{"id":460180,"date":"2025-09-02T17:03:00","date_gmt":"2025-09-02T10:03:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/09\/02\/sahroni-ditemukan-tewas-dikubur-bersama-4-anggota-keluarganya-di-halaman-belakang-rumah\/"},"modified":"2025-09-03T02:33:50","modified_gmt":"2025-09-02T19:33:50","slug":"sahroni-ditemukan-tewas-dikubur-bersama-4-anggota-keluarganya-di-halaman-belakang-rumah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/09\/02\/sahroni-ditemukan-tewas-dikubur-bersama-4-anggota-keluarganya-di-halaman-belakang-rumah\/","title":{"rendered":"Sahroni Ditemukan Tewas, Dikubur Bersama 4 Anggota Keluarganya di Halaman Belakang Rumah"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH <\/b>&#8211; Warga Kelurahan Paoman, Kabupaten <a title=\"Indramayu\" href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/indramayu\/\">Indramayu<\/a>, Jawa Barat, geger setelah menemukan <a title=\"Sahroni\" href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/sahroni\/\">Sahroni<\/a> dan empat anggota keluarganya tewas dalam kondisi mengenaskan.<\/p>\n<p>Jenazah kelima anggota keluarga Sahroni itu ditemukan dalam satu liang kubur di halaman belakang rumah mereka.<\/p>\n<p>Para korban diidentifikasi sebagai Sahroni, istrinya, ayah mertuanya, anak perempuannya, dan seorang bayi.<\/p>\n<p>Penemuan jasad mereka berawal dari kecurigaan dan kepekaan para tetangga yang terganggu oleh bau busuk menyengat yang sumbernya tak kunjung ditemukan selama beberapa hari.<\/p>\n<p>Kepala Seksi Humas Polres Indramayu AKP Tarno, mengonfirmasi bahwa kasus ini terungkap setelah adanya laporan dari warga.<\/p>\n<p>Polisi yang tiba di lokasi segera melakukan penyisiran dan menemukan anomali di pekarangan belakang rumah korban.<\/p>\n<p>\u201cSetelah pemeriksaan, di bagian belakang rumah ditemukan gundukan tanah. Sewaktu digali, ada lima mayat dalam satu liang,&#8221; kata AKP Tarno, Selasa (2\/9\/2025).<\/p>\n<p>Di balik penemuan mengerikan ini, ada cerita tentang kepedulian dan intuisi para tetangga.<\/p>\n<p>Sohib, salah seorang warga setempat, menceritakan bagaimana misteri ini mulai terkuak.<\/p>\n<p>Semuanya berawal pada hari Kamis, ketika seorang tetangga bernama Euis merasa ada yang tidak beres.<\/p>\n<p>\u201cKamis hari itu, Ibu Euis, yang persis tetanggaaan, sebelah rumahnya Pak Haji Sahroni. Anak Ibu Euis sekolah bareng dengan anaknya Pak Haji Sahroni,\u201d kata Sohib.<\/p>\n<p>Kecurigaan Euis muncul saat anak Sahroni tidak masuk sekolah.<\/p>\n<p>Ia mencoba menghubungi keluarga tersebut untuk menanyakan kabar, namun panggilannya tidak mendapat jawaban.<\/p>\n<p>\u201cLalu, hari itu juga, Kamis, dikontak. Ibu Euis bertanya, &#8216;bu berangkat tidak&#8217;, tapi tak dijawab dari keluarga Sahroni.&#8221;<\/p>\n<p>Kekhawatiran Euis memuncak setelah hingga hari Sabtu (30\/8), rumah H. Sahroni masih tertutup rapat dan seluruh anggota keluarga tidak bisa dihubungi.<\/p>\n<p>Merasa ada yang sangat salah, Euis berinisiatif menghubungi Ema, kerabat H. Sahroni yang tinggal di lokasi lain.<\/p>\n<p>Setibanya Ema di lokasi, keputusan berat diambil bersama warga: mendobrak pintu rumah yang terkunci rapat.<\/p>\n<p>Saat pintu terbuka, suasana di dalam rumah terasa janggal. Sepi dan kosong, tidak ada satu pun anggota keluarga di dalamnya.<\/p>\n<p>Saat memeriksa hingga ke lantai dua, beberapa warga mulai mencium bau busuk yang sangat kuat dari arah halaman belakang.<\/p>\n<p>Sumber bau itu akhirnya menuntun mereka pada sebuah gundukan tanah segar yang mencurigakan di dekat pohon nangka.<\/p>\n<p>Jejak kaki manusia yang masih terlihat di sekitarnya semakin menguatkan firasat buruk mereka.<\/p>\n<p>Tanpa menunggu lama, Ema dan warga berteriak meminta tolong, memanggil warga lain untuk membawa cangkul.<\/p>\n<p>Detik-detik penggalian menjadi momen yang mencekam hingga akhirnya tabir horor itu tersingkap.<\/p>\n<p>\u201cSetelah gundukan tanah digali, akhirnya diketahui bahwa, jasad yang terkubur adalah Haji Sahroni dan keluarga,\u201d tutur Sohib.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\">Misteri Dua Mobil Pikap dan Dugaan Perampokan Sadis<\/h3>\n<p>Tim Inafis dari Polres Indramayu segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).<\/p>\n<p>Sejumlah barang bukti krusial diamankan, termasuk sebuah cangkul, ember kecil, seprai, serta terpal berwarna biru yang terdapat bercak darah.<\/p>\n<p>Kelima jenazah langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Losarang untuk proses otopsi guna memastikan penyebab dan waktu kematian.<\/p>\n<p>\u201cDalam perkiraan, korban sudah meninggal beberapa hari sebelum ditemukan. Kalau penyebab pastinya masih menunggu autopsi,&#8221; kata dia.<\/p>\n<p>Polisi kini mendalami motif di balik pembantaian ini. Dugaan kuat mengarah pada perampokan yang disertai kekerasan.<\/p>\n<p>\u201cMasih dalam pendalaman\u00a0 Satuan Reserse Kriminal Polres Indramayu, termasuk soal barang-barang yang hilang,\u201d kata Tarno.<\/p>\n<p>Dugaan ini diperkuat oleh kesaksian warga lain, Ami (35), yang mengaku sempat melihat aktivitas tak biasa di depan rumah korban sebelum penemuan mayat.<\/p>\n<p>Ami mengatakan ia melihat ada dua mobil pikap yang berhenti tepat di depan rumah Sahroni.<\/p>\n<p>Kesaksian ini membuka kemungkinan bahwa pelaku berjumlah lebih dari satu orang dan telah merencanakan aksinya dengan matang, termasuk menyiapkan kendaraan untuk mengangkut barang jarahan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Warga Kelurahan Paoman, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, geger setelah menemukan Sahroni dan empat anggota keluarganya tewas dalam kondisi mengenaskan.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":460181,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[243,1420,15439,19953,70582,274908,326454,326455],"series":[],"class_list":["post-460180","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-hukum","tag-peristiwa","tag-meninggal-dunia","tag-sahroni","tag-indramayu","tag-berita","tag-sahroni-ditemukan-tewas","tag-sahroni-meninggal-dunia"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/460180","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=460180"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/460180\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/460181"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=460180"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=460180"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=460180"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=460180"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}