{"id":44625,"date":"2022-06-22T20:58:00","date_gmt":"2022-06-22T13:58:00","guid":{"rendered":"https:\/\/harianaceh.co.id\/2022\/06\/22\/putra-ustaz-arrazy-hasyim-meninggal-dunia-diduga-tertembak-senjata-pengawal\/"},"modified":"2022-06-23T02:07:16","modified_gmt":"2022-06-22T19:07:16","slug":"putra-ustaz-arrazy-hasyim-meninggal-dunia-diduga-tertembak-senjata-pengawal","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2022\/06\/22\/putra-ustaz-arrazy-hasyim-meninggal-dunia-diduga-tertembak-senjata-pengawal\/","title":{"rendered":"Putra Ustaz Arrazy Hasyim Meninggal Dunia, Diduga Tertembak Senjata Pengawal"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH<\/b> -Innalillahi wainailaihi rojiun. Kabar duka datang dari keluarga penceramah Ustaz Arrazy Hasyim atau Buya Arrazy Hasyim.<\/p>\n<p>Putra kedua Buya Arrazy Hasyim meninggal dunia pada Rabu (22\/6\/2022). Diduga, anak yang masih balita itu tertembak senjata api milik pengawal sang ustaz.<\/p>\n<p>Insiden tersebut mengagetkan warga yang tinggal di Desa Palang, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban, Jawa Timur.<\/p>\n<p>Kapolres Tuban, AKBP Darman, membenarkan peristiwa tersebut. Dia menyatakan peristiwa ini terjadi akibat kelalaian.<\/p>\n<p>\u201cHari ini telah terjadi kelalaian sehingga mengakibatkan kecelakaan yang mengakibatkan seorang anak laki-laki putra salah satu ulama meninggal dunia. Kecelakaan itu terindikasi karena adanya letusan senjata api,\u201d terang Darman dikutip dari Beritajatim.com&#8211;jaringan Suara.com.<\/p>\n<p>Berdasarkan pantauan, suasana duka sangat terlihat di rumah mertua Buya Arrazy Hasyim di Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban. Para tetangga berkumpul untuk prosesi pemakaman.<\/p>\n<p>\u201cIni anaknya Ustaz Buya Arrazy Hasyim meninggal dunia. Katanya kena tembak pistol,\u201d ujar salah salah satu warga.<\/p>\n<p>Dari penuturan warga, peristiwa yang menimpa anak Buya Arrazy terjadi sekitar pukul 11.30 WIB. Saat itu, balita tersebut tertembak saat pengawal Buya Arrazy sedang melaksanakan salat.<\/p>\n<p>\u201cTadi katanya sempat dibawa ke rumah sakit,\u201d kata warga lainnya.<\/p>\n<p>Diketahui, Buya Arrazy Hasyim merupakan penceramah yang lahir 21 April 1986 di Koto Tangah, Payakumbuh, Sumatra Barat.<\/p>\n<p>Buya Arrazy adalah anak dari pasangan Nur Akmal bin Muhammad Nur dan Asni binti Sahar.<\/p>\n<p>Pada 11 Juli 2010, Arrazy menikahi Eli Ermawati dan telah dikaruniai dua orang putra.<\/p>\n<p>Ia merupakan pendiri dan pengasuh Ribath Nouraniyah lembaga kajian turats, ilmu akidah, tasawuf dan amaliah zikir yang berpusat di Ciputat, Tangerang Selatan, Banten.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH -Innalillahi wainailaihi rojiun. Kabar duka datang dari keluarga penceramah Ustaz Arrazy Hasyim atau Buya Arrazy Hasyim. Putra kedua Buya Arrazy Hasyim meninggal dunia pada Rabu (22\/6\/2022). Diduga, anak yang masih balita itu tertembak senjata api milik pengawal sang ustaz. Insiden tersebut mengagetkan warga yang tinggal di Desa Palang, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban, Jawa [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":44626,"comment_status":"open","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","_seopress_robots_follow":"","_seopress_robots_imageindex":"","_seopress_robots_snippet":"","_seopress_robots_primary_cat":"","_seopress_robots_breadcrumbs":"","_seopress_robots_freeze_modified_date":"","_seopress_robots_custom_modified_date":"","_seopress_robots_canonical":"","_seopress_social_fb_title":"","_seopress_social_fb_desc":"","_seopress_social_fb_img":"","_seopress_social_fb_img_attachment_id":0,"_seopress_social_fb_img_width":0,"_seopress_social_fb_img_height":0,"_seopress_social_twitter_title":"","_seopress_social_twitter_desc":"","_seopress_social_twitter_img":"","_seopress_social_twitter_img_attachment_id":0,"_seopress_social_twitter_img_width":0,"_seopress_social_twitter_img_height":0,"_seopress_redirections_value":"","_seopress_redirections_enabled":"","_seopress_redirections_enabled_regex":"","_seopress_redirections_logged_status":"","_seopress_redirections_param":"","_seopress_redirections_type":0,"_seopress_analysis_target_kw":"","_seopress_news_disabled":"","_seopress_video_disabled":"","_seopress_video":[],"_seopress_pro_schemas_manual":[],"_seopress_pro_rich_snippets_disable_all":"","_seopress_pro_rich_snippets_disable":[],"_seopress_pro_schemas":[],"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[1420],"series":[],"class_list":["post-44625","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-peristiwa"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/44625","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=44625"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/44625\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/44626"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=44625"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=44625"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=44625"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=44625"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}