{"id":444337,"date":"2025-06-22T18:48:00","date_gmt":"2025-06-22T11:48:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/06\/22\/menlu-iran-bertolak-ke-moskow-bujuk-rusia-lawan-as\/"},"modified":"2025-06-22T23:51:44","modified_gmt":"2025-06-22T16:51:44","slug":"menlu-iran-bertolak-ke-moskow-bujuk-rusia-lawan-as","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/06\/22\/menlu-iran-bertolak-ke-moskow-bujuk-rusia-lawan-as\/","title":{"rendered":"Menlu Iran Bertolak ke Moskow, Bujuk Rusia Lawan AS?"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH &#8211; <\/b>Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi dijadwalkan mengunjungi Rusia untuk mengadakan pembicaraan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin. Kunjungan ini terkait serangan Amerika Serikat (AS) ke Iran, Ahad.<\/p>\n<p>Berbicara pada konferensi pers di Istanbul pada Ahad pagi, diplomat top Iran mengumumkan bahwa dia akan mengunjungi Moskow pada Senin. Kunjungan itu untuk melakukan konsultasi serius di Rusia.\u00a0<\/p>\n<p>\u201cRusia adalah teman Iran dan kami menikmati kemitraan strategis,\u201d katanya. \u201cKami selalu berkonsultasi satu sama lain dan mengoordinasikan posisi kami,\u201d kata Araghchi.<\/p>\n<p>Ia menambahkan menyebutkan bahwa Rusia adalah salah satu penandatangan JCPOA. \u201cSaya akan melakukan konsultasi serius dengan Presiden Rusia besok dan kami terus bekerja sama.\u201d Kunjungan Araghchi ke Moskow terjadi di tengah agresi <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/israel\/\">Israel<\/a> dan AS di wilayah Iran.<\/p>\n<p>Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Iran mengatakan Israel dan AS telah \u201cmeledakkan\u201d diplomasi dengan serangan udara mereka dalam beberapa pekan terakhir. Ia menegaskan, Iran tak bisa lagi dirayu kembali ke perundingan karena bukan mereka yang meninggalkan meja perundingan itu.<\/p>\n<p>Hal ini disampaikan Abbas Araghchi menanggapi seruan dari Inggris dan Uni Eropa agar Iran kembali ke meja perundingan. Dalam postingannya di X, dia berkata: \u201cPekan lalu, kami melakukan negosiasi dengan AS ketika Israel memutuskan untuk menghentikan diplomasi tersebut.\u201d<\/p>\n<p>\u201cPekan ini, kami mengadakan pembicaraan dengan E3\/EU ketika AS memutuskan untuk menghentikan diplomasi tersebut. Kesimpulan apa yang akan Anda ambil?\u201d Ia tak habis pikir, bagi Inggris dan Perwakilan Tinggi UE, Iranlah yang harus &#8216;kembali&#8217; ke meja perundingan. \u201cTapi bagaimana Iran bisa kembali ke diplomasi yang tidak pernah ia tinggalkan, apalagi diledakkannya?&#8221;<\/p>\n<p>Ketika ditanya apakah masih ada ruang untuk diplomasi setelah serangan AS, Araghchi menekankan \u201ctidak sekarang\u201d. \u201cPintu diplomasi harus selalu terbuka, namun hal tersebut tidak terjadi saat ini,\u201d kata Menteri Luar Negeri Iran.\u00a0<\/p>\n<p>\u201cNegara saya sedang diserang, di bawah agresi, dan kami harus merespons berdasarkan hak sah kami untuk membela diri.\u201d Serangan AS terhadap fasilitas nuklir Iran, katanya, \u201cmerupakan pelanggaran hukum internasional yang tidak dapat dimaafkan\u201d.<\/p>\n<p>Dmitry Medvedev, wakil ketua Dewan Keamanan Rusia, mengatakan \u201cmayoritas\u201d negara menentang \u201ctindakan Israel dan Amerika Serikat\u201d. \u201cTrump, yang datang sebagai presiden pembawa perdamaian, memulai perang baru untuk AS,\u201d katanya di saluran Telegram-nya setelah serangan AS terhadap Iran. &#8220;Amerika Serikat terlibat dalam konflik baru dengan prospek operasi darat. Dengan keberhasilan seperti ini, Trump tidak akan memenangkan Hadiah Nobel Perdamaian.&#8221;<\/p>\n<p>Rusia sebelumnya telah memberikan peringatan kepada Amerika Serikat untuk tidak ikut menyerang Iran karena langkah itu akan secara radikal mengganggu stabilitas Timur Tengah. Hal itu diutarakan Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Ryabkov pada Rabu (18\/6\/2025), sambil menuding serangan Israel ke Iran berisiko memicu sebuah kehancuran nuklir.<\/p>\n<p>Pada Januari 2025, Rusia dan Iran menandatangani perjanjian kerja sama strategis. Rusia diketahui juga memiliki hubungan diplomatik dengan Israel meski belakangan merenggang lantaran akibat perang Rusia-Ukraina.<\/p>\n<p>Sementara, Kepala Badan Intelijen Asing Rusia, Sergei Naryshkin, mengatakan situasi ketegangan antara Iran dan Israel saat ini berada dalam kondisi kritis. Adapun, juru bicara Kementerian Luar Negeri Maria Zakharova mengatakan, serangan Israel terhadap infrastruktur nuklir Iran berarti dunia berjarak &#8216;milimeter&#8217; terhadap kehancuran.<\/p>\n<p>Sementara, menteri Luar Negeri Perancis mengatakan negaranya tidak ambil bagian dalam serangan AS terhadap fasilitas nuklir Iran. Jean-Noel Barrot mengatakan dalam sebuah pesan di media sosial pada hari Ahad bahwa Prancis \u201ctelah memelajari dengan penuh keprihatinan\u201d atas tindakan militer AS terhadap tiga situs nuklir.<\/p>\n<p>\u201cKami tidak terlibat dalam serangan-serangan ini atau dalam perencanaan mereka,\u201d kata Barrot, seraya menambahkan bahwa Perancis \u201cmendesak semua pihak untuk menahan diri guna menghindari eskalasi yang dapat menyebabkan perpanjangan konflik.\u201d<\/p>\n<p>Barrot juga menegaskan kembali penolakan Perancis terhadap Iran yang mendapatkan akses terhadap senjata nuklir. \u201cPrancis yakin bahwa solusi jangka panjang terhadap masalah ini memerlukan solusi yang dinegosiasikan dalam kerangka Perjanjian Non-Proliferasi,\u201d katanya. \u201cMereka tetap siap untuk berkontribusi dalam hal ini bersama dengan mitra-mitranya.\u201d<\/p>\n<p>Menteri Kabinet Jonathan Reynolds mengatakan kepada Sky News bahwa Inggris telah diberitahu AS sebagai sekutu utamanya, meskipun dia tidak mengetahui waktu sebenarnya. Dia mengatakan AS tidak meminta dukungan dan Inggris tidak terlibat.<\/p>\n<p>\u201cMeskipun pemerintah Inggris tidak terlibat dalam serangan ini, kami telah melakukan persiapan ekstensif untuk segala kemungkinan,\u201d kata Reynolds. Dia mengatakan pemerintah sedang berupaya untuk menjaga warga negara Inggris serta pangkalan militer, personel, dan infrastruktur di wilayah tersebut.<\/p>\n<p>Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengatakan dia \u201csangat khawatir\u201d dengan penggunaan kekuatan Amerika Serikat, dan menyebut serangan itu sebagai \u201ceskalasi yang berbahaya.\u201d Para pemimpin dunia mengeluarkan seruan untuk diplomasi. \u201cAda peningkatan risiko bahwa konflik ini dapat dengan cepat menjadi tidak terkendali \u2013 dengan konsekuensi bencana bagi warga sipil, kawasan ini, dan dunia,\u201d kata Guterres dalam sebuah pernyataan di X. \u201cSaya menyerukan kepada negara-negara anggota untuk melakukan deeskalasi.\u201d<\/p>\n<p>Kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa, Kaja Kallas, mengatakan Iran tidak boleh mengembangkan senjata nuklir, namun mendesak untuk menahan diri. \u201cSaya mendesak semua pihak untuk mundur, kembali ke meja perundingan dan mencegah eskalasi lebih lanjut,\u201d katanya dalam postingan media sosial. Kallas akan memimpin pertemuan para menteri luar negeri blok 27 negara tersebut di Brussels pada hari Senin, dengan agenda utama perang Israel-Iran.<\/p>\n<p>Serangan AS terjadi setelah seminggu konflik terbuka antara Israel dan Iran, yang dipicu oleh rentetan serangan mendadak Israel terhadap struktur nuklir dan militer Iran.<\/p>\n<p>Serangan Israel dimulai pada 13 Juni. Menargetkan situs militer dan nuklir Iran, mereka membunuh beberapa pejabat tinggi militer dan ilmuwan nuklir. Iran membalas dengan menembakkan ratusan rudal dan drone ke Israel, beberapa di antaranya menembus sistem pertahanan udara multi-tingkat yang dibanggakan negara itu. Perang sejauh ini telah menewaskan ratusan orang dan melukai lebih dari 1.000 orang di Iran, serta menewaskan puluhan\u00a0 orang dan melukai ratusan lainnya di Israel.<\/p>\n<p>Iran menegaskan program nuklirnya hanya untuk tujuan damai. Namun Israel memandang program nuklir Iran sebagai ancaman nyata dan mengatakan kampanye militernya diperlukan untuk mencegah Iran membuat senjata atom.<\/p>\n<p>Meskipun badan-badan intelijen AS telah menilai bahwa Teheran tidak secara aktif membuat bom, Trump dan para pemimpin Israel berpendapat bahwa Teheran dapat dengan cepat membuat senjata nuklir, sehingga menjadikannya ancaman yang segera terjadi.<\/p>\n<p>Wilayah ini berada dalam ketegangan selama dua tahun terakhir ketika Israel berupaya memusnahkan kelompok militan Hamas, sekutu Iran, di Jalur <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/gaza\/\">Gaza<\/a>, di mana perang masih berkecamuk setelah serangan Hamas pada 7 Oktober 2023 di Israel selatan.<\/p>\n<p>Presiden Donald Trump mengumumkan \u201cserangan presisi besar-besaran\u201d semalam terhadap situs nuklir Fordo, Isfahan dan Natanz Iran dalam pidato yang disiarkan televisi dari Gedung Putih.<\/p>\n<p>Menggambarkan hal tersebut sebagai \u201ckeberhasilan militer yang spektakuler,\u201d ia mengatakan bahwa mereka telah \u201csepenuhnya melenyapkan\u201d situs-situs nuklir. Iran, katanya, sekarang harus berdamai.<\/p>\n<p>Organisasi Energi Atom Iran membenarkan serangan tersebut, namun menegaskan program nuklirnya tidak akan dihentikan. Iran dan badan pengawas nuklir PBB mengatakan tidak ada tanda-tanda kontaminasi radioaktif di tiga lokasi setelah serangan tersebut.<\/p>\n<p>Situs pengayaan bahan bakar nuklir di Fordo terkubur jauh di bawah gunung, dan serangan terhadap situs tersebut menggunakan bom penghancur bunker yang dirancang untuk menembus tanah sebelum meledak, kata seorang pejabat AS, yang berbicara tanpa menyebut nama saat membahas operasi militer. Hanya Amerika Serikat yang memiliki amunisi seberat 30.000 pon dan pesawat pengebom siluman yang digunakan untuk mengirimkannya.<\/p>\n<p>Trump memperingatkan akan ada serangan tambahan jika Teheran membalas terhadap pasukan AS, sementara Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memuji keputusan Trump untuk menyerang.<\/p>\n<div class=\"pdfprnt-buttons pdfprnt-buttons-post pdfprnt-bottom-right\"><a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/444337?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/apps\/pdf-print\/images\/print.png\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH &#8211; Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi dijadwalkan mengunjungi Rusia untuk mengadakan pembicaraan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin. Kunjungan ini terkait serangan Amerika Serikat (AS) ke Iran, Ahad. Berbicara pada konferensi pers di Istanbul pada Ahad pagi, diplomat top Iran mengumumkan bahwa dia akan mengunjungi Moskow pada Senin. Kunjungan itu untuk melakukan konsultasi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":444338,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","_seopress_robots_follow":"","_seopress_robots_imageindex":"","_seopress_robots_snippet":"","_seopress_robots_primary_cat":"","_seopress_robots_breadcrumbs":"","_seopress_robots_freeze_modified_date":"","_seopress_robots_custom_modified_date":"","_seopress_robots_canonical":"","_seopress_social_fb_title":"","_seopress_social_fb_desc":"","_seopress_social_fb_img":"","_seopress_social_fb_img_attachment_id":0,"_seopress_social_fb_img_width":0,"_seopress_social_fb_img_height":0,"_seopress_social_twitter_title":"","_seopress_social_twitter_desc":"","_seopress_social_twitter_img":"","_seopress_social_twitter_img_attachment_id":0,"_seopress_social_twitter_img_width":0,"_seopress_social_twitter_img_height":0,"_seopress_redirections_value":"","_seopress_redirections_enabled":"","_seopress_redirections_enabled_regex":"","_seopress_redirections_logged_status":"","_seopress_redirections_param":"","_seopress_redirections_type":0,"_seopress_analysis_target_kw":"","_seopress_news_disabled":"","_seopress_video_disabled":"","_seopress_video":[],"_seopress_pro_schemas_manual":[],"_seopress_pro_rich_snippets_disable_all":"","_seopress_pro_rich_snippets_disable":[],"_seopress_pro_schemas":[],"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[349,36],"tags":[274908,1420],"series":[],"class_list":["post-444337","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-eropa","category-internasional","tag-berita","tag-peristiwa"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/444337","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=444337"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/444337\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/444338"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=444337"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=444337"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=444337"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=444337"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}