{"id":434743,"date":"2025-04-30T12:53:00","date_gmt":"2025-04-30T05:53:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/04\/30\/12-daftar-kandidat-pengganti-paus-fransiskus-siapa-yang-paling-berpeluang-jadi-pemimpin-umat-katolik\/"},"modified":"2025-04-30T14:56:23","modified_gmt":"2025-04-30T07:56:23","slug":"12-daftar-kandidat-pengganti-paus-fransiskus-siapa-yang-paling-berpeluang-jadi-pemimpin-umat-katolik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/04\/30\/12-daftar-kandidat-pengganti-paus-fransiskus-siapa-yang-paling-berpeluang-jadi-pemimpin-umat-katolik\/","title":{"rendered":"12 Daftar Kandidat Pengganti Paus Fransiskus: Siapa yang Paling Berpeluang Jadi Pemimpin Umat Katolik?"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH<\/b> &#8211; Konklaf Vatikan 2025 menjadi sorotan dunia, seiring munculnya daftar kandidat pengganti <a title=\"Paus Fransiskus\" href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/paus-fransiskus\/\">Paus Fransiskus<\/a>.<\/p>\n<p>Siapa saja nama-nama kardinal yang disebut-sebut paling berpeluang memimpin Gereja Katolik selanjutnya?<\/p>\n<p>Kini, setelah wafatnya Paus Fransiskus pada 21 April 2025, perhatian global pun tertuju ke Kapel Sistina, Vatikan.<\/p>\n<p>Pada 7 Mei 2025 mendatang, konklaf ritual dilakukan secara tertutup untuk memilih pemimpin baru Gereja Katolik akan dimulai.<\/p>\n<p>Meski prosesnya berlangsung sangat rahasia dan tanpa sistem pencalonan resmi, publik dan media tetap aktif meramalkan sosok yang berpeluang menggantikan Paus Fransiskus, pemimpin 1,3 miliar umat Katolik di seluruh dunia.<\/p>\n<p>Dalam pusaran spekulasi ini, muncul daftar kandidat pengganti Paus Fransiskus atau yang disebut juga sebagai papabili, istilah dalam bahasa Latin yang merujuk pada kardinal yang dipandang layak menjadi paus.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\">Proses Pemilihan yang Misterius namun Terstruktur<\/h3>\n<p>Konklaf, dari kata Latin cum clave (terkunci), memang selalu menarik perhatian karena sifatnya yang sepenuhnya tertutup dari dunia luar.<\/p>\n<p>Para kardinal elektor sebanyak 135 orang dari total 252 kardinal yang akan dikunci di Kapel Sistina tanpa akses komunikasi eksternal.<\/p>\n<p>Mereka akan memberikan suara sebanyak empat kali sehari, dua kali pagi dan dua kali siang, sampai satu kandidat memperoleh minimal dua pertiga suara.<\/p>\n<p>\u201cLama berlangsungnya konklaf tidak bisa ditentukan, bisa cepat selesai dan juga bisa berlangsung lama. Ini tergantung apakah akan segera ada yang memperoleh dukungan 2\/3 jumlah kardinal elektor atau tidak,\u201d tulis keterangan KBRI Takhta Suci, dikutip Selasa (29\/4\/2025).<\/p>\n<p>Dari 135 kardinal elektor tersebut, 110 adalah orang-orang yang diangkat oleh Paus Fransiskus sendiri, yang artinya mereka cenderung memiliki pandangan teologis dan pastoral yang sejalan dengan sang paus sebelumnya.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\">12 Nama Daftar Kandidat Kuat Pengganti Paus Fransiskus<\/h3>\n<p>Meski tidak ada jaminan, media internasional dan pengamat Vatikan telah menyusun nama-nama yang paling mungkin muncul sebagai paus baru. Berikut adalah daftar 12 kandidat paus yang disebut-sebut paling kuat atau papabili:<\/p>\n<ol style=\"text-align: left;\">\n<li><b>Kardinal Matteo Zuppi (Italia) \u2013<\/b> Uskup Agung Bologna, dikenal progresif dan dekat dengan gerakan Sant&#8217;Egidio yang fokus pada perdamaian dan dialog antaragama.<\/li>\n<li><b>Kardinal Luis Antonio Tagle (Filipina) \u2013 <\/b>Pro-Prefect untuk Evangelisasi, populer di Asia dan sering disebut sebagai \u201cFransiskus dari Timur.\u201d<\/li>\n<li><b>Kardinal Pietro Parolin (Italia) \u2013 <\/b>Sekretaris Negara Vatikan, diplomat ulung dengan pengalaman internasional luas.<\/li>\n<li><b>Kardinal Robert Sarah (Guinea) \u2013 <\/b>Konservatif tegas dari Afrika Barat, dikenal atas pandangannya yang tradisional.<\/li>\n<li><b>Kardinal Malcolm Ranjith (Sri Lanka) \u2013 <\/b>Uskup Agung Kolombo, vokal dalam isu-isu keadilan sosial dan perdamaian di Asia Selatan.<\/li>\n<li><b>Kardinal Angelo Bagnasco (Italia) \u2013<\/b> Uskup Agung Emeritus Genoa, seorang teolog berpengaruh di Eropa.<\/li>\n<li><b>Kardinal Pierbattista Pizzaballa (Yerusalem) \u2013<\/b> Patriark Latin Jerusalem, berpengalaman dalam dialog antaragama di Timur Tengah.<\/li>\n<li><b>Kardinal Peter Erdo (Hongaria) \u2013 <\/b>Uskup Agung Esztergom-Budapest, figur penting dari Eropa Tengah.<\/li>\n<li><b>Kardinal Willem Eijk (Belanda) \u2013 <\/b>Uskup Agung Utrecht, dikenal sebagai intelektual Katolik dengan pandangan konservatif.<\/li>\n<li><b>Kardinal Anders Arborelius (Swedia) \u2013<\/b> Uskup Stockholm, paus potensial pertama dari Skandinavia.<\/li>\n<li><b>Kardinal Charles Bo (Myanmar) \u2013 <\/b>Uskup Agung Yangon, dikenal karena advokasinya terhadap hak asasi manusia.<\/li>\n<li><b>Kardinal Jean-Marc Aveline (Perancis) \u2013 <\/b>Uskup Agung Marseille, dengan fokus pada integrasi dan imigrasi.<\/li>\n<\/ol>\n<p>Sejarah menunjukkan bahwa paus terpilih sering kali bukan dari deretan nama teratas.<\/p>\n<p>Jorge Mario Bergoglio, misalnya, tidak termasuk kandidat utama saat konklaf 2013, namun justru menjadi Paus Fransiskus yang revolusioner.<\/p>\n<p>Artinya, peluang tetap terbuka bagi nama-nama lain di luar daftar di atas, termasuk Ignatius Kardinal Suharyo dari Indonesia yang turut serta sebagai kardinal elektor.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Konklaf Vatikan 2025 menjadi sorotan dunia, seiring munculnya daftar kandidat pengganti Paus Fransiskus.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":434744,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","_seopress_robots_follow":"","_seopress_robots_imageindex":"","_seopress_robots_snippet":"","_seopress_robots_primary_cat":"","_seopress_robots_breadcrumbs":"","_seopress_robots_freeze_modified_date":"","_seopress_robots_custom_modified_date":"","_seopress_robots_canonical":"","_seopress_social_fb_title":"","_seopress_social_fb_desc":"","_seopress_social_fb_img":"","_seopress_social_fb_img_attachment_id":0,"_seopress_social_fb_img_width":0,"_seopress_social_fb_img_height":0,"_seopress_social_twitter_title":"","_seopress_social_twitter_desc":"","_seopress_social_twitter_img":"","_seopress_social_twitter_img_attachment_id":0,"_seopress_social_twitter_img_width":0,"_seopress_social_twitter_img_height":0,"_seopress_redirections_value":"","_seopress_redirections_enabled":"","_seopress_redirections_enabled_regex":"","_seopress_redirections_logged_status":"","_seopress_redirections_param":"","_seopress_redirections_type":0,"_seopress_analysis_target_kw":"paus fransiskus","_seopress_news_disabled":"","_seopress_video_disabled":"","_seopress_video":[],"_seopress_pro_schemas_manual":[],"_seopress_pro_rich_snippets_disable_all":"","_seopress_pro_rich_snippets_disable":[],"_seopress_pro_schemas":[],"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[36,349],"tags":[68,1420,1584,274908,323594],"series":[],"class_list":["post-434743","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-internasional","category-eropa","tag-headline","tag-peristiwa","tag-paus-fransiskus","tag-berita","tag-konklaf"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/434743","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=434743"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/434743\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/434744"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=434743"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=434743"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=434743"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=434743"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}