{"id":439902,"date":"2025-05-27T06:47:00","date_gmt":"2025-05-26T23:47:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/05\/27\/pengacara-roy-suryo-jadi-bulan-bulanan-netizen\/"},"modified":"2025-05-27T07:11:06","modified_gmt":"2025-05-27T00:11:06","slug":"pengacara-roy-suryo-jadi-bulan-bulanan-netizen","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/05\/27\/pengacara-roy-suryo-jadi-bulan-bulanan-netizen\/","title":{"rendered":"Pengacara Roy Suryo jadi Bulan-bulanan Netizen"},"content":{"rendered":"<p>BANDA ACEH &#8211;\u00a0Pengacara Roy Suryo, Ahmad Khozinudin terus menjadi sorotan buntut propagandanya yang tidak mempercayai keaslian ijazah Presiden ke-7 RI <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/joko-widodo\/\">Joko Widodo<\/a> (<a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/jokowi\/\">Jokowi<\/a>) usai diumumkan pihak kepolisian.<\/p>\n<p>Akun Tiktok andiwuaoy2r mengunggah video yang mempertontonkan Ahmad Khozinudin mati kutu saat berdebat dengan kuasa hukum pelapor (Jokowi), Aristo Pangaribuan.\u00a0<\/p>\n<p>\u201cTentu bukan pihak kami, tapi rakyat Indonesia ya, bahwa klien kami pak Roy Suryo, Rismon Sianipar dan sebagainya, kita sebenarnya menjawab pertanyaan publik untuk permasalahan ini melalui sebuah penelitian,\u201d kata Ahmad Khozinudin dikutip RMOL, Selasa, 27 Mei 2025.<\/p>\n<p>\u201cDan saya ingin koreksi, yang dinyatakan Bareskrim itu bukan asli tapi identik. Beda identik dengan otentik. Kenapa demikian, karena proses yang terjadi itu baru mengumpulkan bukti dari bagian bukti-bukti yang lain,\u201d sambung Khozinudin.<\/p>\n<p>Pernyataan pengacara mantan aktivis Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) itu lantas dikomentari oleh pemilik akun yang menamakan dirinya Bang Boy.<\/p>\n<p>\u201cGuys ini yang mereka lakukan, seolah-olah rakyat Indonesia, makanya Refly Harun menyatakan \u2018saya punya research\u2019. Nah untuk membungkam mereka semua guys, saya lagi survei untuk menandingi surveinya si Refly Harun,\u201d tuturnya.<\/p>\n<p>Aristo Pangaribuan langsung menepis semua pernyataan Ahmad Khozinudin. Ia mengurai legal truth dan factual truth sesuai dengan yang disampaikan Bareskrim dalam konferensi persnya.<\/p>\n<p>\u201cKalau dalam pertandingan sepak bola, Mas Ahmad ini tertinggal 2 atau 3-0 di babak pertama,\u201d kata Aristo.<\/p>\n<p>Kemudian pemilik akun menyindir habis Tompel karena terlihat tak berkutik usai dipaparkan Aristo.<\/p>\n<p>\u201cNggak boleh gitu lah Mas Aristo, paling tidak punya empati dikit lah, 1-0 aja dulu biar mereka ini bersemangat meng-counternya. 3-0 keterlaluan banget, ya Tuhan sedihnya, Tompel, Tompel,\u201d seloroh dia.<\/p>\n<p>\u201cKau masih kuat, masih tega lihat mukanya Tompel setelah dibilang 3-0, lanjut guys,\u201d tambahnya.\u00a0<\/p>\n<p>Unggahan tersebut dibanjiri komentar yang kontra terhadap Ahmad Khozinudin. Dan netizen yang melakukan like sebanyak 2548 hingga berita ini dibuat.\u00a0<\/p>\n<p>\u201cSaya percaya ijazah Jokowi asli,\u201d tulis pemilik akun Mardiyah Boewono.<\/p>\n<p>\u201cPuas bget dan 1.000.000% asli,\u201d timpal Muhammad Wahyudi.<\/p>\n<p>\u201cPuas banget bang 1000%,\u201d ungkap LEGO BRICKS.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH &#8211;\u00a0Pengacara Roy Suryo, Ahmad Khozinudin terus menjadi sorotan buntut propagandanya yang tidak mempercayai keaslian ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) usai diumumkan pihak kepolisian. Akun Tiktok andiwuaoy2r mengunggah video yang mempertontonkan Ahmad Khozinudin mati kutu saat berdebat dengan kuasa hukum pelapor (Jokowi), Aristo Pangaribuan.\u00a0 \u201cTentu bukan pihak kami, tapi rakyat Indonesia ya, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":439903,"comment_status":"open","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[1420,274908],"series":[],"class_list":["post-439902","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-peristiwa","tag-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/439902","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=439902"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/439902\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/439903"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=439902"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=439902"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=439902"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=439902"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}