{"id":446999,"date":"2025-07-08T08:58:00","date_gmt":"2025-07-08T01:58:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/07\/08\/final-tarkam-di-banjarnegara-ricuh-tiga-anggota-polisi-terluka-2\/"},"modified":"2025-07-08T08:58:00","modified_gmt":"2025-07-08T01:58:00","slug":"final-tarkam-di-banjarnegara-ricuh-tiga-anggota-polisi-terluka-2","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/07\/08\/final-tarkam-di-banjarnegara-ricuh-tiga-anggota-polisi-terluka-2\/","title":{"rendered":"Final Tarkam di Banjarnegara Ricuh, Tiga Anggota Polisi Terluka"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH<\/b> \u2013 Laga final turnamen sepak bola antar kampung (tarkam) Jalalive ISC 2025 yang digelar di Stadion Andalas Sianturi, Desa Kayuares, Kecamatan Pagentan, Banjarnegara, Minggu, 6 Juli 2025, berakhir ricuh.<\/p>\n<p>Tiga anggota kepolisian mengalami luka ringan setelah dilempari benda keras oleh penonton yang kecewa terhadap keputusan wasit.<\/p>\n<p>Kericuhan terjadi saat laga final antara GRKP FC melawan Potato Reborn FC baru memasuki menit ke-17 babak pertama.<\/p>\n<p>Gol kedua yang dicetak GRKP FC memicu kemarahan suporter Potato FC yang merasa timnya dirugikan. Mereka menerobos masuk ke lapangan dan membuat pertandingan tidak bisa dilanjutkan.<\/p>\n<p>Akibat kerusuhan tersebut, sejumlah fasilitas stadion mengalami kerusakan, termasuk papan reklame, pagar pembatas, dan papan sponsor.<\/p>\n<p>Pihak kepolisian memastikan pendataan korban dan kerugian masih dilakukan, dan belum ada warga yang diperiksa terkait insiden ini.<\/p>\n<p>\ud83d\udcce Baca juga: BREAKING NEWS! Trump Berlakukan Tarif Resiprokal 32 Persen ke Indonesia Mulai 1 Agustus<\/p>\n<p>\u201cPetugas keamanan yang berusaha mengamankan wasit dan pemain justru dilempari batu, kayu, dan bambu oleh penonton dari arah tribun,\u201d ujar Kabag Ops Polres Banjarnegara, Kompol Priyo Jatmiko, mewakili Kapolres Banjarnegara, AKBP Mariska Fendi Susanto, dikutip Kantor Berita RMOL Jateng, Senin, 7 Juli 2025.<\/p>\n<p>Menurut Kabag Ops, sebanyak 500 personel gabungan yang terdiri dari 300 anggota Polri, 60 anggota TNI, dan 140 pam swakarsa telah disiagakan.<\/p>\n<p>Supriyo menegaskan bahwa aparat tidak terpancing oleh provokasi dan fokus mengamankan situasi.<\/p>\n<p>\u201cPolisi tidak membalas aksi penonton. Kami hanya fokus pada pengamanan serta mengevakuasi wasit dan pemain dari lokasi kerusuhan,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Petugas berhasil membubarkan massa dan menyisir area stadion hingga ke jalan raya sekitar pukul 17.55 WIB.<\/p>\n<p>Berdasarkan regulasi yang telah disepakati panitia, tim yang suporternya memasuki lapangan saat pertandingan berlangsung otomatis didiskualifikasi. GRKP I FC pun dinyatakan sebagai juara Jalalive ISC 2025.<\/p>\n<p>\u201cKe depan, izin penyelenggaraan pertandingan sepak bola di Banjarnegara akan diperketat. Bila perlu, kompetisi bisa ditunda jika berpotensi menimbulkan gangguan keamanan,\u201d tegas Priyo.<\/p>\n<p>Sekretaris Umum Askab PSSI Banjarnegara, Setyo Eko Nugroho, menyayangkan kericuhan yang mencoreng laga final yang sejatinya berjalan profesional.<\/p>\n<p>Ia menyebut, turnamen ini merupakan salah satu tarkam terbaik di Banjarnegara karena diikuti pemain-pemain bintang lokal dan menggunakan teknologi VAR.<\/p>\n<p>\u201cWalaupun tarkam, kompetisi ini sangat istimewa. Sayangnya, insiden kemarin mencederai semangat sportivitas yang sudah kita bangun. Jika tidak ada keributan, ini akan menjadi turnamen tarkam terbaik yang pernah digelar di Banjarnegara,\u201d pungkasnya. []<\/p>\n<div class=\"pdfprnt-buttons pdfprnt-buttons-post pdfprnt-bottom-right\"><a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/446999?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><\/a><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH \u2013 Laga final turnamen sepak bola antar kampung (tarkam) Jalalive ISC 2025 yang digelar di Stadion Andalas Sianturi, Desa Kayuares, Kecamatan Pagentan, Banjarnegara, Minggu, 6 Juli 2025, berakhir ricuh. Tiga anggota kepolisian mengalami luka ringan setelah dilempari benda keras oleh penonton yang kecewa terhadap keputusan wasit. Kericuhan terjadi saat laga final antara GRKP [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":446854,"comment_status":"open","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","_seopress_robots_follow":"","_seopress_robots_imageindex":"","_seopress_robots_snippet":"","_seopress_robots_primary_cat":"","_seopress_robots_breadcrumbs":"","_seopress_robots_freeze_modified_date":"","_seopress_robots_custom_modified_date":"","_seopress_robots_canonical":"","_seopress_social_fb_title":"","_seopress_social_fb_desc":"","_seopress_social_fb_img":"","_seopress_social_fb_img_attachment_id":0,"_seopress_social_fb_img_width":0,"_seopress_social_fb_img_height":0,"_seopress_social_twitter_title":"","_seopress_social_twitter_desc":"","_seopress_social_twitter_img":"","_seopress_social_twitter_img_attachment_id":0,"_seopress_social_twitter_img_width":0,"_seopress_social_twitter_img_height":0,"_seopress_redirections_value":"","_seopress_redirections_enabled":"","_seopress_redirections_enabled_regex":"","_seopress_redirections_logged_status":"","_seopress_redirections_param":"","_seopress_redirections_type":0,"_seopress_analysis_target_kw":"","_seopress_news_disabled":"","_seopress_video_disabled":"","_seopress_video":[],"_seopress_pro_schemas_manual":[],"_seopress_pro_rich_snippets_disable_all":"","_seopress_pro_rich_snippets_disable":[],"_seopress_pro_schemas":[],"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[26],"tags":[56051,168496,324649,324650,23210,315944,318758],"series":[],"class_list":["post-446999","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-sport","tag-banjarnegara","tag-bola","tag-final-tarkam","tag-laga-final","tag-olahraga","tag-ricuh","tag-turnamen-sepak-bola"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/446999","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=446999"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/446999\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/446854"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=446999"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=446999"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=446999"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=446999"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}