{"id":439704,"date":"2025-05-26T08:48:00","date_gmt":"2025-05-26T01:48:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/05\/26\/jokowi-diingat-publik-sebagai-presiden-pembohong\/"},"modified":"2025-05-26T09:51:57","modified_gmt":"2025-05-26T02:51:57","slug":"jokowi-diingat-publik-sebagai-presiden-pembohong","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/05\/26\/jokowi-diingat-publik-sebagai-presiden-pembohong\/","title":{"rendered":"Jokowi Diingat Publik sebagai Presiden Pembohong"},"content":{"rendered":"<p><strong>BANDA ACEH<\/strong> &#8211;\u00a0Masih banyak publik yang meragukan <a title=\"ijazah\" href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/ijazah\/\">ijazah<\/a> Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) milik Presiden ke-7 RI <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/joko-widodo\/\">Joko Widodo<\/a> alias <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/jokowi\/\">Jokowi<\/a> meski Bareskrim Polri sudah menyatakan asli.<\/p>\n<p>Pengamat Rocky Gerung menilai wajar masih banyak orang yang meragukan keabsahan ijazah Jokowi. Karena, publik mengingat Jokowi sebagai presiden pembohong.<\/p>\n<p>&#8220;Bahkan Jokowi dinobatkan media asing sebagai king of inkonsisten atau raja tipu-tipu,&#8221; kata Rocky dalam wawancara bersama Jurnalis Senior Hersubeno Arief, dalam kanal Youtube Forum News Network (FNN), yang dikutip Senin 26 Mei 2025.<\/p>\n<p>Menurut Rocky, olok-olok terhadap Jokowi tersebut ada faktanya. Antara lain soal pesanan 6.000 unit mobil Esemka, pembangunan IKN didanai investor asing, hingga duit Rp11.000 triliun di kantong bajunya.<\/p>\n<p>&#8220;Fakta-fakta (kebohongan) itu makin menambah kecurigaan publik bahwa jangan-jangan soal ijazah ini juga ada tambahan kebohongan,&#8221; kata Rocky.<\/p>\n<p>Rocky mengaku mempercayai Bareskrim memiliki sistem untuk menguji keaslian ijazah Jokowi, namun sayangnya publik tidak bisa diyakinkan dengan sisten tersebut.<\/p>\n<p>Sebelumnya, mayoritas masyarakat pengguna media sosial tidak percaya hasil uji uji labfor Bareskrim Polri terkait keaslian ijazah Joko Widodo.<\/p>\n<p>Menggunakan bahasa pemrograman python dengan pendekatan statistik, Praktisi Marketing Research dan Pengamat Pasar, Lisa Noviani mengungkap, sebanyak 94,2 persen warganet tidak setuju pernyataan Bareskrim Polri soal ijazah Jokowi identik asli.<\/p>\n<p>&#8220;Data ini merupakan komentar netizen yang muncul di Twitter, Facebook, dan media sosial lain. Jumlah komentar yang dikumpulkan antara 1 juta sampai 2 juta,&#8221; kata Lisa dikutip pada Minggu, 25 Mei 2025.<\/p>\n<p>Riset tersebut dilakukan pada 23 Mei 2025, atau sehari setelah Bareskrim mengumumkan hasil penyelidikan ijazah Jokowi. Pengumpulan data ini dilakukan sebanyak 3 kali, yakni pada 23 Mei 2025 sekitar pukul 09.00 WIB dan pukul 18.00 WIB, serta pada hari ini pukul 10.00 WIB.<\/p>\n<p>Dalam analisa ini menggunakan kata &#8220;setuju&#8221; dan &#8220;tidak setuju&#8221;.<\/p>\n<p>Bagi yang setuju, mereka menganggap hasil penelitian Bareskrim adalah bukti cukup terhadap keaslian ijazah Jokowi. Warganet percaya proses penelitian Bareskrim sudah sesuai prosedur yang berlaku.<\/p>\n<p>Sementara komentar &#8220;tidak setuju&#8221;, warganet menilai hasil penelitian Bareskrim tidak meyakinkan, dan harus melakukan penelitian ulang karena bersifat tidak objektif.<\/p>\n<p>Hasilnya, pada 23 Mei 2025 pukul 09.00 WIB, tingkat ketidaksetujuan terhadap hasil uji Bareskrim sebesar 88,2 persen. Sedangkan yang setuju hanya 11,8 persen.<\/p>\n<p>Pernyataan tidak setuju makin tinggi dalam riset 23 Mei 2025 pukul 18.00 WIB, yakni mencapai 93,9 persen. Sedangkan yang setuju menjadi 6,1 persen.<\/p>\n<p>&#8220;Nah, pada hari ini sekitar jam 10, yang setuju semakin menurun jadi 5,8 persen. Sementara yang tidak setuju menguat ke 94,2 persen,&#8221; pungkasnya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Masih banyak publik yang meragukan ijazah Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) milik Presiden ke-7 RI Joko Widodo alias Jokowi meski Bareskrim Polri sudah menyatakan asli.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":439705,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[274908,68,76604,98660,94,323984,1420,324080,254],"series":[],"class_list":["post-439704","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-berita","tag-headline","tag-ijazah-palsu","tag-ijazah-palsu-jokowi","tag-jokowi","tag-jokowi-pembohong","tag-peristiwa","tag-presiden-pembohong","tag-sorotan-publik"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/439704","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=439704"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/439704\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/439705"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=439704"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=439704"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=439704"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=439704"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}