{"id":446670,"date":"2025-07-06T19:58:00","date_gmt":"2025-07-06T12:58:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/07\/06\/prihatin-dedi-mulyadi-mulai-dikultuskan-pengamat-ingatkan-pengalaman-buruk-zaman-jokowi-sampai-disebut-nabi\/"},"modified":"2025-07-06T20:00:19","modified_gmt":"2025-07-06T13:00:19","slug":"prihatin-dedi-mulyadi-mulai-dikultuskan-pengamat-ingatkan-pengalaman-buruk-zaman-jokowi-sampai-disebut-nabi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/07\/06\/prihatin-dedi-mulyadi-mulai-dikultuskan-pengamat-ingatkan-pengalaman-buruk-zaman-jokowi-sampai-disebut-nabi\/","title":{"rendered":"Prihatin Dedi Mulyadi Mulai Dikultuskan, Pengamat Ingatkan Pengalaman Buruk Zaman Jokowi: Sampai Disebut Nabi"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH &#8211;\u00a0<\/b> &#8220;Buat pendukung Dedi Mulyadi juga harus menerima kenyataan bahwa Pak Dedi Mulyadi itu pejabat publik bukan nabi.&#8221;<\/p>\n<p>Di atas adalah pernyataan pakar <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/politik\/\">Politik<\/a> dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Burhanuddin Muhtadi, saat berbicara soal bahaya kultus politik di program Gaspol Kompas.com dikutip dari Youtube Kompas.com, Minggu (6\/7\/2025).<\/p>\n<p>Burhanuddin mengatakan, Dedi merupakan gubernur populer dengan jutaan pengikut di segala kanal media sosialnya.<\/p>\n<p>Intensitas seringnya Dedi Mulyadi tampil di muka publik melalui dunia maya, membuat potensi keseleo lidah besar.<\/p>\n<p>Namun, selama ini, pernyataan Dedi yang ramai dikritik selalu dibela oleh pendukungnya.<\/p>\n<p>&#8220;Kalo orang terlalu sering terekspos, bicara, mengeluarkan statement, bertemu dengan kelompok-kelompok yang tidak setuju dengannya, itu sedikit banyak kan pasti ada slip of tongue ya, ada keseleo lidah, ada mengeluarkan pernyataan-pernyataan yang mungkin tidak perlu gitu.&#8221;<\/p>\n<p>&#8220;Karena politisi sekali mengeluarkan pernyataan yang bisa jadi bumerang itu, wah ongkosnya gede.&#8221;<\/p>\n<p>&#8220;Nah sejauh ini mungkin pembela Dedi Mulyadi di medsos masih banyak.&#8221;<\/p>\n<p>&#8220;Tapi lagi-lagi saya berharap jangan sampai terjadi pengkultusan. kita harus belajar banyak ya dari sebelumnya. Jadi jangan terjadi semacam political cult,&#8221; papar Burhanuddin.<\/p>\n<p>Burhanuddin menyontohkan ketika kebijakan Dedi mengirim siswa bermasalah ke barak militer untuk disiplinkan.<\/p>\n<p>Kritik bermunculan dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) hingga aktivis HAM, termasuk Rocky Gerung.<\/p>\n<p>Menurut Burhanuddin, kritik terhadap kebijakan Dedi sah, tak perlu dipatahkan para pendukungnya.<\/p>\n<p>&#8220;Ya kan ada pendukungnya yang kurang terima ketika ada kritik misalnya berkaitan dengan pengiriman siswa ke barak. Menurut saya kritik dari KPAI, kritik dari Rocky Gerung soal biopower itu legitimate itu ya.&#8221;<\/p>\n<p>&#8220;Ini kan urusan publik. Jangan kemudian apa yang dilakukan oleh Dedi Mulyadi pasti benar, yang dikritik oleh pihak lain pasti salah,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p>Burhanuddin membaca adanya tanda-tanda Dedi menjadi kultus politik.<\/p>\n<p>Ia menyebut Gubernur Lemhannas, TB Ace Hasan Syadzily sampai kapok bicara karena dibully pendukung Dedi.<\/p>\n<p>&#8220;Karena tanda-tanda itu ada jadi saya mengingatkan.&#8221;<\/p>\n<p>&#8220;Ada ini, beberapa teman saya, misalnya Gubernur Lemhannas Pak TB Ace Hasan Syadzily, karena dulu teman kuliah saya, mengkritik Dedi Mulyadi kemudian dibully.&#8221;<\/p>\n<p>&#8220;Akhirnya pada takut bicara,&#8221; kata Burhanuddin.<\/p>\n<p>Burhanuddin mengingatkan, Indonesia pernah mengalami pengalaman buruk dari pengkultusan politik pada zaman <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/jokowi\/\">Jokowi<\/a>.<\/p>\n<p>Mantan Wali Kota Solo, Gubernur Jakarta dan Presiden RI itu bahkan kini sudah dianggap nabi.<\/p>\n<p>&#8220;Karena kan kita sudah belajar dari pengalaman sebelumnya. Pengkultusan itu buruk buat demokrasi.&#8221;<\/p>\n<p>&#8220;Kan muncul misalnya zaman Pak Jokowi. Waktu 2012 pertama kali terpilih sebagai Gubernur Jakarta. Kemudian 2014 maju presiden. Bahkan sampai 2019 pun itu masih ada sebagian kawan saya yang melihat Pak Jokowi itu bahkan kemarin ada kader PSI yang menyebut Pak Jokowi enggak kalah seperti nabi gitu kan,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<div class=\"pdfprnt-buttons pdfprnt-buttons-post pdfprnt-bottom-right\"><a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/446670?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/apps\/pdf-print\/images\/print.png\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH &#8211;\u00a0 &#8220;Buat pendukung Dedi Mulyadi juga harus menerima kenyataan bahwa Pak Dedi Mulyadi itu pejabat publik bukan nabi.&#8221; Di atas adalah pernyataan pakar Politik dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Burhanuddin Muhtadi, saat berbicara soal bahaya kultus politik di program Gaspol Kompas.com dikutip dari Youtube Kompas.com, Minggu (6\/7\/2025). Burhanuddin mengatakan, Dedi merupakan gubernur populer [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":446671,"comment_status":"open","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[274908,1420],"series":[],"class_list":["post-446670","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-berita","tag-peristiwa"],"aioseo_notices":[],"aioseo_head":"\n\t\t\n\t<meta name=\"description\" content=\"BANDA ACEH - &quot;Buat pendukung Dedi Mulyadi juga harus menerima kenyataan bahwa Pak Dedi Mulyadi itu pejabat publik bukan nabi.&quot;Di atas adalah pernyataan pakar Politik dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Burhanuddin Muhtadi, saat berbicara soal bahaya kultus politik di program Gaspol Kompas.com dikutip dari Youtube Kompas.com, Minggu (6\/7\/2025).Burhanuddin mengatakan, Dedi merupakan gubernur populer dengan jutaan\" \/>\n\t<meta name=\"robots\" content=\"max-image-preview:large\" \/>\n\t<meta name=\"author\" content=\"Redaksi\"\/>\n\t<meta name=\"p:domain_verify\" content=\"589a976c546e720e3c097582d1f4946f\" \/>\n\t<meta name=\"keywords\" content=\"berita,peristiwa,nasional\" \/>\n\t<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/07\/06\/prihatin-dedi-mulyadi-mulai-dikultuskan-pengamat-ingatkan-pengalaman-buruk-zaman-jokowi-sampai-disebut-nabi\/\" \/>\n\t<meta name=\"generator\" content=\"All in One SEO Pro (AIOSEO) 5.0.1.1\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:site_name\" content=\"Harian Aceh Indonesia - HARIANACEH.co.id\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:title\" content=\"Prihatin Dedi Mulyadi Mulai Dikultuskan, Pengamat Ingatkan Pengalaman Buruk Zaman Jokowi: Sampai Disebut Nabi\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:description\" content=\"BANDA ACEH - &quot;Buat pendukung Dedi Mulyadi juga harus menerima kenyataan bahwa Pak Dedi Mulyadi itu pejabat publik bukan nabi.&quot;Di atas adalah pernyataan pakar Politik dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Burhanuddin Muhtadi, saat berbicara soal bahaya kultus politik di program Gaspol Kompas.com dikutip dari Youtube Kompas.com, Minggu (6\/7\/2025).Burhanuddin mengatakan, Dedi merupakan gubernur populer dengan jutaan\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/07\/06\/prihatin-dedi-mulyadi-mulai-dikultuskan-pengamat-ingatkan-pengalaman-buruk-zaman-jokowi-sampai-disebut-nabi\/\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/media\/2025\/07\/dedi-mulyadi-joko-widodo-di-hotel-bandung.jpg\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:secure_url\" content=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/media\/2025\/07\/dedi-mulyadi-joko-widodo-di-hotel-bandung.jpg\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"586\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"330\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-07-06T12:58:00+00:00\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-07-06T13:00:19+00:00\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/harianaceh.indonesia\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:author\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/harianaceh.indonesia\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:site\" content=\"@harianacehcoid\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:title\" content=\"Prihatin Dedi Mulyadi Mulai Dikultuskan, Pengamat Ingatkan Pengalaman Buruk Zaman Jokowi: Sampai Disebut Nabi\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:description\" content=\"BANDA ACEH - &quot;Buat pendukung Dedi Mulyadi juga harus menerima kenyataan bahwa Pak Dedi Mulyadi itu pejabat publik bukan nabi.&quot;Di atas adalah pernyataan pakar Politik dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Burhanuddin Muhtadi, saat berbicara soal bahaya kultus politik di program Gaspol Kompas.com dikutip dari Youtube Kompas.com, Minggu (6\/7\/2025).Burhanuddin mengatakan, Dedi merupakan gubernur populer dengan jutaan\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@harianacehcoid\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:image\" content=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/media\/2025\/07\/dedi-mulyadi-joko-widodo-di-hotel-bandung.jpg\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Redaksi\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu baca\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 menit\" \/>\n\t\t<script type=\"application\/ld+json\" class=\"aioseo-schema\">\n\t\t\t{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/2025\\\/07\\\/06\\\/prihatin-dedi-mulyadi-mulai-dikultuskan-pengamat-ingatkan-pengalaman-buruk-zaman-jokowi-sampai-disebut-nabi\\\/#breadcrumblist\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id#listItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/kanal\\\/nasional\\\/#listItem\",\"name\":\"NASIONAL\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/kanal\\\/nasional\\\/#listItem\",\"position\":2,\"name\":\"NASIONAL\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/kanal\\\/nasional\\\/\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/2025\\\/07\\\/06\\\/prihatin-dedi-mulyadi-mulai-dikultuskan-pengamat-ingatkan-pengalaman-buruk-zaman-jokowi-sampai-disebut-nabi\\\/#listItem\",\"name\":\"Prihatin Dedi Mulyadi Mulai Dikultuskan, Pengamat Ingatkan Pengalaman Buruk Zaman Jokowi: Sampai Disebut Nabi\"},\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id#listItem\",\"name\":\"Beranda\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/2025\\\/07\\\/06\\\/prihatin-dedi-mulyadi-mulai-dikultuskan-pengamat-ingatkan-pengalaman-buruk-zaman-jokowi-sampai-disebut-nabi\\\/#listItem\",\"position\":3,\"name\":\"Prihatin Dedi Mulyadi Mulai Dikultuskan, Pengamat Ingatkan Pengalaman Buruk Zaman Jokowi: Sampai Disebut Nabi\",\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/kanal\\\/nasional\\\/#listItem\",\"name\":\"NASIONAL\"}}]},{\"@type\":\"NewsArticle\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/2025\\\/07\\\/06\\\/prihatin-dedi-mulyadi-mulai-dikultuskan-pengamat-ingatkan-pengalaman-buruk-zaman-jokowi-sampai-disebut-nabi\\\/#newsarticle\",\"name\":\"Prihatin Dedi Mulyadi Mulai Dikultuskan, Pengamat Ingatkan Pengalaman Buruk Zaman Jokowi: Sampai Disebut Nabi\",\"headline\":\"Prihatin Dedi Mulyadi Mulai Dikultuskan, Pengamat Ingatkan Pengalaman Buruk Zaman Jokowi: Sampai Disebut Nabi\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/author\\\/redaksi\\\/#author\"},\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/#organization\"},\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/07\\\/dedi-mulyadi-joko-widodo-di-hotel-bandung.jpg\",\"width\":586,\"height\":330,\"caption\":\"\\u24b8 Hak cipta foto di atas dikembalikan sesungguhnya kepada pemilik foto\"},\"datePublished\":\"2025-07-06T19:58:00+07:00\",\"dateModified\":\"2025-07-06T20:00:19+07:00\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/2025\\\/07\\\/06\\\/prihatin-dedi-mulyadi-mulai-dikultuskan-pengamat-ingatkan-pengalaman-buruk-zaman-jokowi-sampai-disebut-nabi\\\/#webpage\"},\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/2025\\\/07\\\/06\\\/prihatin-dedi-mulyadi-mulai-dikultuskan-pengamat-ingatkan-pengalaman-buruk-zaman-jokowi-sampai-disebut-nabi\\\/#webpage\"},\"articleSection\":\"NASIONAL, berita, peristiwa\",\"dateline\":\"Dipublish pada Juli 6, 2025.\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/#organization\",\"name\":\"Harian Aceh Indonesia\",\"description\":\"HARIANACEH.co.id\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/\",\"email\":\"desk.harianaceh@gmail.com\",\"telephone\":\"+628972920416\",\"foundingDate\":\"2013-06-10\",\"numberOfEmployees\":{\"@type\":\"QuantitativeValue\",\"value\":10},\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/04\\\/logo-hai-312x55-1.png\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/2025\\\/07\\\/06\\\/prihatin-dedi-mulyadi-mulai-dikultuskan-pengamat-ingatkan-pengalaman-buruk-zaman-jokowi-sampai-disebut-nabi\\\/#organizationLogo\",\"width\":312,\"height\":55,\"caption\":\"Logo Harian Aceh Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/2025\\\/07\\\/06\\\/prihatin-dedi-mulyadi-mulai-dikultuskan-pengamat-ingatkan-pengalaman-buruk-zaman-jokowi-sampai-disebut-nabi\\\/#organizationLogo\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/harianaceh.indonesia\",\"https:\\\/\\\/www.x.com\\\/harianacehcoid\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/harianaceh.indonesia\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.tiktok.com\\\/@harianaceh.indonesia\",\"https:\\\/\\\/id.pinterest.com\\\/harianacehindonesia\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/@kantorberitahai\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company\\\/harian-aceh-indonesia\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.tumblr.com\\\/harianaceh\",\"https:\\\/\\\/id.wikipedia.org\\\/wiki\\\/Harian_Aceh_Indonesia\",\"https:\\\/\\\/bsky.app\\\/profile\\\/harianaceh.bsky.social\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/author\\\/redaksi\\\/#author\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/author\\\/redaksi\\\/\",\"name\":\"Redaksi\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/2025\\\/07\\\/06\\\/prihatin-dedi-mulyadi-mulai-dikultuskan-pengamat-ingatkan-pengalaman-buruk-zaman-jokowi-sampai-disebut-nabi\\\/#authorImage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/9a3fb95bba4689db9e247ba8ff8b6a9b9b2da73b1d9ab6661dd7565f4f87a54e?s=96&d=mm&r=g\",\"width\":96,\"height\":96,\"caption\":\"Redaksi\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/harianaceh.indonesia\",\"https:\\\/\\\/www.twitter.com\\\/harianacehcoid\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/harianacehindonesia\",\"https:\\\/\\\/www.tiktok.com\\\/@harianaceh.indonesia\",\"https:\\\/\\\/www.pinterest.com\\\/harianaceh\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/@kantorberitahai\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company\\\/harian-aceh-indonesia\",\"https:\\\/\\\/harianacehindonesia.tumblr.com\",\"https:\\\/\\\/id.wikipedia.org\\\/wiki\\\/Harian_Aceh_Indonesia\",\"https:\\\/\\\/bsky.app\\\/profile\\\/harianaceh.bsky.social\",\"https:\\\/\\\/www.threads.com\\\/@harianaceh.indonesia\"]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/2025\\\/07\\\/06\\\/prihatin-dedi-mulyadi-mulai-dikultuskan-pengamat-ingatkan-pengalaman-buruk-zaman-jokowi-sampai-disebut-nabi\\\/#webpage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/2025\\\/07\\\/06\\\/prihatin-dedi-mulyadi-mulai-dikultuskan-pengamat-ingatkan-pengalaman-buruk-zaman-jokowi-sampai-disebut-nabi\\\/\",\"name\":\"Prihatin Dedi Mulyadi Mulai Dikultuskan, Pengamat Ingatkan Pengalaman Buruk Zaman Jokowi: Sampai Disebut Nabi\",\"description\":\"BANDA ACEH - \\\"Buat pendukung Dedi Mulyadi juga harus menerima kenyataan bahwa Pak Dedi Mulyadi itu pejabat publik bukan nabi.\\\"Di atas adalah pernyataan pakar Politik dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Burhanuddin Muhtadi, saat berbicara soal bahaya kultus politik di program Gaspol Kompas.com dikutip dari Youtube Kompas.com, Minggu (6\\\/7\\\/2025).Burhanuddin mengatakan, Dedi merupakan gubernur populer dengan jutaan\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/#website\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/2025\\\/07\\\/06\\\/prihatin-dedi-mulyadi-mulai-dikultuskan-pengamat-ingatkan-pengalaman-buruk-zaman-jokowi-sampai-disebut-nabi\\\/#breadcrumblist\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/author\\\/redaksi\\\/#author\"},\"creator\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/author\\\/redaksi\\\/#author\"},\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/07\\\/dedi-mulyadi-joko-widodo-di-hotel-bandung.jpg\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/2025\\\/07\\\/06\\\/prihatin-dedi-mulyadi-mulai-dikultuskan-pengamat-ingatkan-pengalaman-buruk-zaman-jokowi-sampai-disebut-nabi\\\/#mainImage\",\"width\":586,\"height\":330,\"caption\":\"\\u24b8 Hak cipta foto di atas dikembalikan sesungguhnya kepada pemilik foto\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/2025\\\/07\\\/06\\\/prihatin-dedi-mulyadi-mulai-dikultuskan-pengamat-ingatkan-pengalaman-buruk-zaman-jokowi-sampai-disebut-nabi\\\/#mainImage\"},\"datePublished\":\"2025-07-06T19:58:00+07:00\",\"dateModified\":\"2025-07-06T20:00:19+07:00\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/\",\"name\":\"Harian Aceh Indonesia\",\"description\":\"HARIANACEH.co.id\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/#organization\"}}]}\n\t\t<\/script>\n\t\t\r\n\t\t<title>Prihatin Dedi Mulyadi Mulai Dikultuskan, Pengamat Ingatkan Pengalaman Buruk Zaman Jokowi: Sampai Disebut Nabi<\/title>\n\n","aioseo_head_json":{"title":"Prihatin Dedi Mulyadi Mulai Dikultuskan, Pengamat Ingatkan Pengalaman Buruk Zaman Jokowi: Sampai Disebut Nabi","description":"BANDA ACEH - \"Buat pendukung Dedi Mulyadi juga harus menerima kenyataan bahwa Pak Dedi Mulyadi itu pejabat publik bukan nabi.\"Di atas adalah pernyataan pakar Politik dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Burhanuddin Muhtadi, saat berbicara soal bahaya kultus politik di program Gaspol Kompas.com dikutip dari Youtube Kompas.com, Minggu (6\/7\/2025).Burhanuddin mengatakan, Dedi merupakan gubernur populer dengan jutaan","canonical_url":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/07\/06\/prihatin-dedi-mulyadi-mulai-dikultuskan-pengamat-ingatkan-pengalaman-buruk-zaman-jokowi-sampai-disebut-nabi\/","robots":"max-image-preview:large","keywords":"berita,peristiwa,nasional","webmasterTools":{"p:domain_verify":"589a976c546e720e3c097582d1f4946f","miscellaneous":""},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/07\/06\/prihatin-dedi-mulyadi-mulai-dikultuskan-pengamat-ingatkan-pengalaman-buruk-zaman-jokowi-sampai-disebut-nabi\/#breadcrumblist","itemListElement":[{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id#listItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/www.harianaceh.co.id","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/kanal\/nasional\/#listItem","name":"NASIONAL"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/kanal\/nasional\/#listItem","position":2,"name":"NASIONAL","item":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/kanal\/nasional\/","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/07\/06\/prihatin-dedi-mulyadi-mulai-dikultuskan-pengamat-ingatkan-pengalaman-buruk-zaman-jokowi-sampai-disebut-nabi\/#listItem","name":"Prihatin Dedi Mulyadi Mulai Dikultuskan, Pengamat Ingatkan Pengalaman Buruk Zaman Jokowi: Sampai Disebut Nabi"},"previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id#listItem","name":"Beranda"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/07\/06\/prihatin-dedi-mulyadi-mulai-dikultuskan-pengamat-ingatkan-pengalaman-buruk-zaman-jokowi-sampai-disebut-nabi\/#listItem","position":3,"name":"Prihatin Dedi Mulyadi Mulai Dikultuskan, Pengamat Ingatkan Pengalaman Buruk Zaman Jokowi: Sampai Disebut Nabi","previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/kanal\/nasional\/#listItem","name":"NASIONAL"}}]},{"@type":"NewsArticle","@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/07\/06\/prihatin-dedi-mulyadi-mulai-dikultuskan-pengamat-ingatkan-pengalaman-buruk-zaman-jokowi-sampai-disebut-nabi\/#newsarticle","name":"Prihatin Dedi Mulyadi Mulai Dikultuskan, Pengamat Ingatkan Pengalaman Buruk Zaman Jokowi: Sampai Disebut Nabi","headline":"Prihatin Dedi Mulyadi Mulai Dikultuskan, Pengamat Ingatkan Pengalaman Buruk Zaman Jokowi: Sampai Disebut Nabi","author":{"@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/profil\/redaksi\/#author"},"publisher":{"@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/#organization"},"image":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/media\/2025\/07\/dedi-mulyadi-joko-widodo-di-hotel-bandung.jpg","width":586,"height":330,"caption":"\u24b8 Hak cipta foto di atas dikembalikan sesungguhnya kepada pemilik foto"},"datePublished":"2025-07-06T19:58:00+07:00","dateModified":"2025-07-06T20:00:19+07:00","inLanguage":"id-ID","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/07\/06\/prihatin-dedi-mulyadi-mulai-dikultuskan-pengamat-ingatkan-pengalaman-buruk-zaman-jokowi-sampai-disebut-nabi\/#webpage"},"isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/07\/06\/prihatin-dedi-mulyadi-mulai-dikultuskan-pengamat-ingatkan-pengalaman-buruk-zaman-jokowi-sampai-disebut-nabi\/#webpage"},"articleSection":"NASIONAL, berita, peristiwa","dateline":"Dipublish pada Juli 6, 2025."},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/#organization","name":"Harian Aceh Indonesia","description":"HARIANACEH.co.id","url":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/","email":"desk.harianaceh@gmail.com","telephone":"+628972920416","foundingDate":"2013-06-10","numberOfEmployees":{"@type":"QuantitativeValue","value":10},"logo":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/media\/2022\/04\/logo-hai-312x55-1.png","@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/07\/06\/prihatin-dedi-mulyadi-mulai-dikultuskan-pengamat-ingatkan-pengalaman-buruk-zaman-jokowi-sampai-disebut-nabi\/#organizationLogo","width":312,"height":55,"caption":"Logo Harian Aceh Indonesia"},"image":{"@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/07\/06\/prihatin-dedi-mulyadi-mulai-dikultuskan-pengamat-ingatkan-pengalaman-buruk-zaman-jokowi-sampai-disebut-nabi\/#organizationLogo"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/harianaceh.indonesia","https:\/\/www.x.com\/harianacehcoid","https:\/\/www.instagram.com\/harianaceh.indonesia\/","https:\/\/www.tiktok.com\/@harianaceh.indonesia","https:\/\/id.pinterest.com\/harianacehindonesia\/","https:\/\/www.youtube.com\/@kantorberitahai","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/harian-aceh-indonesia\/","https:\/\/www.tumblr.com\/harianaceh","https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Harian_Aceh_Indonesia","https:\/\/bsky.app\/profile\/harianaceh.bsky.social"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/profil\/redaksi\/#author","url":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/profil\/redaksi\/","name":"Redaksi","image":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/07\/06\/prihatin-dedi-mulyadi-mulai-dikultuskan-pengamat-ingatkan-pengalaman-buruk-zaman-jokowi-sampai-disebut-nabi\/#authorImage","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/9a3fb95bba4689db9e247ba8ff8b6a9b9b2da73b1d9ab6661dd7565f4f87a54e?s=96&d=mm&r=g","width":96,"height":96,"caption":"Redaksi"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/harianaceh.indonesia","https:\/\/www.twitter.com\/harianacehcoid","https:\/\/www.instagram.com\/harianacehindonesia","https:\/\/www.tiktok.com\/@harianaceh.indonesia","https:\/\/www.pinterest.com\/harianaceh","https:\/\/www.youtube.com\/@kantorberitahai","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/harian-aceh-indonesia","https:\/\/harianacehindonesia.tumblr.com","https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Harian_Aceh_Indonesia","https:\/\/bsky.app\/profile\/harianaceh.bsky.social","https:\/\/www.threads.com\/@harianaceh.indonesia"]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/07\/06\/prihatin-dedi-mulyadi-mulai-dikultuskan-pengamat-ingatkan-pengalaman-buruk-zaman-jokowi-sampai-disebut-nabi\/#webpage","url":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/07\/06\/prihatin-dedi-mulyadi-mulai-dikultuskan-pengamat-ingatkan-pengalaman-buruk-zaman-jokowi-sampai-disebut-nabi\/","name":"Prihatin Dedi Mulyadi Mulai Dikultuskan, Pengamat Ingatkan Pengalaman Buruk Zaman Jokowi: Sampai Disebut Nabi","description":"BANDA ACEH - \"Buat pendukung Dedi Mulyadi juga harus menerima kenyataan bahwa Pak Dedi Mulyadi itu pejabat publik bukan nabi.\"Di atas adalah pernyataan pakar Politik dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Burhanuddin Muhtadi, saat berbicara soal bahaya kultus politik di program Gaspol Kompas.com dikutip dari Youtube Kompas.com, Minggu (6\/7\/2025).Burhanuddin mengatakan, Dedi merupakan gubernur populer dengan jutaan","inLanguage":"id-ID","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/#website"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/07\/06\/prihatin-dedi-mulyadi-mulai-dikultuskan-pengamat-ingatkan-pengalaman-buruk-zaman-jokowi-sampai-disebut-nabi\/#breadcrumblist"},"author":{"@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/profil\/redaksi\/#author"},"creator":{"@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/profil\/redaksi\/#author"},"image":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/media\/2025\/07\/dedi-mulyadi-joko-widodo-di-hotel-bandung.jpg","@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/07\/06\/prihatin-dedi-mulyadi-mulai-dikultuskan-pengamat-ingatkan-pengalaman-buruk-zaman-jokowi-sampai-disebut-nabi\/#mainImage","width":586,"height":330,"caption":"\u24b8 Hak cipta foto di atas dikembalikan sesungguhnya kepada pemilik foto"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/07\/06\/prihatin-dedi-mulyadi-mulai-dikultuskan-pengamat-ingatkan-pengalaman-buruk-zaman-jokowi-sampai-disebut-nabi\/#mainImage"},"datePublished":"2025-07-06T19:58:00+07:00","dateModified":"2025-07-06T20:00:19+07:00"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/#website","url":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/","name":"Harian Aceh Indonesia","description":"HARIANACEH.co.id","inLanguage":"id-ID","publisher":{"@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/#organization"}}]},"og:locale":"id_ID","og:site_name":"Harian Aceh Indonesia - HARIANACEH.co.id","og:type":"article","og:title":"Prihatin Dedi Mulyadi Mulai Dikultuskan, Pengamat Ingatkan Pengalaman Buruk Zaman Jokowi: Sampai Disebut Nabi","og:description":"BANDA ACEH - &quot;Buat pendukung Dedi Mulyadi juga harus menerima kenyataan bahwa Pak Dedi Mulyadi itu pejabat publik bukan nabi.&quot;Di atas adalah pernyataan pakar Politik dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Burhanuddin Muhtadi, saat berbicara soal bahaya kultus politik di program Gaspol Kompas.com dikutip dari Youtube Kompas.com, Minggu (6\/7\/2025).Burhanuddin mengatakan, Dedi merupakan gubernur populer dengan jutaan","og:url":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/07\/06\/prihatin-dedi-mulyadi-mulai-dikultuskan-pengamat-ingatkan-pengalaman-buruk-zaman-jokowi-sampai-disebut-nabi\/","og:image":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/media\/2025\/07\/dedi-mulyadi-joko-widodo-di-hotel-bandung.jpg","og:image:secure_url":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/media\/2025\/07\/dedi-mulyadi-joko-widodo-di-hotel-bandung.jpg","og:image:width":586,"og:image:height":330,"article:published_time":"2025-07-06T12:58:00+00:00","article:modified_time":"2025-07-06T13:00:19+00:00","article:publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/harianaceh.indonesia","article:author":"https:\/\/www.facebook.com\/harianaceh.indonesia","twitter:card":"summary_large_image","twitter:site":"@harianacehcoid","twitter:title":"Prihatin Dedi Mulyadi Mulai Dikultuskan, Pengamat Ingatkan Pengalaman Buruk Zaman Jokowi: Sampai Disebut Nabi","twitter:description":"BANDA ACEH - &quot;Buat pendukung Dedi Mulyadi juga harus menerima kenyataan bahwa Pak Dedi Mulyadi itu pejabat publik bukan nabi.&quot;Di atas adalah pernyataan pakar Politik dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Burhanuddin Muhtadi, saat berbicara soal bahaya kultus politik di program Gaspol Kompas.com dikutip dari Youtube Kompas.com, Minggu (6\/7\/2025).Burhanuddin mengatakan, Dedi merupakan gubernur populer dengan jutaan","twitter:creator":"@harianacehcoid","twitter:image":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/media\/2025\/07\/dedi-mulyadi-joko-widodo-di-hotel-bandung.jpg","twitter:label1":"Ditulis oleh","twitter:data1":"Redaksi","twitter:label2":"Estimasi waktu baca","twitter:data2":"2 menit"},"aioseo_meta_data":{"post_id":"446670","title":null,"description":null,"keywords":null,"keyphrases":null,"primary_term":null,"canonical_url":null,"og_title":null,"og_description":null,"og_object_type":"default","og_image_type":"default","og_image_url":null,"og_image_width":null,"og_image_height":null,"og_image_custom_url":null,"og_image_custom_fields":null,"og_video":null,"og_custom_url":null,"og_article_section":null,"og_article_tags":null,"twitter_use_og":false,"twitter_card":"default","twitter_image_type":"default","twitter_image_url":null,"twitter_image_custom_url":null,"twitter_image_custom_fields":null,"twitter_title":null,"twitter_description":null,"schema":{"blockGraphs":[],"customGraphs":[],"default":{"data":{"Article":[],"Course":[],"Dataset":[],"FAQPage":[],"Movie":[],"Person":[],"Product":[],"ProductReview":[],"Car":[],"Recipe":[],"Service":[],"SoftwareApplication":[],"WebPage":[]},"graphName":"","isEnabled":true},"graphs":[]},"schema_type":"default","schema_type_options":null,"pillar_content":false,"robots_default":true,"robots_noindex":false,"robots_noarchive":false,"robots_nosnippet":false,"robots_nofollow":false,"robots_noimageindex":false,"robots_noodp":false,"robots_notranslate":false,"robots_max_snippet":null,"robots_max_videopreview":null,"robots_max_imagepreview":"large","priority":null,"frequency":null,"local_seo":null,"seo_analyzer_scan_date":null,"breadcrumb_settings":null,"limit_modified_date":false,"reviewed_by":null,"ai":null,"created":"2025-07-06 13:00:16","updated":"2026-09-12 23:54:44","focus_keyword":null,"additional_keywords":null,"truseo_locale":null},"aioseo_breadcrumb":"<div class=\"aioseo-breadcrumbs\"><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t<a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\" title=\"Beranda\">Beranda<\/a>\n<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">\u00bb<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t<a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/kanal\/nasional\/\" title=\"NASIONAL\">NASIONAL<\/a>\n<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">\u00bb<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\tPrihatin Dedi Mulyadi Mulai Dikultuskan, Pengamat Ingatkan Pengalaman Buruk Zaman Jokowi: Sampai Disebut Nabi\n<\/span><\/div>","aioseo_breadcrumb_json":[{"label":"Beranda","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id"},{"label":"NASIONAL","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/kanal\/nasional\/"},{"label":"Prihatin Dedi Mulyadi Mulai Dikultuskan, Pengamat Ingatkan Pengalaman Buruk Zaman Jokowi: Sampai Disebut Nabi","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/07\/06\/prihatin-dedi-mulyadi-mulai-dikultuskan-pengamat-ingatkan-pengalaman-buruk-zaman-jokowi-sampai-disebut-nabi\/"}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/446670","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=446670"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/446670\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/446671"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=446670"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=446670"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=446670"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=446670"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}