{"id":448623,"date":"2025-07-17T16:27:00","date_gmt":"2025-07-17T09:27:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/07\/17\/prediksi-rocky-gerung-terbukti-setelah-lengser-jokowi-jadi-olok-olok-rakyat-bahkan-sopir-truk\/"},"modified":"2025-07-18T00:46:23","modified_gmt":"2025-07-17T17:46:23","slug":"prediksi-rocky-gerung-terbukti-setelah-lengser-jokowi-jadi-olok-olok-rakyat-bahkan-sopir-truk","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/07\/17\/prediksi-rocky-gerung-terbukti-setelah-lengser-jokowi-jadi-olok-olok-rakyat-bahkan-sopir-truk\/","title":{"rendered":"Prediksi Rocky Gerung Terbukti: Setelah Lengser, Jokowi Jadi Olok-olok Rakyat bahkan Sopir Truk"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH<\/b> &#8211; Prediksi <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/pengamat-politik\/\">Pengamat Politik<\/a> <a title=\"Rocky Gerung\" href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/rocky-gerung\/\">Rocky Gerung<\/a> yang menyebut soal kondisi pasca-kepemimpinan Presiden <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/joko-widodo\/\">Joko Widodo<\/a> kini mulai terbukti.<\/p>\n<p>Setelah lengser dari jabatannya, <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/jokowi\/\">Jokowi<\/a> tidak hanya kehilangan pamor di hadapan publik, tetapi juga menjadi bahan olok-olok di berbagai lapisan masyarakat, termasuk di kalangan akar rumput seperti sopir truk.<\/p>\n<p>\u201cSaya sudah prediksi, begitu Jokowi lengser, dia akan jadi bahan tertawaan publik,\u201d ujar Rocky dikutip dari channel Youtubenya, Kamis 17 Juli 2025.<\/p>\n<p>\u201cDan sekarang itu mulai terjadi,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p>Menurut Rocky, meskipun masih ada upaya dari para pendukung dan buzzer untuk membela citra Jokowi, kekuatan itu kini tidak sebanding dengan derasnya opini publik yang kritis.<\/p>\n<p>\u201cPublik sudah well-informed. Zaman media sosial ini membuat semua orang, bahkan sopir truk, bisa memahami dan mengekspresikan kritik <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/politik\/\">Politik<\/a>,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>&#8220;Olok-olok terhadap Jokowi tidak hanya di media sosial, tapi juga muncul dalam bentuk mural, grafiti, dan tulisan-tulisan satir di belakang truk,\u201d jelasnya menambahkan.<\/p>\n<p>Salah satu contoh nyata adalah tulisan di belakang truk yang berbunyi, \u201cDari Solo ke Pramuka, planga-plongo dan suka berdusta,\u201d yang secara jelas menyindir asal-usul dan gaya kepemimpinan Jokowi.<\/p>\n<p>Rocky juga menyoroti isu kontroversial seputar dugaan ijazah palsu Jokowi yang hingga kini belum menemukan titik terang.<\/p>\n<p>Ia menilai bahwa bukannya menjawab tuntutan publik, mantan presiden justru mencoba mengalihkan isu dengan menuding adanya \u201cdesain politik besar\u201d untuk menjatuhkannya.<\/p>\n<p>\u201cKalau Jokowi bilang ini desain politik, tunjukkan desainnya? Mana bukti bahwa ini konspirasi?\u201d tegas Rocky.<\/p>\n<p>\u201cJangan semua kritik disebut agenda politik. Ini adalah tuntutan etis dari masyarakat yang harus dijawab secara jujur,\u201d imbuhnya.<\/p>\n<p>Selain itu, tekanan juga datang dari berbagai arah. <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/gibran-rakabuming-raka\/\">Gibran Rakabuming Raka<\/a>, putra Jokowi, sedang menghadapi tuntutan pemakzulan, sementara menantunya, Bobby Nasution, juga dipanggil oleh <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/kpk\/\">KPK<\/a>.<\/p>\n<p>Rocky menilai keluarga Jokowi kini berada dalam posisi politik yang semakin terjepit.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\">\u201cCounter Culture\u201d dan Hilangnya Kenegarawanan<\/h3>\n<p>Menurut Rocky, fenomena rakyat mengolok-olok mantan presiden ini merupakan bentuk counter culture yakni gerakan budaya tandingan terhadap kekuasaan yang dianggap tak jujur.<\/p>\n<p>\u201cSetelah lengser, mestinya muncul aura kenegarawanan dari seorang mantan presiden. Tapi yang terjadi sebaliknya. Jokowi malah makin dijauhi, bahkan jadi bahan meme, bahan mural, dan bahan ketidakpercayaan publik,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Ia menyebut ini sebagai krisis kepercayaan dan kehilangan momen moralitas yang seharusnya dimiliki oleh seorang negarawan setelah tidak lagi menjabat.<\/p>\n<p>Pesan untuk <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/prabowo\/\">Prabowo<\/a> dan Institusi Penegak Hukum<\/p>\n<p>Rocky juga menyinggung Presiden <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/prabowo-subianto\/\">Prabowo Subianto<\/a>, yang menurutnya harus cermat membaca situasi.<\/p>\n<p>Ia berharap institusi hukum bisa bersikap profesional dan tidak membiarkan masalah ini berlarut-larut.<\/p>\n<p>\u201cPresiden Prabowo harus tegas memilih jalur penyelesaian. Isu ijazah palsu dan pemakzulan Gibran bukan hanya sensasi politik, ini soal moral dan legalitas pemimpin kita,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Ia juga menekankan bahwa elite politik seharusnya tidak menutupi atau melindungi kesalahan, apalagi menyebut kritik sebagai upaya makar atau konspirasi besar tanpa dasar yang jelas.<\/p>\n<p>Sebagai penutup, Rocky mengajak publik untuk melihat semua ini sebagai pelajaran besar dalam politik Indonesia.<\/p>\n<p>Bahwa kejujuran dan integritas adalah fondasi utama dalam memimpin, dan rakyat tidak bisa lagi dibohongi oleh narasi kosong.<\/p>\n<p>\u201cSetelah kekuasaan berakhir, yang tinggal hanyalah integritas. Kalau itu tak ada, maka penghormatan pun sirna. Rakyat tak bodoh, mereka hanya butuh waktu untuk bersuara dan sekarang suara itu menggema dari mana-mana, bahkan dari belakang truk di jalanan,\u201d pungkasnya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Prediksi Pengamat Politik Rocky Gerung yang menyebut soal kondisi pasca-kepemimpinan Presiden Joko Widodo kini mulai terbukti.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":448624,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[68,1420,1643,274908],"series":[],"class_list":["post-448623","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-headline","tag-peristiwa","tag-rocky-gerung","tag-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/448623","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=448623"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/448623\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/448624"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=448623"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=448623"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=448623"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=448623"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}