{"id":448435,"date":"2025-07-16T21:10:00","date_gmt":"2025-07-16T14:10:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/07\/16\/pemerintah-akan-tarik-pajak-dari-media-sosial-konten-kreator-jadi-sasaran\/"},"modified":"2025-07-17T04:08:26","modified_gmt":"2025-07-16T21:08:26","slug":"pemerintah-akan-tarik-pajak-dari-media-sosial-konten-kreator-jadi-sasaran","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/07\/16\/pemerintah-akan-tarik-pajak-dari-media-sosial-konten-kreator-jadi-sasaran\/","title":{"rendered":"Pemerintah akan Tarik Pajak dari Media Sosial, Konten Kreator Jadi Sasaran"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH<\/b> &#8211;\u00a0 Pemerintah melalui Kementerian Keuangan resmi mengumumkan rencana untuk menarik pajak dari aktivitas ekonomi digital yang berlangsung di media sosial, mulai tahun 2026.<\/p>\n<p>Kebijakan ini menyasar pelaku usaha digital, khususnya kreator konten dan perusahaan asing penyedia layanan digital (OTT) seperti YouTube, Instagram, TikTok, dan Netflix.<\/p>\n<p>Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyampaikan, bahwa pemerintah akan menggunakan media sosial sebagai sumber informasi perpajakan dan alat pemantauan aktivitas ekonomi digital.<\/p>\n<p>Langkah ini kata Sri Mulyani, merupakan bagian dari strategi memperluas basis penerimaan negara di tengah meningkatnya transaksi digital.<\/p>\n<p>\u201cKami akan mulai menyisir potensi pajak dari media sosial dan data digital untuk mendukung target penerimaan APBN 2026,\u201d kata Sri Mulyani dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (14\/7\/2025).<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\">Siapa yang akan Kena Pajak?<\/h3>\n<p>Kebijakan ini tidak menyasar pengguna biasa, melainkan:<\/p>\n<p>a. Kreator konten yang memperoleh penghasilan dari monetisasi platform digital.<\/p>\n<p>b. Influencer dan selebgram yang menerima bayaran dari endorsement.<\/p>\n<p>c. Perusahaan asing yang menyediakan layanan digital berbayar di Indonesia.<\/p>\n<p>Direktorat Jenderal Pajak akan memanfaatkan data terbuka dan teknologi digital untuk mendeteksi potensi pajak yang selama ini belum tergarap. Pemerintah juga tengah menyiapkan regulasi pelengkap dan sistem pemantauan berbasis data.<\/p>\n<p>\u201cEkonomi digital berkembang pesat dan perlu dimasukkan ke dalam sistem perpajakan agar adil dan merata,\u201d lanjut Sri Mulyani.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\">Sosialisasi dan Persiapan<\/h3>\n<p>Sebelum diberlakukan, pemerintah akan melakukan sosialisasi menyeluruh kepada pelaku industri kreatif dan digital. Kebijakan ini merupakan lanjutan dari reformasi perpajakan pasca disahkannya Undang-Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP), yang turut mencakup pengawasan atas transaksi lintas negara.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pemerintah melalui Kementerian Keuangan resmi mengumumkan rencana untuk menarik pajak dari aktivitas ekonomi digital yang berlangsung di media sosial, mulai tahun 2026.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":448436,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","_seopress_robots_follow":"","_seopress_robots_imageindex":"","_seopress_robots_snippet":"","_seopress_robots_primary_cat":"","_seopress_robots_breadcrumbs":"","_seopress_robots_freeze_modified_date":"","_seopress_robots_custom_modified_date":"","_seopress_robots_canonical":"","_seopress_social_fb_title":"","_seopress_social_fb_desc":"","_seopress_social_fb_img":"","_seopress_social_fb_img_attachment_id":0,"_seopress_social_fb_img_width":0,"_seopress_social_fb_img_height":0,"_seopress_social_twitter_title":"","_seopress_social_twitter_desc":"","_seopress_social_twitter_img":"","_seopress_social_twitter_img_attachment_id":0,"_seopress_social_twitter_img_width":0,"_seopress_social_twitter_img_height":0,"_seopress_redirections_value":"","_seopress_redirections_enabled":"","_seopress_redirections_enabled_regex":"","_seopress_redirections_logged_status":"","_seopress_redirections_param":"","_seopress_redirections_type":0,"_seopress_analysis_target_kw":"pajak","_seopress_news_disabled":"","_seopress_video_disabled":"","_seopress_video":[],"_seopress_pro_schemas_manual":[],"_seopress_pro_rich_snippets_disable_all":"","_seopress_pro_rich_snippets_disable":[],"_seopress_pro_schemas":[],"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[32,425],"tags":[324723,470,1420,1846,43871,274908],"series":[],"class_list":["post-448435","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ekonomi","category-digital","tag-pajak-konten-kreator","tag-pajak","tag-peristiwa","tag-sri-mulyani","tag-konten-kreator","tag-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/448435","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=448435"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/448435\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/448436"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=448435"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=448435"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=448435"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=448435"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}