{"id":439397,"date":"2025-05-23T22:19:00","date_gmt":"2025-05-23T15:19:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/05\/23\/janjikan-anaknya-masuk-polri-pedagang-daging-babi-ditipu-anggota-brimob-polda-sumut-hingga-rp600-juta\/"},"modified":"2025-05-23T22:45:37","modified_gmt":"2025-05-23T15:45:37","slug":"janjikan-anaknya-masuk-polri-pedagang-daging-babi-ditipu-anggota-brimob-polda-sumut-hingga-rp600-juta","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/05\/23\/janjikan-anaknya-masuk-polri-pedagang-daging-babi-ditipu-anggota-brimob-polda-sumut-hingga-rp600-juta\/","title":{"rendered":"Janjikan Anaknya Masuk Polri, Pedagang Daging Babi Ditipu Anggota Brimob Polda Sumut hingga Rp600 Juta"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH<\/b> &#8211; Seorang pedagang daging babi di Kota Medan, Sumatera Utara jadi korban penipuan dengan modus bisa masuk Bintara Polri.<\/p>\n<p>Pedagang bernama Utema Zega (48) ini diduga ditipu Aiptu Amori Bate&#8217;e, personel Brimob Polda Sumut.<\/p>\n<p>Tak main-main, Utema Zega ditipu Rp600 juta demi anaknya, SO (19) bisa lolos jadi Bintara Polri.<\/p>\n<p>Ia akhirnya melaporkan dugaan penipuan ini ke Polda Sumut.<\/p>\n<p>Aksi dugaan penipuan ini terjadi saat Utema bertemu Amori dan ditawari masuk Polri dengan membayar Rp600 juta.<\/p>\n<p>&#8220;Anak saya gak bisa masuk melalui jalur reguler sehingga akan dimasukkan ke dalam kuota khusus Polda Sumut biayanya 600 juta.&#8221; ujar Utema, dikutip dari Tribun-Medan.com.<\/p>\n<p>Ia menuturkan, Amori bakal mengembalikan uang tersebut apabila anaknya tak diterima.<\/p>\n<p>&#8220;Uang 100 persen kembali. Tanpa 1 sen dikurangi,&#8221;<\/p>\n<p>&#8220;Karena saya percaya, mana mungkin berani Polisi melakukan ini apalagi dilengkapi kwitansi,&#8221;sambungnya.<\/p>\n<p>Keduanya bertransaksi sebanyak dua kali.<\/p>\n<p>Namun, saat pengumuman nama-nama calon siswa (Casis), nama anak Utema tidak tercantum.<\/p>\n<p>Saat ditanya, Amori menjawab bahwa ada perbedaan antara jalur masuk reguler dan jalur khusus.<\/p>\n<p>Anak Utema juga sempat dibawa oleh Amori ke sebuah apartemen dengan dalih dikarantina.<\/p>\n<p>&#8220;Di karantina sampai bulan September dan disini dibotakin lagi. Setelah 3 Minggu di karantina gak diberangkatkan juga kami mulai gelisah dan alhasil anak kami dijemput dari apartemen.&#8221; ujar Utema.<\/p>\n<p>Hingga akhirnya, Utema dan istrinya pun resah dan menjemput anaknya.<\/p>\n<p>Saat menjemput anaknya, Utema mencoba menghubungi Amori, namun nomornya diblokir.<\/p>\n<p>Utema pun akhirnya menempuh jalur hukum.<\/p>\n<p>Ia mengatakan bahwa sempat melakukan somasi.<\/p>\n<p>&#8220;Upaya hukum, kita sudah melayangkan somasi pertama, diberikan tujuh hari. Somasi tidak direspon,&#8221;<\/p>\n<p>&#8220;Somasi ke 2 ditembuskan ke Kapolri, Kapolda, dan lainnya juga tidak digubris,&#8221; kata Herdin Lase, kuasa hukum korban.<\/p>\n<p>Kini, Amori pun sudah dilaporkan ke polisi.<\/p>\n<p>Terpisah Kasubbid Penmas Polda Sumut Kompol Siti Rohani Tampubolon mengatakan pihaknya sudah menerima laporan korban.<\/p>\n<p>&#8220;Laporan sudah diterima, tentunya akan diproses,&#8221;kata Kompol Siti Rohani Tampubolon, Kamis (22\/5\/2025).<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH &#8211; Seorang pedagang daging babi di Kota Medan, Sumatera Utara jadi korban penipuan dengan modus bisa masuk Bintara Polri. Pedagang bernama Utema Zega (48) ini diduga ditipu Aiptu Amori Bate&#8217;e, personel Brimob Polda Sumut. Tak main-main, Utema Zega ditipu Rp600 juta demi anaknya, SO (19) bisa lolos jadi Bintara Polri. Ia akhirnya melaporkan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":439398,"comment_status":"open","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[274908,1420],"series":[],"class_list":["post-439397","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-berita","tag-peristiwa"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/439397","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=439397"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/439397\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/439398"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=439397"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=439397"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=439397"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=439397"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}