{"id":435807,"date":"2025-05-05T19:51:00","date_gmt":"2025-05-05T12:51:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/05\/05\/pertumbuhan-ekonomi-nasional-hanya-487-luhut-zaman-jokowi-tak-beda-jauh\/"},"modified":"2025-05-05T19:55:16","modified_gmt":"2025-05-05T12:55:16","slug":"pertumbuhan-ekonomi-nasional-hanya-487-luhut-zaman-jokowi-tak-beda-jauh","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/05\/05\/pertumbuhan-ekonomi-nasional-hanya-487-luhut-zaman-jokowi-tak-beda-jauh\/","title":{"rendered":"Pertumbuhan Ekonomi Nasional hanya 4,87%, Luhut: Zaman Jokowi Tak Beda Jauh"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH &#8211;<\/b> Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan menanggapi santai data Badan Pusat Statistik (BPS) yang menunjukkan pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal I 2025 di bawah 5 persen. Baginya, itu masih dalam level normal.<\/p>\n<p>&#8220;Mungkin kalau lihat datanya zaman Pak <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/jokowi\/\">Jokowi<\/a> itu kan tidak beda jauh,&#8221; ujarnya di Komplek Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (5\/5).<\/p>\n<p>Luhut mengaku optimistis, ekonomi Indonesia ke depan akan rebound. &#8220;Iya lah harus optimis kita,&#8221; imbuhnya.<\/p>\n<p>Disinggung soal belanja pemerintah yang turun 1,3 persen, Luhut tak menepisnya. Dia menyadari, hal itu perlu ditingkatkan. &#8220;Itu harus kita genjot lagi,&#8221; tuturnya.<\/p>\n<p>Namun saat ditanya bagaimana strateginya, mantan Menteri Koordinator Maritim dan Investasi itu enggan membeberkan. &#8220;Nggak tahu,&#8221; kata dia.<\/p>\n<p>Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I 2025 hanya mencapai 4,87 persen. Angka itu secara tahunan (year-on-year\/YoY) mengalami pelambatan dibanding periode yang sama tahun lalu.<\/p>\n<p>Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan pertumbuhan ekonomi RI pada kuartal I 2025 hanya mencapai 4,87 persen. Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menjelaskan, Produk Domestik Bruto (PDB) pada kuartal I 2025 Atas Dasar Harga Berlaku (ADHB) adalah Rp 5.665,9 triliun. Sementara PDB Atas Dasar Harga Konstan (ADHK) Rp 3.264,5 triliun.\u00a0<\/p>\n<p>&#8220;Sehingga pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan I 2025 adalah sebesar 4,87 persen secara yoy,&#8221; ujar Amalia pada konferensi pers di Jakarta, Senin (5\/5).\u00a0<\/p>\n<p>Bila dibandingkan dengan kuartal IV 2024 atau secara Quarter-to-Quarter (QtQ), ekonomi Indonesia terkontraksi -0,98 persen. Ekonomi kuartal I 2025 yang mencapai 4,87 persen itu, secara kuartalan, sejalan dengan pola yang terjadi pada tahun-tahun sebelumnya. &#8220;Yakni di setiap triwulan I selalu relatif lebih rendah dibanding triwulan IV tahun sebelumnya,&#8221; imbuh Amalia.<\/p>\n<p>Secara tahunan, ekonomi kuartal I 2025 yang tumbuh 4,87 persen, pertumbuhan itu juga relatif lebih rendah dibanding kuartal I 2024. Pada kuartal I 2024, ekonomi Indonesia tumbuh 5,11 persen.<\/p>\n<p>Secara tahunan, seluruh lapangan usaha tumbuh positif. Amalia memerinci, lima lapangan usaha dengan kontribusi terbesar terhadap pertumbuhan ekonomi triwulan I 2025 adalah Industri Pengolahan, Perdagangan, Pertanian, dan Kontsruksi menunjukkan pertumbuhan positif.<\/p>\n<p>&#8220;Sedangkan, Pertambangan menunjukkan pertumbuhan negatif,&#8221; tambahnya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH &#8211; Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan menanggapi santai data Badan Pusat Statistik (BPS) yang menunjukkan pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal I 2025 di bawah 5 persen. Baginya, itu masih dalam level normal. &#8220;Mungkin kalau lihat datanya zaman Pak Jokowi itu kan tidak beda jauh,&#8221; ujarnya di Komplek Istana Kepresidenan Jakarta, Senin [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":435808,"comment_status":"open","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[274908,1420],"series":[],"class_list":["post-435807","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-berita","tag-peristiwa"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/435807","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=435807"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/435807\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/435808"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=435807"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=435807"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=435807"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=435807"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}