{"id":457863,"date":"2025-08-26T01:11:00","date_gmt":"2025-08-25T18:11:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/08\/26\/demo-di-dpr-ricuh-ratusan-demonstran-ditangkap-polda-metro-dan-diminta-jalan-jongkok\/"},"modified":"2025-08-26T02:25:09","modified_gmt":"2025-08-25T19:25:09","slug":"demo-di-dpr-ricuh-ratusan-demonstran-ditangkap-polda-metro-dan-diminta-jalan-jongkok","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/08\/26\/demo-di-dpr-ricuh-ratusan-demonstran-ditangkap-polda-metro-dan-diminta-jalan-jongkok\/","title":{"rendered":"Demo di DPR Ricuh, Ratusan Demonstran Ditangkap Polda Metro dan Diminta Jalan Jongkok"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH<\/b> &#8211; Sejumlah orang yang terlibat dalam <a title=\"aksi demonstrasi\" href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/aksi-demonstrasi\/\">aksi demonstrasi<\/a> di depan Gedung MPR\/<a title=\"DPR\" href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/dpr\/\">DPR<\/a> RI, Jakarta, Senin (25\/8\/2025) malam, diamankan polisi dan dibawa ke <a title=\"Polda Metro Jaya\" href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/polda-metro-jaya\/\">Polda Metro Jaya<\/a>.<\/p>\n<p>Aksi unjuk rasa atau demonstrasi yang berlangsung hingga malam hari tersebut sempat menyebar ke beberapa titik.<\/p>\n<p>Pantauan Warta Kota di Polda Metro Jaya, Senin pukul 21.45 WIB, para demonstran yang ditangkap dibawa menggunakan mobil taktis Resmob Polda Metro Jaya.<\/p>\n<p>Sesampainya di Polda Metro Jaya, para demonstran berjalan jongkok serta berbaris untuk dilakukan pemeriksaan.<\/p>\n<p>Mereka dikumpulkan di pelataran Gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya.<\/p>\n<p>Para demonstran dibagi dalam beberapa kelompok, untuk dilakukan pendataan dan pemeriksaan awal.<\/p>\n<p>Beberapa kelompok yang terlihat, antara lain remaja yang mengenakan kaos hitam.<\/p>\n<p>Lalu ada kelompok pelajar yang mengenakan seragam sekolah putih dan abu-abu, serta sejumlah pria dewasa.<\/p>\n<p>Di sisi lain sejumlah orang tua juga datang ke Polda Metro untuk mencari anak mereka.<\/p>\n<p>Bahkan ada istri yan g mencari suaminya.<\/p>\n<p>&#8220;Isi data dirinya, nama, alamat, hari dan waktu penangkapan,\u201d ujar salah satu penyidik kepada demonstran.<\/p>\n<p>Saat ini, para demonstran yang ditangkap tengah menjalani proses pendataan dan pemeriksaan lebih lanjut.<\/p>\n<p>Hingga berita ini diturunkan, jumlah pasti peserta yang ditangkap sedang didata,<\/p>\n<p>Selain itu tindak lanjut terhadap status mereka, juga masih belum dapat dipastikan.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\">Berkumpul di Kawasan Slipi<\/h3>\n<p>Sebelumnya Kawasan Slipi, Palmerah, Jakarta Barat dipadati oleh demonstran atau massa aksi yang sebelumnya berunjuk rasa di depan Gedung DPR, Senin (25\/8\/2025).<\/p>\n<p>Sampai Senin malam pukul 21.34 WIB, ratusan demonstran bertahan dengan menguasai kawasan Slipi, Jakarta Barat.<\/p>\n<p>Sementara aparat kepolisian tidak berani mendekat.<\/p>\n<p>Pantauan WartaKotalive.com, Senin malam, massa aksi terus berdatangan.<\/p>\n<p>Mereka semakin ramai dan bertahan di pos polisi Slipi yang sudah rusak massa.<\/p>\n<p>Bahkan video tron, pos polisi, hingga CCTV yang ada di lokasi juga dirusak massa.<\/p>\n<p>Tidak ada aparat kepolisian di lokasi tersebut.<\/p>\n<p>Sekira pukul 21.10 WIB, pihak kepolisian dari Satuan Brimob menggunakan satu mobik taktis dan 10 sepeda motor berboncengan tiba di lokasi.<\/p>\n<p>Massa aksi sempat ingin melakukan perlawanan, namun aparat kepolisiam sudah lebih dahulu menembakkan gas air mata.<\/p>\n<p>Massa aksi kemudian membubarkan diri ke arah Petamburan, Jakarta Barat.<\/p>\n<p>Baca juga: Aksi Demo Makin Brutal di Slipi, Pos Polisi Dirusak, Tenda Dibakar, Lalu Lintas Terganggu<\/p>\n<p>Beberapa menit kemudian, setelah gas air mata hilang dan polisi pergi, massa kembali datang ke jalanan.<\/p>\n<p>&#8220;Ayo woi, keluar lagi, keluar,&#8221; teriak salah seorang demonstran.<\/p>\n<p>Massa kemudian berusaha menuju ke Pos Polisi Pejompongan.<\/p>\n<p>Mereka ingin merusak dan membakarnya, karena kesal dengan aparat kepolisian.<\/p>\n<p>Aksi massa kemudian dihalau lagi dengan tembakan gas air mata.<\/p>\n<p>Namun dibalas oleh pendemo dengan tembakan kembang api.<\/p>\n<p>Massa kemuduan melakukan pembakaran sejumlah bahan material di tengah jalan baik dari arah Semanggi-Grogol maupun sebaliknya.<\/p>\n<p>&#8220;Revolusi, revolusi, revolusi,&#8221; teriak massa secara kompak.<\/p>\n<p>Sebelumnya, Hendra saksi mata di kolong tol Slipi-Palmerah, Jakarta Barat melihat keberingasan massa aksi merusak fasilitas di pos polisi, Senin (25\/8\/2025).<\/p>\n<p>Ia melihat aksi unjuk rasa hari ini sama seperti tahun 2019 karena pendemo bentrok dengam pihak kepolisian di kolong tol Slipi.<\/p>\n<p>&#8220;Tapi pos polisi belum dibakar, baru tenda-tenda saja yang dibakar sama massa,&#8221; kata Hendra, Senin.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\">Ricuh<\/h3>\n<p>Awalnya ratusan pelajar, masyarakat sipil, hingga ojek online melakukan aksi unjuk rasa atau demonstrasi di depan Gedung DPR RI, Senayan Jakarta Pusat, Senin (25\/8\/2025).<\/p>\n<p>Pantauan Wartakotalive.com para pengunjuk rasa terus berdatangan sejak Senin siang.<\/p>\n<p>Mereka sempat melempari botol dan memukul mobil polisi yang melintas.<\/p>\n<p>Penyebabnya mereka melihat rekan mereka yakni sejumlah pelajar yang ikut demonstrasi diamankan polisi.<\/p>\n<p>Rekan mereka itu berada di dalam mobil Polres Jakarta Pusat.<\/p>\n<p>Karenanya para pengunjuk rasa tidak terima atas kelakuan polisi yang membawa rekan mereka.<\/p>\n<p>Namun aksi massa yang menyerang mobil polisi berhasil ditahan dan kendaraan meninggalkan lokasi.<\/p>\n<p>Sebelumnya, sebanyak 1.250 personel gabungan dari Polri, TNI dan Pemda DKI dikerahkan untuk mengamankan kegiatan aksi yang berlangsung di kawasan Gedung DPR\/MPR RI, Jakarta Pusat, Senin (25\/8\/2025).<\/p>\n<p>Pengamanan dilakukan dengan pendekatan persuasif dan humanis.<\/p>\n<p>Bahkan petugas tidak melibatkan penggunaan senjata api saat bertugas.<\/p>\n<p>Hal ini disampaikan langsung oleh Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, Senin (25\/8\/2025).<\/p>\n<p>\u201cKami ingin memastikan kegiatan berlangsung aman, tertib, dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat lainnya. Pengamanan ini dilakukan untuk menjaga kelancaran penyampaian aspirasi publik,\u201d ujar Susatyo.<\/p>\n<p>Menurut Susatyo pihak kepolisian juga mengimbau agar seluruh peserta aksi menjaga ketertiban dan tidak melakukan tindakan yang merugikan masyarakat, seperti membakar ban, merusak fasilitas umum, atau menutup akses lalu lintas.<\/p>\n<p>\u201cSilakan menyampaikan pendapat, tetapi tetap dalam koridor hukum dan ketertiban. Kami hadir untuk memastikan semuanya berjalan dengan aman dan kondusif,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p>Baca juga: Demo di DPR Berujung Ricuh, Commuter Line Tetap Normal dengan Pengamanan Ketat<\/p>\n<p>Terkait lalu lintas, polisi akan melakukan pengaturan secara situasional menyesuaikan kondisi di lapangan.<\/p>\n<p>Masyarakat diimbau untuk menghindari area Gedung DPR\/MPR RI selama aksi berlangsung dan disarankan menggunakan jalur alternatif.<\/p>\n<p>\u201cKami memohon pengertian masyarakat. Keselamatan dan kenyamanan bersama menjadi prioritas kami,\u201d kata Susatyo.<\/p>\n<p>Lebih lanjut, ia juga mengingatkan publik untuk tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi, terutama yang beredar di media sosial dan berpotensi memicu kegaduhan.<\/p>\n<p>\u201cJangan terprovokasi oleh berita negatif. Bijaklah dalam menerima informasi dan tetap jaga persatuan,\u201d pungkasnya.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\">Ringkasan Demo dan Tuntutan<\/h3>\n<p>Demonstrasi di depan Gedung DPR RI pada Senin (25\/2\/2025) dikoordinasi oleh Abdul Wahid Kaliki, Raka Abimanyu, dan Ade Pratama.<\/p>\n<p>Aksi ini rencananya dimulai pukul 10.00 WIB, sementara akun Instagram @gejayanmemanggil menyebutkan pukul 07.00 WIB.<\/p>\n<p>Demonstran menuntut 9 hal, di antaranya penurunan <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/prabowo\/\">Prabowo<\/a>-Gibran, pembubaran Kabinet Merah-Putih dan DPR RI, serta penolakan RKUHAP.<\/p>\n<p>Mereka juga menuntut transparansi gaji dan pembatalan kenaikan gaji serta tunjangan rumah anggota DPR.<\/p>\n<p>Demo ini diikuti berbagai elemen masyarakat dan dilakukan di beberapa kota besar selain Jakarta.<\/p>\n<p>Aksi tersebut merupakan bentuk kritik terhadap pemerintahan dan DPR.<\/p>\n<p>Kepala Seksi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Ruslan Basuki, mengatakan ada 3 orang yang bertindak sebagai koordinator lapangan yaitu Abdul Wahid Kaliki, Raka Abimanyu, dan Ade Pratama.<\/p>\n<p>Dalam aksinya sebagian besar pengunjuk rasa dress code hitam.<\/p>\n<p>Demonstran membawa 9 tuntutan utama.<\/p>\n<p>Mengutip siaran pers yang diunggah @gejayanmemanggil, berikut isi tuntutan demo hari ini tanggal 25 Agustus 2025:<\/p>\n<ol>\n<li>Turunkan Prabowo-Gibran<\/li>\n<li>Bubarkan Kabinet Merah-Putih<\/li>\n<li>Bubarkan DPR RI<\/li>\n<li>Hentikan Proyek Penulisan Ulang Sejarah Indonesia<\/li>\n<li>Tangkap dan adili Fadli Zon atas penyangkalan terhadap tragedi pemerkosaan massal 1998<\/li>\n<li>Tolak Rancangan Kitab Hukum Undang-Undang Anti-Pemerasan (RKHUAP)<\/li>\n<li>Transparansi gaji anggota DPR<\/li>\n<li>Batalkan kebijakan tunjangan rumah anggota DPR<\/li>\n<li>Gagalkan rencana kenaikan gaji anggota DPR<\/li>\n<\/ol>\n<p>Aksi demonstrasi tidak hanya dipusatkan di Jakarta, tetapi juga akan berlangsung di berbagai kota besar lainnya di Indonesia, seperti Bandung, Surabaya, Yogyakarta, Makassar, dan sejumlah daerah lain.<\/p>\n<p>Peserta aksi tidak terbatas pada mahasiswa, melainkan melibatkan berbagai elemen masyarakat yang memiliki tujuan sama, yaitu menyuarakan kritik terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran dan mendesak perbaikan kondisi bangsa ke depan.<\/p>\n<p>Isu kenaikan gaji anggota DPR RI mencuat usai Sidang Tahunan MPR pada 15 Agustus 2025.<\/p>\n<p>Namun, isu kenaikan gaji tersebut dibantah oleh Wakil Ketua DPR RI, Adies Kadir.<\/p>\n<p>Menurutnya, yang mengalami perubahan yaitu tunjangan perumahan.<\/p>\n<p>Ini karena anggota DPR tidak lagi difasilitasi rumah dinas, sehingga akan diganti dengan tunjangan perumahan Rp50 juta per bulan.<\/p>\n<p>Isi tuntutan demo hari ini tanggal 25 Agustus 2025, mencerminkan keresahan publik terhadap berbagai kebijakan pemerintah dan DPR yang dinilai tidak berpihak pada rakyat.<\/p>\n<p>Massa aksi menuntut pembatalan kenaikan tunjangan dan gaji anggota DPR hingga transparansi pengelolaan keuangan negara.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sejumlah orang yang terlibat dalam aksi demonstrasi di depan Gedung MPR\/DPR RI, Jakarta, Senin (25\/8\/2025) malam, diamankan polisi dan dibawa ke Polda Metro Jaya.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":457864,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","_seopress_robots_follow":"","_seopress_robots_imageindex":"","_seopress_robots_snippet":"","_seopress_robots_primary_cat":"","_seopress_robots_breadcrumbs":"","_seopress_robots_freeze_modified_date":"","_seopress_robots_custom_modified_date":"","_seopress_robots_canonical":"","_seopress_social_fb_title":"","_seopress_social_fb_desc":"","_seopress_social_fb_img":"","_seopress_social_fb_img_attachment_id":0,"_seopress_social_fb_img_width":0,"_seopress_social_fb_img_height":0,"_seopress_social_twitter_title":"","_seopress_social_twitter_desc":"","_seopress_social_twitter_img":"","_seopress_social_twitter_img_attachment_id":0,"_seopress_social_twitter_img_width":0,"_seopress_social_twitter_img_height":0,"_seopress_redirections_value":"","_seopress_redirections_enabled":"","_seopress_redirections_enabled_regex":"","_seopress_redirections_logged_status":"","_seopress_redirections_param":"","_seopress_redirections_type":0,"_seopress_analysis_target_kw":"demo","_seopress_news_disabled":"","_seopress_video_disabled":"","_seopress_video":[],"_seopress_pro_schemas_manual":[],"_seopress_pro_rich_snippets_disable_all":"","_seopress_pro_rich_snippets_disable":[],"_seopress_pro_schemas":[],"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[1420,4863,12391,83800,274908,325975],"series":[],"class_list":["post-457863","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-peristiwa","tag-aksi-demo","tag-demo","tag-aksi-demonstrasi","tag-berita","tag-demo-di-dpr"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/457863","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=457863"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/457863\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/457864"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=457863"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=457863"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=457863"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=457863"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}