{"id":455106,"date":"2025-08-14T19:28:00","date_gmt":"2025-08-14T12:28:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/08\/14\/tom-lembong-mengaku-gelisah-usai-terima-abolisi-dari-presiden-prabowo-ada-apa\/"},"modified":"2025-08-14T19:31:13","modified_gmt":"2025-08-14T12:31:13","slug":"tom-lembong-mengaku-gelisah-usai-terima-abolisi-dari-presiden-prabowo-ada-apa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/08\/14\/tom-lembong-mengaku-gelisah-usai-terima-abolisi-dari-presiden-prabowo-ada-apa\/","title":{"rendered":"Tom Lembong Mengaku Gelisah Usai Terima Abolisi dari Presiden Prabowo, Ada Apa?"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH &#8211;<\/b>\u00a0 Pasca bebas dari penjara setelah menerima abolisi dari Presiden <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/prabowo\/\">Prabowo<\/a>, mantan Menteri Perdagangan Tom Lembong buka suara mengenai kebebasannya.<\/p>\n<p>Dalam tayangan di kanal Najwa Shihab di YouTube, Tom menyebut kasus impor gula yang menyeret namanya sangat kental dengan nuansa <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/politik\/\">Politik<\/a>.<\/p>\n<p>\u201cJadi memang kelihatan sekali ya bahwa arah bergulirnya persidangan ya itu semakin tidak kondusif ya secara politik,\u201d ujar Tom Lebong saat berbincang dengan Najwa Shihab, dikutip Kamis, 14 Agustus 2025.<\/p>\n<p>\u201cJadi dimulai dengan sebuah motivasi politik ya. Wajar-wajar saja kalau juga diselesaikan dengan sebuah solusi politik ya,\u201d lanjut mantan menteri Perdagangan itu.<\/p>\n<p>\u00a0Najwa Shihab menyebut, banyak kegelisahan beredar di Masyarakat terkait Abolisi yang diberikan kepadanya oleh orang nomor satu di Indonesia tersebut. Menanggapi hal ini, pria 54 tahun tersebut menyadari kegelisahan yang terjadi di luar sana.<\/p>\n<p>\u201cKegelisahannya, mungkin begini, tentunya banyak sekali orang yang bersukacita ya, termasuk saya dan keluarga saya bahwa saya bisa bebas ya,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>&#8220;Tapi langsung kelihatan juga, cukup banyak pendukung, dan publik menyesali bahwa ini berakhirnya dengan solusi solusi seperti ini ya,\u201d ucapnya.<\/p>\n<p>Diakuinya, banyak yang berharap jika dirinya dapat bebas melalui jalan hukum, bukannya mendapat \u201chadiah\u201d seperti Abolisi. Tom pun mengungkapkan alasan akhirnya menerima hadiah kebebasan yang diberikan presiden untuknya.<\/p>\n<p>\u201cPertama kita bisa melihat dengan jelas bahwa sistem hukum kita tidak bisa diandalkan. Ya. Jadi sekuat apapun kita berjuang ya ke PT dan MA, ya itu tingkat ketidakpastiannya sangat tinggi,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Sebelum Tom Lembong mendapat abolisi, ia divonis divonis hukuman pidana 4,5 tahun penjara dan denda Rp750 juta subsider 6 bulan kurungan Majelis Hakim Pengadilan Tipikor.\u00a0<\/p>\n<p>Tom disebut terbukti melakukan korupsi dalam kebijakan importasi gula pada 2015-2016 yang merugikan negara hingga Rp578 miliar.<\/p>\n<p>Ia dianggap bersalah melanggar Pasal 2 ayat 1 juncto Pasal 18 UU Tipikor juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.***<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH &#8211;\u00a0 Pasca bebas dari penjara setelah menerima abolisi dari Presiden Prabowo, mantan Menteri Perdagangan Tom Lembong buka suara mengenai kebebasannya. Dalam tayangan di kanal Najwa Shihab di YouTube, Tom menyebut kasus impor gula yang menyeret namanya sangat kental dengan nuansa Politik. \u201cJadi memang kelihatan sekali ya bahwa arah bergulirnya persidangan ya itu semakin [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":455107,"comment_status":"open","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[274908,1420],"series":[],"class_list":["post-455106","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-berita","tag-peristiwa"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/455106","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=455106"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/455106\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/455107"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=455106"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=455106"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=455106"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=455106"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}