{"id":439648,"date":"2025-05-25T23:47:00","date_gmt":"2025-05-25T16:47:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/05\/25\/tempel-label-halal-ayam-goreng-widuran-solo-ternyata-mengandung-minyak-babi\/"},"modified":"2025-05-26T04:57:06","modified_gmt":"2025-05-25T21:57:06","slug":"tempel-label-halal-ayam-goreng-widuran-solo-ternyata-mengandung-minyak-babi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/05\/25\/tempel-label-halal-ayam-goreng-widuran-solo-ternyata-mengandung-minyak-babi\/","title":{"rendered":"Tempel Label Halal, Ayam Goreng Widuran Solo Ternyata Mengandung Minyak Babi"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH &#8211;<\/b> Ayam Goreng Widuran Solo, ternyata tidak halal dan diduga menggunakan minyak babi dalam sajian kremesnya.\u00a0<\/p>\n<p>Masyarakat Muslim, di Kota Solo, dan sekitarnya pun merasa tertipu.<\/p>\n<p>Dilansir laman X @txtdrkuliner, awal terbongkarnya minyak babi itu berawal dari banyaknya ulasan pelanggan Muslim, di Google Maps.\u00a0<\/p>\n<p>Dari beberapa tahun lalu, ulasan adanya dugaan penggunaan minyak babi itu telah disampaikan pelanggan Ayam Goreng Widuran Solo.<\/p>\n<p>Seperti disampaikan Teguh Budianto. Dikatakan, dirinya beserta keluarga datang ke rumah makan memesan Ayam Goreng Widuran.\u00a0<\/p>\n<p>&#8220;Penjual tidak jujur. Sudah terlanjur pesan ayam 1 ekor.. dan seluruh keluarga berhijab, namun tidak diinfokan makanan non halal,&#8221; ulasnya 4 bulan lalu, dikutip Harian Massa, Minggu (25\/5\/2025).\u00a0\u00a0<\/p>\n<p>Saat pertama tiba di tempat makan itu, dia mengaku sudah merasa aneh, karena banyak pelanggan yang memperhatikan mereka.\u00a0\u00a0<\/p>\n<p>&#8220;Tamu yang lain menatap ke kami, langsung cek Google Review, terus tanya karyawan yang mau goreng ayam, dan jreng!!! Ternyata non halal, seketika saya batalkan pesanan,&#8221; sambungnya.\u00a0<\/p>\n<p>Diduga, Ayam Goreng Widuran Solo menggunakan minyak babi pada kremesan, hingga bumbu masakannya pun diragukan kehalalannya.\u00a0<\/p>\n<p>Yang membuat banyak masyarakat Muslim datang ke Ayam Goreng Widuran Solo ini adalah label halal yang mereka cantumkan.\u00a0<\/p>\n<p>&#8220;Selama bertahun-tahun Ayam Goreng Widuran Solo mencantumkan tulisan &#8216;halal&#8217; di outlet maupun sosial medianya,&#8221; timpal @txtdrkuliner.<\/p>\n<p>Setelah peristiwa ini viral di media sosial, pihak manajemen Ayam Goreng Widuran akhirnya menyampaikan permintaan maaf kepada publik, dan mengaku secara terbuka bahwa mereka non halal.\u00a0<\/p>\n<p>&#8220;Kami menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya atas kegaduhan yang beredar di media sosial,&#8221; ungkap pihak manajemen.\u00a0<\/p>\n<p>Tidak hanya itu, mereka juga berjanji akan mencantumkan label non-halal secara jelas di seluruh outlet dan media sosialnya.\u00a0<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH &#8211; Ayam Goreng Widuran Solo, ternyata tidak halal dan diduga menggunakan minyak babi dalam sajian kremesnya.\u00a0 Masyarakat Muslim, di Kota Solo, dan sekitarnya pun merasa tertipu. Dilansir laman X @txtdrkuliner, awal terbongkarnya minyak babi itu berawal dari banyaknya ulasan pelanggan Muslim, di Google Maps.\u00a0 Dari beberapa tahun lalu, ulasan adanya dugaan penggunaan minyak [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":439649,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[66460],"tags":[100453,324076,324058,274908,34282,89642,324060,1420,31830],"series":[],"class_list":["post-439648","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-lifestyle","tag-ayam-goreng","tag-ayam-goreng-haram","tag-ayam-goreng-widuran","tag-berita","tag-halal","tag-haram","tag-minyak-babi","tag-peristiwa","tag-solo"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/439648","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=439648"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/439648\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/439649"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=439648"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=439648"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=439648"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=439648"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}