedekatan dirinya kepada Allah yang tercermin dengan selalu mendirikan shalat, merasa dalam pengawasan Allah dimana pun dia berada dan dalam kondisi bagaimanapun juga, sehingga membuatnya tidak berani menyimpang dari ketentuan-ketentuan Allah Swt.<\/p>\n<p>\u201cSikap ini merupakan sesuatu yang sangat penting karena dengan demikian seseorang memiliki kemandirian sikap, dalam arti dia menjadi baik bukan karena siapa-siapa, tapi karena Allah saja,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>Oleh karena itu, Rasulullah saw berpesan agar dimana pun kita berada disitulah kita bertakwa kepada Allah Swt. Beliau bersabda, \u201cBertaqwalah kamu kepada Allah dimana saja kamu berada dan ikutilah keburukan dengan kabaikan, ia akan menghapusnya dengan pergaulilah manusia dengan akhlak yang baik.\u201d (HR. Ahmad, Turmidzi, Hakim dan Baihaqi).<\/p>\n<p>Ketiga, orang bertakwa memiliki kesiapan berkorban dengan harta dan jiwanya di jalan Allah yang dijalaninya dengan penuh kesabaran. Oleh karena itu, dalam sejarah para sahabat misalnya, kita dapati tingkat pengorbanan mereka yang sedemikian besar.<\/p>\n<p>Sahabat Rasul Abu Bakar Siddiq pernah memberikan semua harta yang dimilikinya kepada Rasulullah untuk biaya perang yang memang amat dibutuhkan dan katika Rasul bertanya, \u201cUntuk kamu dan keluarga apa yang tertinggal?\u201d Beliau menjawab, \u201cUntuk kami cukup Allah dan RasulNya.\u201d<\/p>\n<p>Demikian pula, sahabat Usman bin Affan pernah membeli bahan pangan dari kota lain yang dibawa oleh seribu ekor unta untuk dibagikan kepada masyarakat di Madinah. Ketika itu sedang terjadi kekurangan pangan hingga kelaparan melanda dan beliau betul-betul membagikan dagangan secara geratis meskipun ada pedagang-pedagang yang siap membelinya dengan harga yang jauh lebih mahal dengan keuntungan yang berlipat ganda.<\/p>\n<p>\u201cSemuanya itu contoh dan bukti bahwa orang yang bertakwa ciri khasnya memang rela berkorban dengan segala yang dimilikinya, baik dengan harta seperti untuk kepentingan kerbatnya, anak-anak yatim, oaring-orang miskin, serta musafir yang memerlukan pertolongan,\u201d ujar Ustadz Malikul Saleh.<\/p>\n<p>Selanjutnya, ia menjelaskan karakter keempat orang bertakwa, yaitu memiliki hubungan dekat sesama manusia, sehingga tidak suka mengecewakan orang lain, tetapi justru berusaha semaksimal mungkin bisa membahagiakan mereka. Mereka suka membantu kerabat, anak yatim, orang miskin dan sebagainya. Jika berjanji mereka selalu berusaha untuk bisa menepatinya.<\/p>\n<p>\u201cDengan demikian menjadi jelas bagi kita, bahwa orang yang bertakwa itu merupakan orang yang amat mulia dalam pandangan Allah, Rasul-Nya dan orang-orang yang beriman. Karena itu setiap kita harus berusaha meraihnya, meskipun hambatan, tantangan dan godaanya yang sangat besar,\u201d pungkas Ustadz Malikul Saleh.<\/p>\n<div class=\"pdfprnt-buttons pdfprnt-buttons-post pdfprnt-bottom-right\"><a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/431039?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/apps\/pdf-print\/images\/print.png\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Penyuluh Agama Islam Kecamatan Lhoknga, Aceh Besar, Ustadz Malikul Saleh menjelaskan empat karakter muttaqin (orang yang bertakwa) pada khutbah Jumat di Masjid Besar Al-Ishlah Kecamatan Lhoknga, 11 April 2025 bertepatan dengan 12 Syawal 1446 H.<\/p>\n","protected":false},"author":47,"featured_media":431040,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","_seopress_robots_follow":"","_seopress_robots_imageindex":"","_seopress_robots_snippet":"","_seopress_robots_primary_cat":"","_seopress_robots_breadcrumbs":"","_seopress_robots_freeze_modified_date":"","_seopress_robots_custom_modified_date":"","_seopress_robots_canonical":"","_seopress_social_fb_title":"","_seopress_social_fb_desc":"","_seopress_social_fb_img":"","_seopress_social_fb_img_attachment_id":0,"_seopress_social_fb_img_width":0,"_seopress_social_fb_img_height":0,"_seopress_social_twitter_title":"","_seopress_social_twitter_desc":"","_seopress_social_twitter_img":"","_seopress_social_twitter_img_attachment_id":0,"_seopress_social_twitter_img_width":0,"_seopress_social_twitter_img_height":0,"_seopress_redirections_value":"","_seopress_redirections_enabled":"","_seopress_redirections_enabled_regex":"","_seopress_redirections_logged_status":"","_seopress_redirections_param":"","_seopress_redirections_type":0,"_seopress_analysis_target_kw":"muttaqin","_seopress_news_disabled":"","_seopress_video_disabled":"","_seopress_video":[],"_seopress_pro_schemas_manual":[],"_seopress_pro_rich_snippets_disable_all":"","_seopress_pro_rich_snippets_disable":[],"_seopress_pro_schemas":[],"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[65],"tags":[323310,323309,39897],"series":[],"class_list":["post-431039","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-islam","tag-bertaqwa","tag-karakter-muttaqin","tag-khutbah-jumat"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/431039","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/47"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=431039"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/431039\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/431040"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=431039"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=431039"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=431039"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=431039"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}