{"id":457635,"date":"2025-08-25T11:06:00","date_gmt":"2025-08-25T04:06:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/08\/25\/kpk-ingin-dalami-mercedes-benz-280-sl-yang-dibeli-ridwan-kamil-dari-anak-mantan-presiden-habibie\/"},"modified":"2025-08-25T12:25:43","modified_gmt":"2025-08-25T05:25:43","slug":"kpk-ingin-dalami-mercedes-benz-280-sl-yang-dibeli-ridwan-kamil-dari-anak-mantan-presiden-habibie","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/08\/25\/kpk-ingin-dalami-mercedes-benz-280-sl-yang-dibeli-ridwan-kamil-dari-anak-mantan-presiden-habibie\/","title":{"rendered":"KPK Ingin Dalami Mercedes-Benz 280 SL yang Dibeli Ridwan Kamil dari Anak Mantan Presiden Habibie"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH &#8211; <\/b>Ilham Akbar Habibie alias Ilham Habibie tidak hadir memenuhi panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi pada Jumat (22\/8\/2025).<\/p>\n<p>Alasan ketidakhadiran anak Presiden Ke-3 RI, B.J. Habibie tersebut lantaran sedang berada di luar negeri.<\/p>\n<p>Ilham Habibie sejatinya dipanggil penyidik sebagai saksi kasus korupsi pengadaan iklan di PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk. atau Bank BJB (BJBR).<\/p>\n<p>&#8220;Saksi tidak datang. Yang bersangkutan sedang di luar negeri,&#8221; kata Plt. Deputi Penindakan dan Eksekusi <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/kpk\/\">KPK<\/a>, Asep Guntur Rahayu, dalam keterangannya, Minggu (24\/8\/2025).<\/p>\n<p>Atas ketidakhadiran tersebut, KPK akan kembali mengagandakan pemeriksaan terhadap Ilham Habibie. Namun, belum diketahui kapan waktu pemanggilan selanjutnya.<\/p>\n<p>Adapun, pemanggilan terhadap Ilham, lantaran KPK membutuhkan keterangannya guna mengonfirmasi sejumlah bukti terkait dugaan rasuah pengadaan iklan Bank BJB.<\/p>\n<p>Berdasarkan informasi yang dihimpun, salah satu yang akan didalami terkait pembelian aset yang sumber dananya berasal dari dana nonbudgeter Bank BJB.<\/p>\n<p>Informasinya, aset yang dibeli itu adalah mobil Mercedes Benz 280 SL. Aset mobil klasik itu telah disita KPK dari tangan mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.<\/p>\n<p>Selain mobil, sebagaimana diketahui, lembaga antirasuah juga menyita sepeda motor Royal Enfield dari politikus Partai Golkar yang karib disapa Kang Emil itu.<\/p>\n<p>Adapun, dana nonbudgeter ini sempat disinggung KPK merupakan uang didapat dari selisih bayar pengadaan iklan yang dilakukan Bank BJB.<\/p>\n<p>Pihak perusahaan agensi diduga mengembalikan selisih uang tersebut melalui divisi corporate secretary (corsec) dan dimanfaakan sebagai dana nonbudgeter untuk sejumlah keperluan.<\/p>\n<p>Terkait keterkaitan Ilham Habibie dengan aset kendaraan roda empat tersebut, Asep tidak mengamini juga tidak menampik saat dikonfirmasi.<\/p>\n<p>Dia hanya menyebut pemeriksaan penyidik KPK belum dilakukan lantaran Ilham Habibie tidak hadir.<\/p>\n<p>&#8220;Saksi tidak hadir, jadi kami belum bisa menyampaikan,&#8221; kata Asep.<\/p>\n<p>Sementara itu, Juru bicara KPK, Budi Prasetyo, menyebut saksi Ilham Habibie meminta penjadwalan ulang pemeriksaan.<\/p>\n<p>&#8220;(Saksi tidak hadir karena) ada kegiatan lain yang sudah teragenda sehingga meminta dilakukan penjadwalan ulang,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Penyidik KPK kemarin juga memeriksa selebgram Lisa Mariana Presley Zulkandar.<\/p>\n<p>Menurut Budi, penyidik mendalami soal aliran-aliran uang dalam perkara Bank BJB saat memeriksa Lisa.<\/p>\n<p>&#8220;Saksi diperiksa terkait aliran-aliran uang dalam perkara BJB,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Usai diperiksa, Lisa Mariana mengaku dicecar dan menjelaskan soal aliran dana kepada tim penyidik KPK.<\/p>\n<p>Diduga aliran dana itu terkait korupsi pengadaan iklan di Bank BJB yang turut menyeret nama Ridwan Kamil.<\/p>\n<p>&#8220;Aliran dana saja,&#8221; ucap Lisa usai menjalani pemeriksaan sebagai saksi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (22\/8\/2025).<\/p>\n<p>Sayangnya, Lisa enggan merinci lebih lanjut soal dugaan aliran dana tersebut. Pun saat disinggung apakah aliran dana itu terkait Ridwan Kamil dan dugaan rasuah pengadaan iklan di Bank BJB.<\/p>\n<p>&#8220;Ini mengenai kasusnya dengan Ridwan Kamil di Bank BJB,&#8221; ujar Lisa.<\/p>\n<p>Meski tidak dirinci nominal dan dari mana asalnya, Lisa tidak membantah menerima aliran dana.<\/p>\n<p>Menurut Lisa, dirinya sudah menjelaskan seluruh pengetahuannya di hadapan penyidik.<\/p>\n<p>&#8220;Saya enggak bisa sebut nominalnya. Ya, kan, buat anak saya,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>KPK sebelumnya menyatakan bakal mengembangkan dugaan korupsi pengadaan iklan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk atau Bank BJB (BJBR) periode 2021-2023. KPK tidak ragu menindaklanjuti informasi apapun yang didapat.<\/p>\n<p>Surat perintah penyidikan (sprindik) kasus ini dikeluarkan pada 27 Februari 2025.<\/p>\n<p>Dalam kasus korupsi pengadaan iklan Bank BJB, KPK telah menetapkan lima tersangka.<\/p>\n<p>Yakni mantan Direktur Utama Bank BJB, Yuddy Renaldi; Pimpinan Divisi Corporate Secretary Bank BJB, Widi Hartoto; Pengendali Agensi Antedja Muliatama dan Cakrawala Kreasi Mandiri, Kin Asikin Dulmanan; Pengendali Agensi BSC Advertising dan PT Wahana Semesta Bandung Ekspres (WSBE), Suhendrik; dan Pengendali PT Cipta Karya Sukses Bersama (CKSB) dan PT Cipta Karya Mandiri Bersama (CKMB), Raden Sophan Jaya Kusuma.<\/p>\n<p>Hingga saat ini, penahanan belum dilakukan terhadap lima tersangka. Namun, kelima tersangka sudah dicegah bepergian ke luar negeri selama enam bulan.<\/p>\n<p>Baca Juga:<\/p>\n<p>Rugikan Negara Rp222 Miliar, Mantan Dirut Bank BJB Pakai Agensi sebagai Sarana Kickback<\/p>\n<p>KPK menduga perbuatan sejumlah pihak, termasuk lima tersangka tersebu telah membuat negara merugi hingga Rp222 miliar.<\/p>\n<p>Dalam pengsusutan kasus Bank BJB ini KPK telah menyita sejumlah bukti. Di antaranya adalah deposito senilai Rp70 miliar hingga kendaraan mewah.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH &#8211; Ilham Akbar Habibie alias Ilham Habibie tidak hadir memenuhi panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi pada Jumat (22\/8\/2025). Alasan ketidakhadiran anak Presiden Ke-3 RI, B.J. Habibie tersebut lantaran sedang berada di luar negeri. Ilham Habibie sejatinya dipanggil penyidik sebagai saksi kasus korupsi pengadaan iklan di PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":457636,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[33],"tags":[231,1420,7987,274908,323048],"series":[],"class_list":["post-457635","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-otomotif","tag-kpk","tag-peristiwa","tag-ridwan-kamil","tag-berita","tag-lisa-mariana"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/457635","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=457635"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/457635\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/457636"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=457635"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=457635"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=457635"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=457635"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}