{"id":449894,"date":"2025-07-22T22:17:00","date_gmt":"2025-07-22T15:17:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/07\/22\/pertemuan-prabowo-jokowi-di-solo-simbol-rekonsiliasi-atau-luka-lama-yang-belum-sembuh\/"},"modified":"2025-07-22T22:33:28","modified_gmt":"2025-07-22T15:33:28","slug":"pertemuan-prabowo-jokowi-di-solo-simbol-rekonsiliasi-atau-luka-lama-yang-belum-sembuh","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/07\/22\/pertemuan-prabowo-jokowi-di-solo-simbol-rekonsiliasi-atau-luka-lama-yang-belum-sembuh\/","title":{"rendered":"Pertemuan Prabowo-Jokowi di Solo: Simbol Rekonsiliasi atau Luka Lama yang Belum Sembuh?"},"content":{"rendered":"<p><i><strong>Penulis:<\/strong> Sugiyanto (SGY) Emik**<\/i><\/p>\n<p><span class=\"dropcap\">M<\/span>OMEN pertemuan hangat antara Presiden ke-8 Republik Indonesia, <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/prabowo-subianto\/\">Prabowo Subianto<\/a>, dan mantan Presiden ke-7, <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/joko-widodo\/\">Joko Widodo<\/a> (<a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/jokowi\/\">Jokowi<\/a>), di Solo, Minggu malam (20 Juli 2025), memantik sorotan publik.<\/p>\n<p>Di sela kunjungan kerja ke Solo, <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/prabowo\/\">Prabowo<\/a> menyempatkan diri bersilaturahmi ke kediaman Jokowi, dan keduanya kemudian menikmati makan malam sederhana di warung bakmi Jawa.<\/p>\n<p>Suasana akrab dilengkapi dengan alunan musik dan penampilan Giring Ganesha.<\/p>\n<p>Pertemuan ini tak hanya sekadar pertemuan biasa. Hadir pula Wapres <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/gibran-rakabuming-raka\/\">Gibran Rakabuming Raka<\/a> dan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih, menjadikannya sebagai sinyal kuat persatuan kekuasaan.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\">Dari Rival Jadi Sekutu <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/politik\/\">Politik<\/a>: Publik Terbelah<\/h3>\n<p>Pasca-<a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/pilpres-2024\/\">Pilpres 2024<\/a>, kedekatan Prabowo dan Jokowi semakin terlihat nyata.<\/p>\n<p>Prabowo bahkan pernah lantang meneriakkan, \u201cHidup Jokowi!\u201d di depan publik\u2014sebuah simbol yang menandai rekonsiliasi besar dua tokoh yang dulu saling berhadapan tajam di Pilpres 2014 dan 2019.<\/p>\n<p>Namun, tak semua pihak bersorak gembira. Sebagian pendukung fanatik Prabowo merasa dikhianati.<\/p>\n<p>Mereka yang sejak awal mengusung semangat perubahan dan oposisi terhadap Jokowi, kini menelan kekecewaan melihat kedekatan dua figur ini.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\">Presiden Prabowo di Tengah Dilema Harapan dan Ekspektasi<\/h3>\n<p>Kedekatan Prabowo dan Jokowi memunculkan pertanyaan besar: Apakah ini wujud rekonsiliasi tulus atau jebakan loyalitas politik jangka pendek?<\/p>\n<p>Prabowo kini dituntut menjadi pemimpin inklusif, bukan hanya presiden administratif.<\/p>\n<p>Ia harus mampu membaca luka politik rakyat, dan menghadirkan kepemimpinan yang merangkul, bukan melukai.<\/p>\n<p>Mereka yang dulu berada di luar lingkar kekuasaan berharap Prabowo mampu membangun jembatan aspirasi, bukan sekadar meneruskan kebijakan masa lalu.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\">Kemenangan Bukan Milik Satu Kubu<\/h3>\n<p>Dalam Pilpres 2024, pasangan Prabowo-Gibran meraih dukungan masif, dengan 58,6% suara atau sekitar 96 juta pemilih.<\/p>\n<p>Ini menandakan bahwa kemenangan mereka lahir dari gabungan suara Jokowi, pendukung baru, hingga mantan lawan politik.<\/p>\n<p>Sebagian besar pemilih tetap percaya pada visi perubahan yang dijanjikan Prabowo.<\/p>\n<p>Mereka menerima masa lalu Prabowo sebagai bagian dari kabinet Jokowi, tapi juga berharap dia mampu membawa arah baru, bukan sekadar jadi penerus tanpa warna.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\">Jangan Jadi Bayangan Jokowi, Jadilah Prabowo Seutuhnya<\/h3>\n<p>Sinyal politik Prabowo yang terlalu dekat dengan Jokowi bisa berisiko menciptakan persepsi bahwa pemerintahannya hanya perpanjangan tangan kekuasaan sebelumnya.<\/p>\n<p>Sebagai pemimpin baru, Prabowo harus tampil dengan karakter dan arah sendiri, bukan bayang-bayang mantan presiden.<\/p>\n<p>Kedekatan dengan Jokowi tentu penting, begitu juga dengan menjalin komunikasi sehat dengan para mantan presiden lain.<\/p>\n<p>Tapi pada akhirnya, legitimasi tertinggi Prabowo berasal dari rakyat, bukan dari tokoh mana pun.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\">Rakyat Adalah Kompas Utama<\/h3>\n<p>Presiden Prabowo diharapkan mengambil jalan seperti Jokowi di awal masa jabatannya\u2014memihak rakyat, bukan sekadar partai atau elite politik.<\/p>\n<p>Suara rakyat adalah suara Tuhan.<\/p>\n<p>Dan suara itu menginginkan kepemimpinan yang adil, berani, dan tidak berpihak buta pada kepentingan kelompok.<\/p>\n<p>Kini saatnya Prabowo mewujudkan janji perubahan, menjaga semangat rekonsiliasi tanpa mengabaikan luka lama, serta memimpin bangsa ini menuju masa depan yang lebih bersatu dan berdaulat.***<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Momen pertemuan hangat antara Presiden ke-8 Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dan mantan Presiden ke-7, Joko Widodo (Jokowi), di Solo<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":449895,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[37],"tags":[2081,5300,94,1645],"series":[],"class_list":["post-449894","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-opini","tag-prabowo-subianto","tag-prabowo","tag-jokowi","tag-joko-widodo"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/449894","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=449894"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/449894\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/449895"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=449894"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=449894"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=449894"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=449894"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}