{"id":440569,"date":"2024-02-22T12:16:00","date_gmt":"2024-02-22T05:16:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2024\/02\/22\/bpbd-jabar-catat-835-kk-terdampak-dan-33-luka-akibat-angin-puting-beliung\/"},"modified":"2024-02-22T12:16:00","modified_gmt":"2024-02-22T05:16:00","slug":"bpbd-jabar-catat-835-kk-terdampak-dan-33-luka-akibat-angin-puting-beliung","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2024\/02\/22\/bpbd-jabar-catat-835-kk-terdampak-dan-33-luka-akibat-angin-puting-beliung\/","title":{"rendered":"BPBD Jabar Catat 835 KK Terdampak dan 33 Luka Akibat Angin Puting Beliung"},"content":{"rendered":"<p><strong>HARIANACEH.co.id<\/strong>|<strong>Bandung<\/strong> \u2013 Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat mencatat 534 bangunan mengalami kerusakan akibat bencana alam angin puting beliung yang terjadi Kabupaten Sumedang dan Kabupaten Bandung pada Kamis (21\/2) pukul 16.00 WIB.<\/p>\n<p>Pranata Humas Ahli Muda BPBD Jabar Hadi Rahmat mengatakan setelah petugas melakukan pendataan dampak angin puting beliung di lima kecamatan di dua kabupaten tersebut, bangunan yang mengalami rusak ringan hingga rusak berat mencapai 534 bangunan.<\/p>\n<p>\u201cUntuk wilayah terdampak di Kabupaten Semedang itu ada di kecamatan Jatinangor dan Cimanggung sedangkan di Kabupaten Bandung ada Kecamatan Rancaekek, Cicalengka, dan Cileunyi,\u201d kata Hadi di Kabupaten Bandung, Kamis.<\/p>\n<p>Hadi menyebutkan sebanyak 835 kepala keluarga (KK) di lima kecamatan tersebut mengalami dampak akibat kejadian ini dan BPBD Jabar bersama BPBD Kabupaten Sumedang dan Bandung masih melakukan asesmen, dan membantu warga di lokasi terdampak bencana.<\/p>\n<p>\u201cDari data di Kabupaten Sumedang ada 413 KK terdampak dan di Kabupaten Bandung sebanyak 422 KK. Hingga saat ini masih dilakukan pengecekan terkait data jiwa yang terdampak,\u201d kata dia.<\/p>\n<p>Lebih lanjut, Hadi menyampaikan terdapat sebanyak 33 orang korban luka karena tertimpa material saat angin kencang terjadi dan sudah dilakukan perawatan intensif di rumah sakit.<\/p>\n<p>\u201cUntuk korban sudah dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cicalengka dan RSUD Kesehatan Kerja,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Ia menambahkan saat ini BPBD Jabar juga membantu kebutuhan warga seperti memberikan terpal dan juga kebutuhan lain bagi korban terdampak angin puting beliung tersebut.<\/p>\n<p>\u201cBPBD Provinsi Jawa Barat telah memberikan bantuan berupa 25 lembar terpal, pemasangan satu unit tenda dari Bataliyon 330 dan satu unit dari Kementerian Sosial,\u201d kata dia.<\/p>\n<p>Meskipun tidak terjadi korban jiwa, kata Hadi, masyarakat tetap diimbau untuk tetap waspada karena bencana serupa berpotensi terjadi kembali karena berkaitan dengan menjelang puncak musim hujan yang terjadi pada Maret.<\/p>\n<p>\u201cPada saat sudah mulai muncul awan hitam, ini yang harus masyarakat mewaspadai dan melakukan upaya-upaya efektif seperti berlindung di tempat-tempat yang lebih baik atau berkoordinasi dengan aparat kewilayahan untuk mengetahui titik-titik kumpul yang dirasa aman,\u201d katanya.<\/p>\n<p>|<strong>Sumber<\/strong>: Antara<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>HARIANACEH.co.id|Bandung \u2013 Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat mencatat 534 bangunan mengalami kerusakan akibat bencana alam angin puting beliung yang terjadi Kabupaten Sumedang dan Kabupaten Bandung pada Kamis (21\/2) pukul 16.00 WIB. Pranata Humas Ahli Muda BPBD Jabar Hadi Rahmat mengatakan setelah petugas melakukan pendataan dampak angin puting beliung di lima kecamatan di [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":440570,"comment_status":"open","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[1],"tags":[68,29381,173369,324197],"series":[],"class_list":["post-440569","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-lingkungan","tag-headline","tag-lingkungan","tag-puting-beliung","tag-bpbd-jabar"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/440569","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=440569"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/440569\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/440570"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=440569"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=440569"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=440569"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=440569"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}