{"id":455491,"date":"2025-08-16T15:08:00","date_gmt":"2025-08-16T08:08:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/08\/16\/grib-jaya-bakal-geruduk-kpk-desak-usut-tuntas-dalang-utama-korupsi-sumut-hingga-blok-medan\/"},"modified":"2025-08-16T15:09:18","modified_gmt":"2025-08-16T08:09:18","slug":"grib-jaya-bakal-geruduk-kpk-desak-usut-tuntas-dalang-utama-korupsi-sumut-hingga-blok-medan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/08\/16\/grib-jaya-bakal-geruduk-kpk-desak-usut-tuntas-dalang-utama-korupsi-sumut-hingga-blok-medan\/","title":{"rendered":"GRIB JAYA Bakal Geruduk KPK, Desak Usut Tuntas Dalang Utama Korupsi Sumut hingga Blok Medan"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH &#8211;<\/b> Ribuan kader Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) JAYA akan\u00a0 mendatangi kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (<a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/kpk\/\">KPK<\/a>) di Jakarta. Aksi ini direncanakan berlangsung usai peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, pada 17 Agustus 2025.<\/p>\n<p>Aksi ini bukan sekadar unjuk rasa biasa. Para kader GRIB JAYA membawa misi khusus yakni mendesak KPK untuk mengusut tuntas seluruh praktik korupsi di Sumatera Utara, termasuk menangkap para aktor intelektual atau dalang utama di balik kasus-kasus besar yang belakangan mencuat ke publik.<\/p>\n<p>Dalam keterangannya, Sekretaris Jenderal DPP GRIB JAYA, Zulfikar, menyebut salah satu fokus utama aksi adalah dugaan korupsi yang menjerat Topan Obaja Putra Ginting, Kepala Dinas PUPR Sumatera Utara, yang ditangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) oleh KPK pada Juni 2025.<\/p>\n<p>Topan dikenal sebagai \u201canak emas\u201d Gubernur Sumut, Bobby Nasution. KORNAS (Kongres Rakyat Nasional) sebelumnya juga menyatakan kekecewaannya, menilai KPK hanya menyasar pelaku teknis dan belum berani menyentuh \u201caktor utama\u201d di balik korupsi berjemaah di Sumut.<\/p>\n<p>\u201cKami akan datang langsung ke KPK di Jakarta agar pesan kami jelas. Kami tidak ingin KPK hanya berani mengejar pelaku di lapangan, tetapi harus berani menangkap pihak-pihak yang memberikan perintah,\u201d tegas Zulfikar.<\/p>\n<p>GRIB JAYA, kata Zulfikar, menilai sudah terlalu lama praktik pemberantasan korupsi di daerah hanya menyentuh \u201cpion-pion\u201d kecil, sementara para pengendali dan pemberi perintah tetap bebas berkeliaran.<\/p>\n<p>Dalam kasus Topan Ginting, pihaknya mendesak KPK agar menelusuri aliran dana dan rantai komando sampai ke level pimpinan tertinggi di Pemprov Sumut.<\/p>\n<p>\u201cKami ingin KPK membuktikan bahwa lembaga ini masih punya taji, masih berdiri atas nama keadilan. Jika tidak, kepercayaan publik bisa runtuh,\u201d lanjut Zulfikar.<\/p>\n<p>GRIB JAYA berharap aksi mereka menjadi momentum kebangkitan integritas penegakan hukum, bukan hanya di Sumut, tetapi di seluruh Indonesia. Menurut mereka, kehadiran ribuan kader di KPK adalah bentuk keseriusan dalam mengawal isu antikorupsi secara langsung dan terbuka.<\/p>\n<p>Selain mendesak penindakan tegas dalam kasus Topan Ginting, GRIB JAYA juga menyerukan pengusutan sejumlah kasus termasuk \u2018Blok Medan\u2019 dalam kasus suap mantan Gubernur Maluku Utara (Malut) Abdul Ghani Kasuba (AGK).<\/p>\n<p>\u201cKami akan demo berjilid-jilid ke KPK sampai kasus ini tuntas,\u201d tegasnya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH &#8211; Ribuan kader Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) JAYA akan\u00a0 mendatangi kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta. Aksi ini direncanakan berlangsung usai peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, pada 17 Agustus 2025. Aksi ini bukan sekadar unjuk rasa biasa. Para kader GRIB JAYA membawa misi khusus yakni mendesak KPK untuk mengusut [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":455492,"comment_status":"open","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[1420,274908],"series":[],"class_list":["post-455491","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-peristiwa","tag-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/455491","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=455491"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/455491\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/455492"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=455491"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=455491"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=455491"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=455491"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}