{"id":432065,"date":"2025-04-16T08:22:00","date_gmt":"2025-04-16T01:22:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/04\/16\/misteri-kematian-tki-asal-banyuwangi-di-kamboja-kerja-admin-judol-sambil-tangan-diborgol\/"},"modified":"2025-04-16T09:05:10","modified_gmt":"2025-04-16T02:05:10","slug":"misteri-kematian-tki-asal-banyuwangi-di-kamboja-kerja-admin-judol-sambil-tangan-diborgol","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/04\/16\/misteri-kematian-tki-asal-banyuwangi-di-kamboja-kerja-admin-judol-sambil-tangan-diborgol\/","title":{"rendered":"Misteri Kematian TKI Asal Banyuwangi di Kamboja: Kerja Admin Judol Sambil Tangan Diborgol"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH &#8211;\u00a0<\/b> Kematian Rizal Sampurna (30), seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Sukowidi, Kelurahan Klatak, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi, yang terjadi di Kamboja pada Minggu (6\/4) lalu, hingga kini masih menyisakan banyak misteri bagi pihak keluarga.<\/p>\n<p>Tanpa adanya keterangan resmi dan bukti dokumen kematian, keluarga Rizal menduga bahwa ia mungkin menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan dipekerjakan sebagai admin judi online.<\/p>\n<p>Saputri (25), sepupu Rizal, mengungkapkan bahwa ia beberapa kali berkomunikasi dengan Rizal selama bekerja di Kamboja.<\/p>\n<p>Meskipun awalnya tidak ada yang mencurigakan, Saputri merasa ada keanehan saat Rizal selalu tampak tergesa-gesa dan berbicara sembunyi-sembunyi saat melakukan panggilan telepon melalui WhatsApp.<\/p>\n<p>\u201cSaya sempat bertanya bagaimana kondisinya di sana. Dia cuma menjawab doakan saja saya supaya selamat dan bisa kembali,\u201d ungkap Saputri.<\/p>\n<p>Rizal dikenal sebagai sosok yang tertutup, sehingga keluarga tidak mengetahui secara detail di mana ia bekerja dan apa pekerjaan yang sebenarnya dilakukannya.<\/p>\n<p>Saputri menambahkan bahwa Rizal pernah bercerita bahwa ia dipekerjakan sebagai seorang scammer.<\/p>\n<p>\u201cJika tidak bisa tembus target, dia bercerita akan dipindahkan ke Vietnam. Karena itu, dia selalu meminta doa agar bisa memenuhi target dan pulang ke tanah air,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Dalam video call terakhir, Saputri melihat tangan Rizal terborgol saat bekerja di depan komputer, dan tubuhnya tampak lebih kurus dibandingkan saat terakhir bertemu pada bulan Oktober lalu.<\/p>\n<p>Rizal juga sempat mengaku kepada ibunya, Sulastri, bahwa ia bekerja di pengiriman paket, mungkin untuk menghindari kekhawatiran ibunya yang memiliki riwayat penyakit jantung.<\/p>\n<p>Rizal diketahui telah meninggalkan rumah sejak bulan Oktober lalu, dan baru mengabari keluarganya setelah berada di Kamboja pada bulan Januari.<\/p>\n<p>Informasi mengenai kematiannya yang mendadak pada 6 April lalu semakin menambah kepanikan dan kebingungan keluarga.<\/p>\n<p>\u201cSaya punya feeling anak saya masih hidup. Dan bisa pulang dengan selamat. Saya minta tolong anak saya dikembalikan,\u201d ucap Sulastri dengan penuh harap.<\/p>\n<p>Keluarga Rizal kini berharap agar pihak berwenang dapat membantu mengungkap misteri di balik kematian Rizal dan mencari keadilan bagi korban TPPO yang diduga dialaminya.<\/p>\n<div class=\"pdfprnt-buttons pdfprnt-buttons-post pdfprnt-bottom-right\"><a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/432065?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/apps\/pdf-print\/images\/print.png\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH &#8211;\u00a0 Kematian Rizal Sampurna (30), seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Sukowidi, Kelurahan Klatak, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi, yang terjadi di Kamboja pada Minggu (6\/4) lalu, hingga kini masih menyisakan banyak misteri bagi pihak keluarga. Tanpa adanya keterangan resmi dan bukti dokumen kematian, keluarga Rizal menduga bahwa ia mungkin menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":432066,"comment_status":"open","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","_seopress_robots_follow":"","_seopress_robots_imageindex":"","_seopress_robots_snippet":"","_seopress_robots_primary_cat":"","_seopress_robots_breadcrumbs":"","_seopress_robots_freeze_modified_date":"","_seopress_robots_custom_modified_date":"","_seopress_robots_canonical":"","_seopress_social_fb_title":"","_seopress_social_fb_desc":"","_seopress_social_fb_img":"","_seopress_social_fb_img_attachment_id":0,"_seopress_social_fb_img_width":0,"_seopress_social_fb_img_height":0,"_seopress_social_twitter_title":"","_seopress_social_twitter_desc":"","_seopress_social_twitter_img":"","_seopress_social_twitter_img_attachment_id":0,"_seopress_social_twitter_img_width":0,"_seopress_social_twitter_img_height":0,"_seopress_redirections_value":"","_seopress_redirections_enabled":"","_seopress_redirections_enabled_regex":"","_seopress_redirections_logged_status":"","_seopress_redirections_param":"","_seopress_redirections_type":0,"_seopress_analysis_target_kw":"","_seopress_news_disabled":"","_seopress_video_disabled":"","_seopress_video":[],"_seopress_pro_schemas_manual":[],"_seopress_pro_rich_snippets_disable_all":"","_seopress_pro_rich_snippets_disable":[],"_seopress_pro_schemas":[],"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[274908,1420],"series":[],"class_list":["post-432065","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-berita","tag-peristiwa"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/432065","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=432065"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/432065\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/432066"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=432065"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=432065"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=432065"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=432065"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}