{"id":457704,"date":"2025-08-25T13:40:00","date_gmt":"2025-08-25T06:40:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/08\/25\/detik-detik-hujan-batu-warnai-unjuk-rasa-bubarkan-dpr-ri\/"},"modified":"2025-08-25T13:42:40","modified_gmt":"2025-08-25T06:42:40","slug":"detik-detik-hujan-batu-warnai-unjuk-rasa-bubarkan-dpr-ri","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/08\/25\/detik-detik-hujan-batu-warnai-unjuk-rasa-bubarkan-dpr-ri\/","title":{"rendered":"Detik-detik Hujan Batu Warnai Unjuk Rasa Bubarkan DPR RI"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH<\/b>\u00a0 &#8211; Baru 30 menit unjuk rasa bubarkan DPR RI berlangsung hujanan batu mulai terjadi di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat pada Senin (25\/8\/2025).\u00a0<\/p>\n<p>Ratusan massa yang tergabung dari berbagai macam profesi dan kelompok mulai berdatangan ke Gedung DPR RI di Senayan, Jakarta Pusat sedari pukul 12.00.\u00a0<\/p>\n<p>Akibatnya, Jalan Gatot Subroto arah Slipi ditutup karena sudah dipenuhi pengunjuk rasa.\u00a0<\/p>\n<p>Namun massa tidak bisa mendekat ke gerbang DPR RI lantaran sejumlah pasukan Sabhara sudah membentuk barikade menghalau massa.\u00a0<\/p>\n<p>Polisi juga menyiapkan sejumlah baracuda dan mobil water canon untuk menghalau massa mendekat ke Gedung DPR RI.\u00a0<\/p>\n<p>Tidak terima dihalau, hujanan batu sebesar kepalan tangan pun sempat terjadi pada pukul 12.30.<\/p>\n<p>Bahkan hujanan batu itu hampir mengenai awak media yang berada di belakang baris kepolisian.\u00a0<\/p>\n<p>Polisi pun kemudian menembakkan water canon ke arah massa agar mundur.\u00a0<\/p>\n<p>Namun demikian, massa tidak bergeming dan tetap maju sambil melemparkan sejumlah batu ke arah Polisi.\u00a0<\/p>\n<p>Komandan Polisi pun memakai pengeras suara memberi peringatan agar massa tidak melemparkan batu.\u00a0<\/p>\n<p>\u201cJangan lempar-lempar batu, itu batunya kena teman kalian sendiri,\u201d ucap seorang Polisi melalui pengeras suara.<\/p>\n<p>Diketahui belakangan muncul seruan demonstrasi di depan Gedung DPR RI pada Senin (25\/8\/2025).<\/p>\n<p>Seruan tersebut tersebar di media sosial baik platform X, Instagram, Tiktok, dan facebook.<\/p>\n<p>Tuntutan demonstrasi itu ialah seruan membubarkan DPR RI. Masyarakat protes lantaran DPR RI di tahun ini mendapatkan tunjangan rumah senilai Rp50 juta setiap bulannya.\u00a0<\/p>\n<p>Pengadaan tunjangan rumah untuk DPR RI ini dianggap tidak logis di tengah kondisi perekonomian Indonesia yang sedang tidak baik-baik saja.\u00a0<\/p>\n<p>Terlebih sebelumnya Presiden RI <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/prabowo-subianto\/\">Prabowo Subianto<\/a> menyerukan efisiensi anggaran<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH\u00a0 &#8211; Baru 30 menit unjuk rasa bubarkan DPR RI berlangsung hujanan batu mulai terjadi di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat pada Senin (25\/8\/2025).\u00a0 Ratusan massa yang tergabung dari berbagai macam profesi dan kelompok mulai berdatangan ke Gedung DPR RI di Senayan, Jakarta Pusat sedari pukul 12.00.\u00a0 Akibatnya, Jalan Gatot Subroto arah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":457705,"comment_status":"open","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","_seopress_robots_follow":"","_seopress_robots_imageindex":"","_seopress_robots_snippet":"","_seopress_robots_primary_cat":"","_seopress_robots_breadcrumbs":"","_seopress_robots_freeze_modified_date":"","_seopress_robots_custom_modified_date":"","_seopress_robots_canonical":"","_seopress_social_fb_title":"","_seopress_social_fb_desc":"","_seopress_social_fb_img":"","_seopress_social_fb_img_attachment_id":0,"_seopress_social_fb_img_width":0,"_seopress_social_fb_img_height":0,"_seopress_social_twitter_title":"","_seopress_social_twitter_desc":"","_seopress_social_twitter_img":"","_seopress_social_twitter_img_attachment_id":0,"_seopress_social_twitter_img_width":0,"_seopress_social_twitter_img_height":0,"_seopress_redirections_value":"","_seopress_redirections_enabled":"","_seopress_redirections_enabled_regex":"","_seopress_redirections_logged_status":"","_seopress_redirections_param":"","_seopress_redirections_type":0,"_seopress_analysis_target_kw":"","_seopress_news_disabled":"","_seopress_video_disabled":"","_seopress_video":[],"_seopress_pro_schemas_manual":[],"_seopress_pro_rich_snippets_disable_all":"","_seopress_pro_rich_snippets_disable":[],"_seopress_pro_schemas":[],"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[1420,274908],"series":[],"class_list":["post-457704","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-peristiwa","tag-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/457704","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=457704"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/457704\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/457705"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=457704"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=457704"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=457704"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=457704"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}