{"id":456562,"date":"2025-08-20T20:27:00","date_gmt":"2025-08-20T13:27:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/08\/20\/roy-suryo-sebut-jokowi-pengecut-soal-laporan-ijazah-palsu\/"},"modified":"2025-08-20T20:35:16","modified_gmt":"2025-08-20T13:35:16","slug":"roy-suryo-sebut-jokowi-pengecut-soal-laporan-ijazah-palsu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/08\/20\/roy-suryo-sebut-jokowi-pengecut-soal-laporan-ijazah-palsu\/","title":{"rendered":"Roy Suryo Sebut Jokowi Pengecut Soal Laporan Ijazah Palsu"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH<\/b> &#8211; Saksi terlapor kasus pencemaran nama baik ijazah <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/jokowi\/\">Jokowi<\/a>, Roy Suryo menyebut bahwa Presiden ke-7 <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/joko-widodo\/\">Joko Widodo<\/a> (Jokowi) pengecut lantaran tidak mencantumkan terlapor dalam laporannya.\u00a0<\/p>\n<p>Adapun Roy Suryo mengaku bingung dengan pemeriksaan dirinya di Polda Metro Jaya pada Rabu (20\/8\/2025).\u00a0<\/p>\n<p>Pasalnya kata Roy Suryo, tempus delicti yang dituduhkan terhadapnya selalu berubah-ubah.\u00a0<\/p>\n<p>Tempus delicti adalah waktu terjadinya tindak pidana tersebut.\u00a0<\/p>\n<p>Kedua istilah ini penting dalam hukum acara pidana untuk menentukan yurisdiksi pengadilan dan hukum yang berlaku.<\/p>\n<p>Misalnya saja kata Roy Suryo saat dirinya pertama diperiksa Polisi tempus delictinya berbeda dengan pemeriksaan pada Rabu hari ini.\u00a0<\/p>\n<p>Di mana saat dimintai klarifikasi pertamakali tempus delicti adalah 26 Maret 2025 namun saat ini berubah menjadi 26 Januari 2025.\u00a0<\/p>\n<p>Maka Roy Suryo pun mempertanyakan kejanggalan tempus delicti kasus pencemaran nama baik dugaan ijazah palsu Jokowi itu.<\/p>\n<p>\u201cJadi artinya peristiwanya tidak jelas yang dilaporkan tidak jelas. Jadi pelapor tidak mengerti tanggalnya di mana,\u201d ucap Roy Suryo seperti dimuat Kompas Tv.<\/p>\n<p>Kata Roy Suryo, seharusnya pelaporan pencemaran nama baik benar-benar dirasakan oleh pelapor sehingga mengetahui pasti kapan peristiwa terjadi.<\/p>\n<p>Maka Roy Suryo curiga, polisi menimpa-nimpa laporan Jokowi dengan laporan pihak lainnya untuk menyeretnya ke dalam penjara.\u00a0<\/p>\n<p>Diketahui bukan hanya Jokowi, sejumlah pihak juga melaporkan Roy Suryo Cs terhadap kasus pencemaran nama baik Jokowi dalam kasus ijazah palsu.\u00a0<\/p>\n<p>Misalnya saja yang melaporkan yakni Peradi Bersatu dan relawan Jokowi Silfester Matutina.\u00a0<\/p>\n<p>Menurut Roy Suryo cara Jokowi ini pengecut lantaran membenturkan sesama anak bangsa.\u00a0<\/p>\n<p>Seharusnya kata Roy Suryo, Jokowi langsung menuliskan siapa saja terlapor dalam laporannya terkait dugaan pencemaran nama baik.\u00a0<\/p>\n<p>\u201cKatanya pelapor nya, bukan saya yang mengatakan. Itu pengecut namanya, karena justru membenturkan sesama anak bangsa dan penyidik Polda Metro Jaya untuk mencari-cari pasal-pasal yang ada,\u201d bebernya.<\/p>\n<div class=\"pdfprnt-buttons pdfprnt-buttons-post pdfprnt-bottom-right\"><a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/456562?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/apps\/pdf-print\/images\/print.png\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH &#8211; Saksi terlapor kasus pencemaran nama baik ijazah Jokowi, Roy Suryo menyebut bahwa Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) pengecut lantaran tidak mencantumkan terlapor dalam laporannya.\u00a0 Adapun Roy Suryo mengaku bingung dengan pemeriksaan dirinya di Polda Metro Jaya pada Rabu (20\/8\/2025).\u00a0 Pasalnya kata Roy Suryo, tempus delicti yang dituduhkan terhadapnya selalu berubah-ubah.\u00a0 Tempus delicti [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":456563,"comment_status":"open","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","_seopress_robots_follow":"","_seopress_robots_imageindex":"","_seopress_robots_snippet":"","_seopress_robots_primary_cat":"","_seopress_robots_breadcrumbs":"","_seopress_robots_freeze_modified_date":"","_seopress_robots_custom_modified_date":"","_seopress_robots_canonical":"","_seopress_social_fb_title":"","_seopress_social_fb_desc":"","_seopress_social_fb_img":"","_seopress_social_fb_img_attachment_id":0,"_seopress_social_fb_img_width":0,"_seopress_social_fb_img_height":0,"_seopress_social_twitter_title":"","_seopress_social_twitter_desc":"","_seopress_social_twitter_img":"","_seopress_social_twitter_img_attachment_id":0,"_seopress_social_twitter_img_width":0,"_seopress_social_twitter_img_height":0,"_seopress_redirections_value":"","_seopress_redirections_enabled":"","_seopress_redirections_enabled_regex":"","_seopress_redirections_logged_status":"","_seopress_redirections_param":"","_seopress_redirections_type":0,"_seopress_analysis_target_kw":"","_seopress_news_disabled":"","_seopress_video_disabled":"","_seopress_video":[],"_seopress_pro_schemas_manual":[],"_seopress_pro_rich_snippets_disable_all":"","_seopress_pro_rich_snippets_disable":[],"_seopress_pro_schemas":[],"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[274908,1420],"series":[],"class_list":["post-456562","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-berita","tag-peristiwa"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/456562","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=456562"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/456562\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/456563"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=456562"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=456562"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=456562"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=456562"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}