{"id":449303,"date":"2025-07-20T09:00:32","date_gmt":"2025-07-20T02:00:32","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/?p=449303"},"modified":"2025-07-20T20:34:30","modified_gmt":"2025-07-20T13:34:30","slug":"ketua-bem-fh-usk-pertanyakan-penundaan-publikasi-data-kemiskinan-ada-apa-dengan-bps","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/07\/20\/ketua-bem-fh-usk-pertanyakan-penundaan-publikasi-data-kemiskinan-ada-apa-dengan-bps\/","title":{"rendered":"Ketua BEM FH USK Pertanyakan Penundaan Publikasi Data Kemiskinan: \u201cAda Apa dengan BPS?\u201d"},"content":{"rendered":"<p data-start=\"291\" data-end=\"626\"><strong data-start=\"291\" data-end=\"324\">BANDA ACEH<\/strong>\u00a0\u2013 Keputusan Badan Pusat Statistik (<a title=\"BPS\" href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/bps\/\">BPS<\/a>) yang secara mendadak menunda publikasi <a title=\"data kemiskinan\" href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/data-kemiskinan\/\">data kemiskinan<\/a> dan ketimpangan pengeluaran penduduk menuai sorotan tajam dari berbagai kalangan. Salah satunya datang dari Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) <a title=\"Fakultas Hukum\" href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/fakultas-hukum\/\">Fakultas Hukum<\/a> Universitas Syiah Kuala (USK), <a title=\"Annas Maulana\" href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/annas-maulana\/\">Annas Maulana<\/a>.<\/p>\n<p data-start=\"628\" data-end=\"901\">Annas mempertanyakan alasan di balik penundaan tersebut yang dinilainya berpotensi merusak kepercayaan publik terhadap lembaga statistik negara itu. Ia menegaskan, publik layak tahu mengapa data yang selama ini menjadi rujukan nasional justru tidak disampaikan tepat waktu.<\/p>\n<p data-start=\"905\" data-end=\"1198\">\u201cPenundaan publikasi data terbaru oleh BPS bukan baru sekali terjadi, tetapi sudah berulang kali. Hal seperti ini menimbulkan pertanyaan: apakah BPS sudah tidak kompeten lagi atau memang benar data yang disajikan oleh BPS bisa \u2018dipesan\u2019?\u201d ujar Annas kepada <em>HARIANACEH.co.id<\/em>, Sabtu (20\/7\/2025).<\/p>\n<p data-start=\"1200\" data-end=\"1411\">Ia menilai, langkah BPS menunda data yang sangat vital itu bukan hanya akan menimbulkan persepsi negatif terhadap kinerja lembaga, tapi juga berdampak pada proses perumusan kebijakan nasional yang berbasis data.<\/p>\n<p data-start=\"1415\" data-end=\"1719\">\u201cBanyak pihak menggantungkan diri pada data yang dikeluarkan BPS. Jika publikasi ditunda tanpa alasan teknis yang meyakinkan, hal ini bisa memicu keraguan bahkan kecurigaan publik. Apalagi jika menyangkut data kemiskinan. Bila memang kondisi rakyat belum sejahtera, sampaikan saja apa adanya,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p data-start=\"1721\" data-end=\"1982\">Menurutnya, keterlambatan ini berpotensi mengganggu proses pengambilan keputusan pemerintah yang harus dilakukan secara tepat dan berdasarkan realitas yang akurat. Annas pun berharap agar BPS tetap konsisten dalam menjunjung prinsip transparansi dan integritas.<\/p>\n<p data-start=\"1984\" data-end=\"2223\">Sebelumnya, Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti dalam rapat bersama Komisi X DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta (17\/7), menegaskan bahwa penundaan rilis data dilakukan semata-mata untuk menjaga kualitas dan objektivitas data.<\/p>\n<p data-start=\"2227\" data-end=\"2402\">\u201cKami ingin memastikan kualitas dan keakuratan data. Tidak ada alasan lain. Kami tidak pernah mendapatkan pesanan data. Kami ingin terus mengedepankan kualitas,\u201d jelas Amalia.<\/p>\n<p data-start=\"2404\" data-end=\"2596\">Namun begitu, Annas menegaskan bahwa alasan soal kualitas saja tidak cukup. Ia mendorong BPS untuk menjelaskan secara rinci mengapa data belum siap atau apa saja hambatan teknis yang dihadapi.<\/p>\n<p data-start=\"2600\" data-end=\"2869\">\u201cKetika data ditunda tanpa penjelasan teknis yang kuat, maka keraguan publik bisa berubah menjadi keyakinan bahwa ada yang disembunyikan. BPS harus bisa menjelaskan secara terbuka dan mengevaluasi diri. Ini bukan kali pertama mereka menunda publikasi data,\u201d pungkasnya.<\/p>\n<p data-start=\"2871\" data-end=\"3193\">Publikasi data kemiskinan oleh BPS sejatinya dijadwalkan pada 15 Juli 2025 lalu. Namun hingga kini belum ada kepastian kapan data tersebut akan dirilis ke publik. Keterbukaan data menjadi penting, terlebih saat Indonesia masih menghadapi tantangan pemulihan ekonomi pasca pandemi dan ketimpangan sosial yang semakin nyata.<\/p>\n<div class=\"pdfprnt-buttons pdfprnt-buttons-post pdfprnt-bottom-right\"><a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/449303?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/apps\/pdf-print\/images\/print.png\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Keputusan Badan Pusat Statistik (BPS) yang secara mendadak menunda publikasi data kemiskinan dan ketimpangan pengeluaran penduduk menuai sorotan tajam dari berbagai kalangan. Salah satunya datang dari Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala (USK), Annas Maulana.<\/p>\n","protected":false},"author":1109,"featured_media":449304,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","_seopress_robots_follow":"","_seopress_robots_imageindex":"","_seopress_robots_snippet":"","_seopress_robots_primary_cat":"","_seopress_robots_breadcrumbs":"","_seopress_robots_freeze_modified_date":"","_seopress_robots_custom_modified_date":"","_seopress_robots_canonical":"","_seopress_social_fb_title":"","_seopress_social_fb_desc":"","_seopress_social_fb_img":"","_seopress_social_fb_img_attachment_id":0,"_seopress_social_fb_img_width":0,"_seopress_social_fb_img_height":0,"_seopress_social_twitter_title":"","_seopress_social_twitter_desc":"","_seopress_social_twitter_img":"","_seopress_social_twitter_img_attachment_id":0,"_seopress_social_twitter_img_width":0,"_seopress_social_twitter_img_height":0,"_seopress_redirections_value":"","_seopress_redirections_enabled":"","_seopress_redirections_enabled_regex":"","_seopress_redirections_logged_status":"","_seopress_redirections_param":"","_seopress_redirections_type":0,"_seopress_analysis_target_kw":"data kemiskinan","_seopress_news_disabled":"","_seopress_video_disabled":"","_seopress_video":[],"_seopress_pro_schemas_manual":[],"_seopress_pro_rich_snippets_disable_all":"","_seopress_pro_rich_snippets_disable":[],"_seopress_pro_schemas":[],"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[35],"tags":[324305,324815,4495,143227,68,324821,8461],"series":[],"class_list":["post-449303","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-aceh","tag-annas-maulana","tag-bem-hukum-usk","tag-bps","tag-data-kemiskinan","tag-headline","tag-ketua-bem-fakultas-hukum-usk","tag-usk"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/449303","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1109"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=449303"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/449303\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/449304"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=449303"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=449303"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=449303"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=449303"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}