{"id":446935,"date":"2025-07-08T19:13:00","date_gmt":"2025-07-08T12:13:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/07\/08\/profil-diplomat-muda-yang-tewas-di-jakpus-lulusan-ugm-pernah-bertugas-di-timor-leste-dan-argentina\/"},"modified":"2025-07-08T19:15:15","modified_gmt":"2025-07-08T12:15:15","slug":"profil-diplomat-muda-yang-tewas-di-jakpus-lulusan-ugm-pernah-bertugas-di-timor-leste-dan-argentina","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/07\/08\/profil-diplomat-muda-yang-tewas-di-jakpus-lulusan-ugm-pernah-bertugas-di-timor-leste-dan-argentina\/","title":{"rendered":"Profil Diplomat Muda yang Tewas di Jakpus: Lulusan UGM, Pernah Bertugas di Timor Leste dan Argentina"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH<\/b>\u00a0 &#8211; Arya Daru Pangayunan (39), seorang PNS Kemlu (Kementerian Luar Negeri) ditemukan meninggal dunia secara tidak wajar di kamar indekos di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (8\/7\/2025).<\/p>\n<p>Kepergian Arya Daru Pangayunan menyisakan duka mendalam, khususnya bagi sahabat-sahabatnya semasa SMA.\u00a0<\/p>\n<p>Rumah duka di Jalan Munggur, Jomblang, Janti, Banguntapan, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta mulai dipenuhi karangan bunga dan pelayat sejak Selasa (8\/7\/2025).<\/p>\n<p>Salah satu karangan bunga bertuliskan: &#8220;Turut berduka cita atas wafatnya Bapak Arya Daru Pangayunan Keluarga PSLH UGM.&#8221;\u00a0<\/p>\n<p>Salah satu rekan SMA Arya, Ardhi Iswansyah, mengenang almarhum sebagai pribadi cerdas, rendah hati, dan tidak pernah punya musuh.<\/p>\n<p>&#8220;Kalau kita melihat dari dulu, dia enggak pernah punya musuh sih, karena anaknya memang baik, ya. Anaknya memang baik,&#8221; ucap Ardhi saat ditemui di rumah duka.<\/p>\n<p>&#8220;Jadi tipikal anak yang anteng-anteng aja, sekolah,&#8221; imbuhnya.<\/p>\n<p>Ardhi menceritakan bahwa komunikasi terakhirnya dengan Arya terjadi sekitar dua minggu yang lalu melalui Direct Message (DM) Instagram.<\/p>\n<p>Selain itu, Arya juga aktif dalam WA grup alumni SMA, terutama saat ada kabar duka dari guru mereka.<\/p>\n<p>&#8220;Cuma via DM Instagram sih, ya. Via DM Instagram, mungkin sekitar satu atau dua mingguan yang lalu,&#8221; kata Ardhi.\u00a0<\/p>\n<p>&#8220;Kalau di WA grup terakhir kita komunikasi itu waktu ada salah satu guru kami meninggal. Dia termasuk salah satu yang ikut urunan lah,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>&#8220;Ya, kami teman-teman cukup apa ya, syoklah dengan apa yang menimpa teman kami, sahabat kami,&#8221; ucapnya dengan mata berkaca-kaca.<\/p>\n<p>Profil Arya Daru Pangayunan<\/p>\n<p>Arya Daru Pangayunan merupakan pria kelahiran Sleman, DI Yogyakarta, pada 15 Juli 1986.<\/p>\n<p>Mengutip dari akun LinkedIn pribadinya, Arya merupakan lulusan Fakultas Hubungan Internasional Universitas Gadjah Mada (UGM).<\/p>\n<p>Arya bekerja di Kemlu sejak tahun 2014. Beberapa jabatan pun sempat diembannya seperti sebagai staf di Kedubes RI di Yangon, Myanmar pada tahun 2011-2013.<\/p>\n<p>Lalu, Arya juga sempat menjabat sebagai third secretary di Kedubes RI di Dili, Timor Leste dan second secretary di Kedubes RI di Buenos Aires, Argentina pada medio 2018-2022.<\/p>\n<p>Sebelum meninggal, dia menjabat sebagai diplomat ahli muda di Direktorat Perlindungan WNI Kemenlu.<\/p>\n<p>Hal ini dikonfirmasi oleh Direktur Perlindungan WNI Judha Nugraha. Dia mengungkapkan Arya kerap menangani isu perlindungan WNI.<\/p>\n<p>&#8220;Selama ini beliau bertugas dalam menangani isu-isu perlindungan WNI,&#8221; tuturnya.<\/p>\n<p>Adapun hal itu dibuktikan ketika Arya pernah menuliskan kisahnya di salah satu media nasional saat memimpin pemulangan tujuh anak Pekerja Migran Indonesia Overstayer (PMIO) dari Taiwan pada Juli 2023 lalu.<\/p>\n<p>Arya juga memiliki kanal YouTube bernama Arya Daru Pangayunan. Namun, dia sudah tidak aktif mengunggah video di kanalnya tersebut.<\/p>\n<p>Dia terakhir kali mengunggah video saat akan terbang ke Buenos Aires bersama keluarga pada 17 Oktober 2020.<\/p>\n<p>Arya pun memiliki kegemaran di dunia otomotif dan snorkling. Hobinya tersebut pun kerap diabadikannya di akun Instagram pribadinya, @ddaru_chee atau di kanal YouTube-nya.<\/p>\n<p>Di sisi lain, dia adalah menantu Guru Besar Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) UGM, Basu Swasta Dharmmesta. Sementara, istrinya bernama Meta Ayu Puspitantri.<\/p>\n<p>Adapun pernikahannya dengan Meta dikaruniai dua anak.<\/p>\n<p>Tangani isu perlindungan WNI<\/p>\n<p>Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) membenarkan soal tewasnya diplomat muda Kemlu Arya Saru Pangayunan di Menteng, Jakarta Pusat.<\/p>\n<p>Direktur Perlindungan WNI Judha Nugraha mengatakan Arya bekerja sebagai diplomat fungsional muda di Kemenlu.<\/p>\n<p>&#8220;Selama ini beliau bertugas dalam menangani isu-isu perlindungan WNI,&#8221; kata Judha di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (8\/7\/2025).<\/p>\n<p>Kemenlu, dikatakan Judha, turut berduka cita atas meninggalnya Arya.<\/p>\n<p>&#8220;Almarhum meninggalkan seorang istri dan dua orang anak,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Judha menambahkan pihaknya sudah menyerahkan kasus ini ke kepolisian dan mengikuti proses yang berlaku.<\/p>\n<p>&#8220;Untuk hal-hal detail mengenai kasus ini, bisa ditanyakan ke pihak polisi. Kami tidak ingin berspekulasi, kita tunggu hasil penyelidikan dari pihak polisi,&#8221; ucapnya<\/p>\n<div class=\"pdfprnt-buttons pdfprnt-buttons-post pdfprnt-bottom-right\"><a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/446935?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/apps\/pdf-print\/images\/print.png\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH\u00a0 &#8211; Arya Daru Pangayunan (39), seorang PNS Kemlu (Kementerian Luar Negeri) ditemukan meninggal dunia secara tidak wajar di kamar indekos di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (8\/7\/2025). Kepergian Arya Daru Pangayunan menyisakan duka mendalam, khususnya bagi sahabat-sahabatnya semasa SMA.\u00a0 Rumah duka di Jalan Munggur, Jomblang, Janti, Banguntapan, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta mulai dipenuhi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":446936,"comment_status":"open","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","_seopress_robots_follow":"","_seopress_robots_imageindex":"","_seopress_robots_snippet":"","_seopress_robots_primary_cat":"","_seopress_robots_breadcrumbs":"","_seopress_robots_freeze_modified_date":"","_seopress_robots_custom_modified_date":"","_seopress_robots_canonical":"","_seopress_social_fb_title":"","_seopress_social_fb_desc":"","_seopress_social_fb_img":"","_seopress_social_fb_img_attachment_id":0,"_seopress_social_fb_img_width":0,"_seopress_social_fb_img_height":0,"_seopress_social_twitter_title":"","_seopress_social_twitter_desc":"","_seopress_social_twitter_img":"","_seopress_social_twitter_img_attachment_id":0,"_seopress_social_twitter_img_width":0,"_seopress_social_twitter_img_height":0,"_seopress_redirections_value":"","_seopress_redirections_enabled":"","_seopress_redirections_enabled_regex":"","_seopress_redirections_logged_status":"","_seopress_redirections_param":"","_seopress_redirections_type":0,"_seopress_analysis_target_kw":"","_seopress_news_disabled":"","_seopress_video_disabled":"","_seopress_video":[],"_seopress_pro_schemas_manual":[],"_seopress_pro_rich_snippets_disable_all":"","_seopress_pro_rich_snippets_disable":[],"_seopress_pro_schemas":[],"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[274908,1420],"series":[],"class_list":["post-446935","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-berita","tag-peristiwa"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/446935","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=446935"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/446935\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/446936"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=446935"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=446935"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=446935"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=446935"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}