{"id":455237,"date":"2025-08-14T09:12:00","date_gmt":"2025-08-14T02:12:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/08\/14\/wali-nanggroe-20-tahun-mou-helsinki-momentum-evaluasi-dan-revitalisasi-damai-aceh\/"},"modified":"2025-08-14T09:12:00","modified_gmt":"2025-08-14T02:12:00","slug":"wali-nanggroe-20-tahun-mou-helsinki-momentum-evaluasi-dan-revitalisasi-damai-aceh","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/08\/14\/wali-nanggroe-20-tahun-mou-helsinki-momentum-evaluasi-dan-revitalisasi-damai-aceh\/","title":{"rendered":"Wali Nanggroe: 20 Tahun MoU Helsinki Momentum Evaluasi dan Revitalisasi Damai Aceh"},"content":{"rendered":"<p><strong>BANDA ACEH<\/strong> \u2013 Wali Nanggroe Aceh, Tgk. Malik Mahmud Al Haythar menegaskan, momentum dua dekade penandatanganan MoU Helsinki harus dijadikan sebagai titik evaluasi dan revitalisasi semangat perdamaian.<\/p>\n<p>Penegasan itu disampaikan saat menjadi pembicara pada kegiatan Commemoration of the 20th Anniversary of the Aceh Peace Agreement, sesi bertajuk Refleksi dari Kepemimpinan Aceh dalam Proses Perundingan, Rabu, 13 Agustus 2025, di Jakarta.<\/p>\n<p>Kabag Kerja Sama dan Humas Wali Nanggroe, Zulfikar Idris, menyebutkan kegiatan itu dilaksanakan oleh Economic Research Institute for ASEAN and East Asia (ERIA), sebuah organisasi internasional yang berdiri sejak 2008 di Jakarta.<\/p>\n<p>Acara turut dihadiri antara lain mantan Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla; mantan Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia yang juga Ketua Juru Runding Republik Indonesia saat negosiasi MoU Helsinki, Hamid Awaluddin; dan Juha Christensen, salah seorang inisiator perdamaian Aceh asal Finlandia.<\/p>\n<p>Hadir juga beberapa menteri Kabinet Merah Putih Prabowo\u2013Gibran, para perwakilan negara sahabat dan lembaga donor, para tokoh nasional, serta akademisi dari berbagai universitas di Indonesia.<\/p>\n<p>\u201cDua puluh tahun yang lalu, saya berdiri di meja perundingan sebagai Kepala Delegasi dari Gerakan Aceh Merdeka. Itu bukan posisi yang mudah. Kami datang membawa luka panjang rakyat Aceh, dengan harapan besar namun juga kekhawatiran mendalam. Namun di tengah ketegangan dan perbedaan, ada satu hal yang menyatukan kita, keinginan untuk menghentikan pertumpahan darah dan membuka jalan menuju masa depan yang damai dan bermartabat,\u201d kata Wali Nanggroe dalam penyampaiannya.<\/p>\n<p>Proses perundingan di Helsinki, kata Wali Nanggroe, bukanlah semata proses politik, tetapi juga sebuah proses batin, proses penyembuhan kolektif.<\/p>\n<p>\u201cKami menyadari bahwa perjuangan sejati bukan hanya di medan perlawanan, tetapi di medan keberanian untuk berdialog, untuk mengakui luka masing-masing, dan untuk bersama-sama membangun harapan baru bagi generasi Aceh dan Indonesia yang akan datang,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Ia mengungkapkan, sebagai pihak yang terlibat langsung, dirinya menyaksikan sendiri bahwa perdamaian tidak pernah lahir dari rasa menang atau kalah.<\/p>\n<p>\u201cPerdamaian sejati lahir dari keberanian untuk memahami dan menghargai satu sama lain. Karena itu, Perjanjian Helsinki bukan hanya hasil dari negosiasi dua pihak, tetapi merupakan warisan bersama antara Aceh dan Indonesia, yang menandai kemenangan akal sehat, kebijaksanaan, dan cinta kepada rakyat,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p>Hari ini, lanjutnya, ia berdiri bukan lagi sebagai negosiator, melainkan sebagai Wali Nanggroe Aceh, simbol pemersatu rakyat Aceh.<\/p>\n<p>\u201cSebuah amanah yang saya emban bukan untuk kekuasaan, melainkan untuk menjaga warisan perdamaian yang telah kita rajut bersama. Sebagai Wali Nanggroe, saya berkewajiban untuk menjaga kesinambungan adat, sejarah, dan budaya Aceh, serta menjadi pengingat hidup bahwa perdamaian yang kita miliki hari ini adalah hasil dari keberanian di masa lalu,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Namun ia mengingatkan, perdamaian bukan akhir, tetapi awal dari perjuangan baru, yakni perjuangan untuk keadilan, pembangunan, dan penghormatan terhadap hak-hak dasar rakyat Aceh sebagaimana dijanjikan dalam MoU Helsinki dan Undang-Undang Pemerintahan Aceh (UUPA).<\/p>\n<p>\u201cKita telah mencapai banyak hal. Tapi kita juga harus mengakui masih banyak pekerjaan rumah, mulai dari implementasi butir-butir perjanjian yang belum tuntas, pemenuhan hak-hak korban konflik, dan penguatan lembaga-lembaga lokal agar mampu berdiri tegak dalam sistem otonomi yang bermartabat. Oleh karena itu, momentum 20 tahun ini harus kita jadikan titik evaluasi dan revitalisasi semangat perdamaian,\u201d sebut Wali Nanggroe.<\/p>\n<p>Ia menekankan, perdamaian tidak boleh dianggap sebagai sesuatu yang selesai, namun harus terus dipelihara, ditumbuhkan, dan diperjuangkan di ruang-ruang kebijakan, di ruang publik, dan terutama di hati setiap anak bangsa.<\/p>\n<p>Kepada Pemerintah Republik Indonesia, Wali Nanggroe mengajak dengan penuh hormat untuk merawat komitmen yang telah dibangun bersama. \u201cImplementasi perjanjian damai bukan semata soal administrasi atau politik, tetapi soal menjaga kepercayaan, soal membangun masa depan yang damai dan setara.\u201d<\/p>\n<p>Kepada generasi muda Aceh dan Indonesia, ia berpesan agar menjadi penjaga damai, bukan pewaris luka. Kenang sejarah, hormati pengorbanan para syuhada, tapi majulah dengan visi baru, Aceh yang damai, maju, bermartabat dalam bingkai keindonesiaan yang adil dan demokratis.<\/p>\n<p>Ia juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada semua pihak\u2014baik dari Aceh, Pemerintah Republik Indonesia, maupun komunitas internasional\u2014yang telah menjaga dan merawat perdamaian hingga hari ini.<\/p>\n<p>\u201cJuga khususnya Crisis Management Initiative (CMI) dan Pemerintah Finlandia, yang memainkan peran penting dalam memfasilitasi proses perdamaian,\u201d kata Wali Nanggroe.<\/p>\n<p>Mengakhiri pernyataannya, Wali Nanggroe mengutip sebuah ungkapan hikmah: \u201cOrang yang paling kuat bukanlah yang mampu menaklukkan musuh, tetapi yang mampu menaklukkan egonya demi perdamaian.\u201d<\/p>\n<p>\u201cSemoga Allah SWT meridhai setiap ikhtiar kita untuk menjaga dan memperkuat perdamaian ini, untuk Aceh, untuk Indonesia, dan untuk dunia,\u201d tutupnya.<\/p>\n<p>Pada kegiatan itu, Wali Nanggroe turut didampingi Anggota Majelis Tuha Peut Prof. Syahrizal Abbas; Anggota Tuha Lapan Kamaruddin; Staf Khusus Teuku Kamaruzzaman (Ampon Man), Muhammad Raviq, dan Rustam Efendi; serta Khatibul Wali Abdullah Habusllah. []<\/p>\n<div class=\"pdfprnt-buttons pdfprnt-buttons-post pdfprnt-bottom-right\"><a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/455237?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><\/a><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH \u2013 Wali Nanggroe Aceh, Tgk. Malik Mahmud Al Haythar menegaskan, momentum dua dekade penandatanganan MoU Helsinki harus dijadikan sebagai titik evaluasi dan revitalisasi semangat perdamaian. Penegasan itu disampaikan saat menjadi pembicara pada kegiatan Commemoration of the 20th Anniversary of the Aceh Peace Agreement, sesi bertajuk Refleksi dari Kepemimpinan Aceh dalam Proses Perundingan, Rabu, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":455238,"comment_status":"open","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[35],"tags":[13434,168049],"series":[],"class_list":["post-455237","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-aceh","tag-aceh","tag-news"],"aioseo_notices":[],"aioseo_head":"\n\t\t<!-- All in One SEO Pro 5.0.1.1 - aioseo.com -->\n\t<meta name=\"description\" content=\"BANDA ACEH \u2013 Wali Nanggroe Aceh, Tgk. Malik Mahmud Al Haythar menegaskan, momentum dua dekade penandatanganan MoU Helsinki harus dijadikan sebagai titik evaluasi dan revitalisasi semangat perdamaian.Penegasan itu disampaikan saat menjadi pembicara pada kegiatan Commemoration of the 20th Anniversary of the Aceh Peace Agreement, sesi bertajuk Refleksi dari Kepemimpinan Aceh dalam Proses Perundingan, Rabu, 13\" \/>\n\t<meta name=\"robots\" content=\"max-image-preview:large\" \/>\n\t<meta name=\"author\" content=\"Redaksi\"\/>\n\t<meta name=\"p:domain_verify\" content=\"589a976c546e720e3c097582d1f4946f\" \/>\n\t<meta name=\"keywords\" content=\"aceh,news\" \/>\n\t<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/08\/14\/wali-nanggroe-20-tahun-mou-helsinki-momentum-evaluasi-dan-revitalisasi-damai-aceh\/\" \/>\n\t<meta name=\"generator\" content=\"All in One SEO Pro (AIOSEO) 5.0.1.1\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:site_name\" content=\"Harian Aceh Indonesia - HARIANACEH.co.id\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:title\" content=\"Wali Nanggroe: 20 Tahun MoU Helsinki Momentum Evaluasi dan Revitalisasi Damai Aceh\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:description\" content=\"BANDA ACEH \u2013 Wali Nanggroe Aceh, Tgk. Malik Mahmud Al Haythar menegaskan, momentum dua dekade penandatanganan MoU Helsinki harus dijadikan sebagai titik evaluasi dan revitalisasi semangat perdamaian.Penegasan itu disampaikan saat menjadi pembicara pada kegiatan Commemoration of the 20th Anniversary of the Aceh Peace Agreement, sesi bertajuk Refleksi dari Kepemimpinan Aceh dalam Proses Perundingan, Rabu, 13\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/08\/14\/wali-nanggroe-20-tahun-mou-helsinki-momentum-evaluasi-dan-revitalisasi-damai-aceh\/\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/media\/2025\/08\/2729844e-78f8-4eb1-ad3a-d390151580c6.jpeg\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:secure_url\" content=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/media\/2025\/08\/2729844e-78f8-4eb1-ad3a-d390151580c6.jpeg\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1280\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"960\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-08-14T02:12:00+00:00\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-08-14T02:12:00+00:00\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/harianaceh.indonesia\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:author\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/harianaceh.indonesia\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:site\" content=\"@harianacehcoid\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:title\" content=\"Wali Nanggroe: 20 Tahun MoU Helsinki Momentum Evaluasi dan Revitalisasi Damai Aceh\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:description\" content=\"BANDA ACEH \u2013 Wali Nanggroe Aceh, Tgk. Malik Mahmud Al Haythar menegaskan, momentum dua dekade penandatanganan MoU Helsinki harus dijadikan sebagai titik evaluasi dan revitalisasi semangat perdamaian.Penegasan itu disampaikan saat menjadi pembicara pada kegiatan Commemoration of the 20th Anniversary of the Aceh Peace Agreement, sesi bertajuk Refleksi dari Kepemimpinan Aceh dalam Proses Perundingan, Rabu, 13\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@harianacehcoid\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:image\" content=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/media\/2025\/08\/2729844e-78f8-4eb1-ad3a-d390151580c6.jpeg\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Redaksi\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu baca\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n\t\t<script type=\"application\/ld+json\" class=\"aioseo-schema\">\n\t\t\t{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/2025\\\/08\\\/14\\\/wali-nanggroe-20-tahun-mou-helsinki-momentum-evaluasi-dan-revitalisasi-damai-aceh\\\/#breadcrumblist\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id#listItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/kanal\\\/aceh\\\/#listItem\",\"name\":\"ACEH\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/kanal\\\/aceh\\\/#listItem\",\"position\":2,\"name\":\"ACEH\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/kanal\\\/aceh\\\/\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/2025\\\/08\\\/14\\\/wali-nanggroe-20-tahun-mou-helsinki-momentum-evaluasi-dan-revitalisasi-damai-aceh\\\/#listItem\",\"name\":\"Wali Nanggroe: 20 Tahun MoU Helsinki Momentum Evaluasi dan Revitalisasi Damai Aceh\"},\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id#listItem\",\"name\":\"Beranda\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/2025\\\/08\\\/14\\\/wali-nanggroe-20-tahun-mou-helsinki-momentum-evaluasi-dan-revitalisasi-damai-aceh\\\/#listItem\",\"position\":3,\"name\":\"Wali Nanggroe: 20 Tahun MoU Helsinki Momentum Evaluasi dan Revitalisasi Damai Aceh\",\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/kanal\\\/aceh\\\/#listItem\",\"name\":\"ACEH\"}}]},{\"@type\":\"NewsArticle\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/2025\\\/08\\\/14\\\/wali-nanggroe-20-tahun-mou-helsinki-momentum-evaluasi-dan-revitalisasi-damai-aceh\\\/#newsarticle\",\"name\":\"Wali Nanggroe: 20 Tahun MoU Helsinki Momentum Evaluasi dan Revitalisasi Damai Aceh\",\"headline\":\"Wali Nanggroe: 20 Tahun MoU Helsinki Momentum Evaluasi dan Revitalisasi Damai Aceh\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/author\\\/redaksi\\\/#author\"},\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/#organization\"},\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/08\\\/2729844e-78f8-4eb1-ad3a-d390151580c6.jpeg\",\"width\":1280,\"height\":960,\"caption\":\"\\u24b8 Hak cipta foto di atas dikembalikan sesungguhnya kepada pemilik foto\"},\"datePublished\":\"2025-08-14T09:12:00+07:00\",\"dateModified\":\"2025-08-14T09:12:00+07:00\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/2025\\\/08\\\/14\\\/wali-nanggroe-20-tahun-mou-helsinki-momentum-evaluasi-dan-revitalisasi-damai-aceh\\\/#webpage\"},\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/2025\\\/08\\\/14\\\/wali-nanggroe-20-tahun-mou-helsinki-momentum-evaluasi-dan-revitalisasi-damai-aceh\\\/#webpage\"},\"articleSection\":\"ACEH, Aceh, News\",\"dateline\":\"Dipublish pada Agustus 14, 2025.\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/#organization\",\"name\":\"Harian Aceh Indonesia\",\"description\":\"HARIANACEH.co.id\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/\",\"email\":\"desk.harianaceh@gmail.com\",\"telephone\":\"+628972920416\",\"foundingDate\":\"2013-06-10\",\"numberOfEmployees\":{\"@type\":\"QuantitativeValue\",\"value\":10},\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/04\\\/logo-hai-312x55-1.png\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/2025\\\/08\\\/14\\\/wali-nanggroe-20-tahun-mou-helsinki-momentum-evaluasi-dan-revitalisasi-damai-aceh\\\/#organizationLogo\",\"width\":312,\"height\":55,\"caption\":\"Logo Harian Aceh Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/2025\\\/08\\\/14\\\/wali-nanggroe-20-tahun-mou-helsinki-momentum-evaluasi-dan-revitalisasi-damai-aceh\\\/#organizationLogo\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/harianaceh.indonesia\",\"https:\\\/\\\/www.x.com\\\/harianacehcoid\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/harianaceh.indonesia\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.tiktok.com\\\/@harianaceh.indonesia\",\"https:\\\/\\\/id.pinterest.com\\\/harianacehindonesia\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/@kantorberitahai\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company\\\/harian-aceh-indonesia\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.tumblr.com\\\/harianaceh\",\"https:\\\/\\\/id.wikipedia.org\\\/wiki\\\/Harian_Aceh_Indonesia\",\"https:\\\/\\\/bsky.app\\\/profile\\\/harianaceh.bsky.social\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/author\\\/redaksi\\\/#author\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/author\\\/redaksi\\\/\",\"name\":\"Redaksi\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/2025\\\/08\\\/14\\\/wali-nanggroe-20-tahun-mou-helsinki-momentum-evaluasi-dan-revitalisasi-damai-aceh\\\/#authorImage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/9a3fb95bba4689db9e247ba8ff8b6a9b9b2da73b1d9ab6661dd7565f4f87a54e?s=96&d=mm&r=g\",\"width\":96,\"height\":96,\"caption\":\"Redaksi\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/harianaceh.indonesia\",\"https:\\\/\\\/www.twitter.com\\\/harianacehcoid\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/harianacehindonesia\",\"https:\\\/\\\/www.tiktok.com\\\/@harianaceh.indonesia\",\"https:\\\/\\\/www.pinterest.com\\\/harianaceh\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/@kantorberitahai\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company\\\/harian-aceh-indonesia\",\"https:\\\/\\\/harianacehindonesia.tumblr.com\",\"https:\\\/\\\/id.wikipedia.org\\\/wiki\\\/Harian_Aceh_Indonesia\",\"https:\\\/\\\/bsky.app\\\/profile\\\/harianaceh.bsky.social\",\"https:\\\/\\\/www.threads.com\\\/@harianaceh.indonesia\"]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/2025\\\/08\\\/14\\\/wali-nanggroe-20-tahun-mou-helsinki-momentum-evaluasi-dan-revitalisasi-damai-aceh\\\/#webpage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/2025\\\/08\\\/14\\\/wali-nanggroe-20-tahun-mou-helsinki-momentum-evaluasi-dan-revitalisasi-damai-aceh\\\/\",\"name\":\"Wali Nanggroe: 20 Tahun MoU Helsinki Momentum Evaluasi dan Revitalisasi Damai Aceh\",\"description\":\"BANDA ACEH \\u2013 Wali Nanggroe Aceh, Tgk. Malik Mahmud Al Haythar menegaskan, momentum dua dekade penandatanganan MoU Helsinki harus dijadikan sebagai titik evaluasi dan revitalisasi semangat perdamaian.Penegasan itu disampaikan saat menjadi pembicara pada kegiatan Commemoration of the 20th Anniversary of the Aceh Peace Agreement, sesi bertajuk Refleksi dari Kepemimpinan Aceh dalam Proses Perundingan, Rabu, 13\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/#website\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/2025\\\/08\\\/14\\\/wali-nanggroe-20-tahun-mou-helsinki-momentum-evaluasi-dan-revitalisasi-damai-aceh\\\/#breadcrumblist\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/author\\\/redaksi\\\/#author\"},\"creator\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/author\\\/redaksi\\\/#author\"},\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/08\\\/2729844e-78f8-4eb1-ad3a-d390151580c6.jpeg\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/2025\\\/08\\\/14\\\/wali-nanggroe-20-tahun-mou-helsinki-momentum-evaluasi-dan-revitalisasi-damai-aceh\\\/#mainImage\",\"width\":1280,\"height\":960,\"caption\":\"\\u24b8 Hak cipta foto di atas dikembalikan sesungguhnya kepada pemilik foto\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/2025\\\/08\\\/14\\\/wali-nanggroe-20-tahun-mou-helsinki-momentum-evaluasi-dan-revitalisasi-damai-aceh\\\/#mainImage\"},\"datePublished\":\"2025-08-14T09:12:00+07:00\",\"dateModified\":\"2025-08-14T09:12:00+07:00\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/\",\"name\":\"Harian Aceh Indonesia\",\"description\":\"HARIANACEH.co.id\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/#organization\"}}]}\n\t\t<\/script>\n\t\t<!-- All in One SEO Pro -->\r\n\t\t<title>Wali Nanggroe: 20 Tahun MoU Helsinki Momentum Evaluasi dan Revitalisasi Damai Aceh<\/title>\n\n","aioseo_head_json":{"title":"Wali Nanggroe: 20 Tahun MoU Helsinki Momentum Evaluasi dan Revitalisasi Damai Aceh","description":"BANDA ACEH \u2013 Wali Nanggroe Aceh, Tgk. Malik Mahmud Al Haythar menegaskan, momentum dua dekade penandatanganan MoU Helsinki harus dijadikan sebagai titik evaluasi dan revitalisasi semangat perdamaian.Penegasan itu disampaikan saat menjadi pembicara pada kegiatan Commemoration of the 20th Anniversary of the Aceh Peace Agreement, sesi bertajuk Refleksi dari Kepemimpinan Aceh dalam Proses Perundingan, Rabu, 13","canonical_url":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/08\/14\/wali-nanggroe-20-tahun-mou-helsinki-momentum-evaluasi-dan-revitalisasi-damai-aceh\/","robots":"max-image-preview:large","keywords":"aceh,news","webmasterTools":{"p:domain_verify":"589a976c546e720e3c097582d1f4946f","miscellaneous":""},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/08\/14\/wali-nanggroe-20-tahun-mou-helsinki-momentum-evaluasi-dan-revitalisasi-damai-aceh\/#breadcrumblist","itemListElement":[{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id#listItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/www.harianaceh.co.id","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/kanal\/aceh\/#listItem","name":"ACEH"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/kanal\/aceh\/#listItem","position":2,"name":"ACEH","item":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/kanal\/aceh\/","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/08\/14\/wali-nanggroe-20-tahun-mou-helsinki-momentum-evaluasi-dan-revitalisasi-damai-aceh\/#listItem","name":"Wali Nanggroe: 20 Tahun MoU Helsinki Momentum Evaluasi dan Revitalisasi Damai Aceh"},"previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id#listItem","name":"Beranda"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/08\/14\/wali-nanggroe-20-tahun-mou-helsinki-momentum-evaluasi-dan-revitalisasi-damai-aceh\/#listItem","position":3,"name":"Wali Nanggroe: 20 Tahun MoU Helsinki Momentum Evaluasi dan Revitalisasi Damai Aceh","previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/kanal\/aceh\/#listItem","name":"ACEH"}}]},{"@type":"NewsArticle","@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/08\/14\/wali-nanggroe-20-tahun-mou-helsinki-momentum-evaluasi-dan-revitalisasi-damai-aceh\/#newsarticle","name":"Wali Nanggroe: 20 Tahun MoU Helsinki Momentum Evaluasi dan Revitalisasi Damai Aceh","headline":"Wali Nanggroe: 20 Tahun MoU Helsinki Momentum Evaluasi dan Revitalisasi Damai Aceh","author":{"@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/profil\/redaksi\/#author"},"publisher":{"@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/#organization"},"image":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/media\/2025\/08\/2729844e-78f8-4eb1-ad3a-d390151580c6.jpeg","width":1280,"height":960,"caption":"\u24b8 Hak cipta foto di atas dikembalikan sesungguhnya kepada pemilik foto"},"datePublished":"2025-08-14T09:12:00+07:00","dateModified":"2025-08-14T09:12:00+07:00","inLanguage":"id-ID","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/08\/14\/wali-nanggroe-20-tahun-mou-helsinki-momentum-evaluasi-dan-revitalisasi-damai-aceh\/#webpage"},"isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/08\/14\/wali-nanggroe-20-tahun-mou-helsinki-momentum-evaluasi-dan-revitalisasi-damai-aceh\/#webpage"},"articleSection":"ACEH, Aceh, News","dateline":"Dipublish pada Agustus 14, 2025."},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/#organization","name":"Harian Aceh Indonesia","description":"HARIANACEH.co.id","url":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/","email":"desk.harianaceh@gmail.com","telephone":"+628972920416","foundingDate":"2013-06-10","numberOfEmployees":{"@type":"QuantitativeValue","value":10},"logo":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/media\/2022\/04\/logo-hai-312x55-1.png","@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/08\/14\/wali-nanggroe-20-tahun-mou-helsinki-momentum-evaluasi-dan-revitalisasi-damai-aceh\/#organizationLogo","width":312,"height":55,"caption":"Logo Harian Aceh Indonesia"},"image":{"@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/08\/14\/wali-nanggroe-20-tahun-mou-helsinki-momentum-evaluasi-dan-revitalisasi-damai-aceh\/#organizationLogo"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/harianaceh.indonesia","https:\/\/www.x.com\/harianacehcoid","https:\/\/www.instagram.com\/harianaceh.indonesia\/","https:\/\/www.tiktok.com\/@harianaceh.indonesia","https:\/\/id.pinterest.com\/harianacehindonesia\/","https:\/\/www.youtube.com\/@kantorberitahai","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/harian-aceh-indonesia\/","https:\/\/www.tumblr.com\/harianaceh","https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Harian_Aceh_Indonesia","https:\/\/bsky.app\/profile\/harianaceh.bsky.social"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/profil\/redaksi\/#author","url":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/profil\/redaksi\/","name":"Redaksi","image":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/08\/14\/wali-nanggroe-20-tahun-mou-helsinki-momentum-evaluasi-dan-revitalisasi-damai-aceh\/#authorImage","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/9a3fb95bba4689db9e247ba8ff8b6a9b9b2da73b1d9ab6661dd7565f4f87a54e?s=96&d=mm&r=g","width":96,"height":96,"caption":"Redaksi"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/harianaceh.indonesia","https:\/\/www.twitter.com\/harianacehcoid","https:\/\/www.instagram.com\/harianacehindonesia","https:\/\/www.tiktok.com\/@harianaceh.indonesia","https:\/\/www.pinterest.com\/harianaceh","https:\/\/www.youtube.com\/@kantorberitahai","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/harian-aceh-indonesia","https:\/\/harianacehindonesia.tumblr.com","https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Harian_Aceh_Indonesia","https:\/\/bsky.app\/profile\/harianaceh.bsky.social","https:\/\/www.threads.com\/@harianaceh.indonesia"]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/08\/14\/wali-nanggroe-20-tahun-mou-helsinki-momentum-evaluasi-dan-revitalisasi-damai-aceh\/#webpage","url":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/08\/14\/wali-nanggroe-20-tahun-mou-helsinki-momentum-evaluasi-dan-revitalisasi-damai-aceh\/","name":"Wali Nanggroe: 20 Tahun MoU Helsinki Momentum Evaluasi dan Revitalisasi Damai Aceh","description":"BANDA ACEH \u2013 Wali Nanggroe Aceh, Tgk. Malik Mahmud Al Haythar menegaskan, momentum dua dekade penandatanganan MoU Helsinki harus dijadikan sebagai titik evaluasi dan revitalisasi semangat perdamaian.Penegasan itu disampaikan saat menjadi pembicara pada kegiatan Commemoration of the 20th Anniversary of the Aceh Peace Agreement, sesi bertajuk Refleksi dari Kepemimpinan Aceh dalam Proses Perundingan, Rabu, 13","inLanguage":"id-ID","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/#website"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/08\/14\/wali-nanggroe-20-tahun-mou-helsinki-momentum-evaluasi-dan-revitalisasi-damai-aceh\/#breadcrumblist"},"author":{"@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/profil\/redaksi\/#author"},"creator":{"@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/profil\/redaksi\/#author"},"image":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/media\/2025\/08\/2729844e-78f8-4eb1-ad3a-d390151580c6.jpeg","@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/08\/14\/wali-nanggroe-20-tahun-mou-helsinki-momentum-evaluasi-dan-revitalisasi-damai-aceh\/#mainImage","width":1280,"height":960,"caption":"\u24b8 Hak cipta foto di atas dikembalikan sesungguhnya kepada pemilik foto"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/08\/14\/wali-nanggroe-20-tahun-mou-helsinki-momentum-evaluasi-dan-revitalisasi-damai-aceh\/#mainImage"},"datePublished":"2025-08-14T09:12:00+07:00","dateModified":"2025-08-14T09:12:00+07:00"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/#website","url":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/","name":"Harian Aceh Indonesia","description":"HARIANACEH.co.id","inLanguage":"id-ID","publisher":{"@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/#organization"}}]},"og:locale":"id_ID","og:site_name":"Harian Aceh Indonesia - HARIANACEH.co.id","og:type":"article","og:title":"Wali Nanggroe: 20 Tahun MoU Helsinki Momentum Evaluasi dan Revitalisasi Damai Aceh","og:description":"BANDA ACEH \u2013 Wali Nanggroe Aceh, Tgk. Malik Mahmud Al Haythar menegaskan, momentum dua dekade penandatanganan MoU Helsinki harus dijadikan sebagai titik evaluasi dan revitalisasi semangat perdamaian.Penegasan itu disampaikan saat menjadi pembicara pada kegiatan Commemoration of the 20th Anniversary of the Aceh Peace Agreement, sesi bertajuk Refleksi dari Kepemimpinan Aceh dalam Proses Perundingan, Rabu, 13","og:url":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/08\/14\/wali-nanggroe-20-tahun-mou-helsinki-momentum-evaluasi-dan-revitalisasi-damai-aceh\/","og:image":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/media\/2025\/08\/2729844e-78f8-4eb1-ad3a-d390151580c6.jpeg","og:image:secure_url":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/media\/2025\/08\/2729844e-78f8-4eb1-ad3a-d390151580c6.jpeg","og:image:width":1280,"og:image:height":960,"article:published_time":"2025-08-14T02:12:00+00:00","article:modified_time":"2025-08-14T02:12:00+00:00","article:publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/harianaceh.indonesia","article:author":"https:\/\/www.facebook.com\/harianaceh.indonesia","twitter:card":"summary_large_image","twitter:site":"@harianacehcoid","twitter:title":"Wali Nanggroe: 20 Tahun MoU Helsinki Momentum Evaluasi dan Revitalisasi Damai Aceh","twitter:description":"BANDA ACEH \u2013 Wali Nanggroe Aceh, Tgk. Malik Mahmud Al Haythar menegaskan, momentum dua dekade penandatanganan MoU Helsinki harus dijadikan sebagai titik evaluasi dan revitalisasi semangat perdamaian.Penegasan itu disampaikan saat menjadi pembicara pada kegiatan Commemoration of the 20th Anniversary of the Aceh Peace Agreement, sesi bertajuk Refleksi dari Kepemimpinan Aceh dalam Proses Perundingan, Rabu, 13","twitter:creator":"@harianacehcoid","twitter:image":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/media\/2025\/08\/2729844e-78f8-4eb1-ad3a-d390151580c6.jpeg","twitter:label1":"Ditulis oleh","twitter:data1":"Redaksi","twitter:label2":"Estimasi waktu baca","twitter:data2":"4 menit"},"aioseo_meta_data":{"post_id":"455237","title":null,"description":null,"keywords":null,"keyphrases":null,"primary_term":null,"canonical_url":null,"og_title":null,"og_description":null,"og_object_type":"default","og_image_type":"default","og_image_url":null,"og_image_width":null,"og_image_height":null,"og_image_custom_url":null,"og_image_custom_fields":null,"og_video":null,"og_custom_url":null,"og_article_section":null,"og_article_tags":null,"twitter_use_og":false,"twitter_card":"default","twitter_image_type":"default","twitter_image_url":null,"twitter_image_custom_url":null,"twitter_image_custom_fields":null,"twitter_title":null,"twitter_description":null,"schema":{"blockGraphs":[],"customGraphs":[],"default":{"data":{"Article":[],"Course":[],"Dataset":[],"FAQPage":[],"Movie":[],"Person":[],"Product":[],"ProductReview":[],"Car":[],"Recipe":[],"Service":[],"SoftwareApplication":[],"WebPage":[]},"graphName":"","isEnabled":true},"graphs":[]},"schema_type":"default","schema_type_options":null,"pillar_content":false,"robots_default":true,"robots_noindex":false,"robots_noarchive":false,"robots_nosnippet":false,"robots_nofollow":false,"robots_noimageindex":false,"robots_noodp":false,"robots_notranslate":false,"robots_max_snippet":null,"robots_max_videopreview":null,"robots_max_imagepreview":"large","priority":null,"frequency":null,"local_seo":null,"seo_analyzer_scan_date":null,"breadcrumb_settings":null,"limit_modified_date":false,"reviewed_by":null,"ai":null,"created":"2025-08-15 03:11:25","updated":"2026-09-13 00:17:50","focus_keyword":null,"additional_keywords":null,"truseo_locale":null},"aioseo_breadcrumb":"<div class=\"aioseo-breadcrumbs\"><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t<a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\" title=\"Beranda\">Beranda<\/a>\n<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">\u00bb<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t<a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/kanal\/aceh\/\" title=\"ACEH\">ACEH<\/a>\n<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">\u00bb<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\tWali Nanggroe: 20 Tahun MoU Helsinki Momentum Evaluasi dan Revitalisasi Damai Aceh\n<\/span><\/div>","aioseo_breadcrumb_json":[{"label":"Beranda","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id"},{"label":"ACEH","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/kanal\/aceh\/"},{"label":"Wali Nanggroe: 20 Tahun MoU Helsinki Momentum Evaluasi dan Revitalisasi Damai Aceh","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/08\/14\/wali-nanggroe-20-tahun-mou-helsinki-momentum-evaluasi-dan-revitalisasi-damai-aceh\/"}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/455237","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=455237"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/455237\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/455238"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=455237"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=455237"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=455237"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=455237"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}