{"id":461005,"date":"2025-09-05T14:38:00","date_gmt":"2025-09-05T07:38:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/09\/05\/suara-rakyat-menggema-copot-kapolri-reformasi-dpr-dan-kembalikan-anggaran-pendidikan-20\/"},"modified":"2025-09-05T22:36:42","modified_gmt":"2025-09-05T15:36:42","slug":"suara-rakyat-menggema-copot-kapolri-reformasi-dpr-dan-kembalikan-anggaran-pendidikan-20","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/09\/05\/suara-rakyat-menggema-copot-kapolri-reformasi-dpr-dan-kembalikan-anggaran-pendidikan-20\/","title":{"rendered":"Suara Rakyat Menggema: Copot Kapolri, Reformasi DPR, dan Kembalikan Anggaran Pendidikan 20%"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH<\/b> &#8211; <a title=\"Suara rakyat\" href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/suara-rakyat\/\">Suara rakyat<\/a> kembali bergema dengan lantang. <a title=\"Jaringan Kemandirian Nasional\" href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/jaringan-kemandirian-nasional\/\">Jaringan Kemandirian Nasional<\/a> (<a title=\"JAMAN\" href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/jaman\/\">JAMAN<\/a>) menegaskan bahwa pemerintah tidak boleh mengabaikan aspirasi masyarakat yang menuntut keadilan, transparansi, dan perubahan nyata.<\/p>\n<p>Situasi <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/politik\/\">Politik<\/a> yang penuh ketidakpastian, lemahnya penegakan hukum, serta ekonomi yang kian tertekan menjadi pemicu utama lahirnya tuntutan ini.<\/p>\n<p>Ketua JAMAN dalam keterangan pers yang diterima Konteks.co.id pada Jumat, 5 September 2025 menyatakan, \u201cRakyat sudah cukup menderita akibat lemahnya kepemimpinan.&#8221;<\/p>\n<p>&#8220;Pemerintah harus mendengar, bukan membungkam suara rakyat,&#8221; ungkap M. Eko Purwanto, Sekretaris Jenderal Jaringan Kemandirian Nasional (JAMAN).<\/p>\n<p>Pernyataan ini menggarisbawahi urgensi langkah konkret yang harus segera diambil.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\">Copot Kapolri dan Reformasi Kepolisian<\/h3>\n<p>Tuntutan pertama yang mencuat adalah pencopotan Kapolri. Aparat dianggap bertanggung jawab atas jatuhnya korban dalam aksi demonstrasi.<\/p>\n<p>Selain itu, masyarakat menilai perlu adanya reformasi kepolisian yang menyeluruh, mulai dari penghapusan budaya kekerasan hingga penegakan profesionalisme aparat.<\/p>\n<p>Jika Kapolri gagal bertanggung jawab, Presiden didesak untuk segera mencopotnya sebagai bentuk akuntabilitas politik dan moral.<\/p>\n<p>Reformasi DPR dan Pemberantasan Korupsi<\/p>\n<p>Sebagai wakil rakyat, DPR dituntut kembali ke jalur yang benar. Reformasi internal harus dijalankan dengan menghapus praktik transaksional dan tunjangan yang merugikan rakyat.<\/p>\n<p>Pengesahan Undang-Undang Perampasan Aset Koruptor juga dinilai sangat penting sebagai langkah nyata dalam pemberantasan korupsi.<\/p>\n<p>\u201cDPR harus membuktikan keberpihakan pada rakyat, bukan sekadar bermain politik,\u201d tegas perwakilan JAMAN.<\/p>\n<h3>Anggaran Pendidikan 20 Persen Wajib Dikembalikan<\/h3>\n<p>Tuntutan berikutnya adalah pengembalian alokasi anggaran pendidikan sebesar 20% dari APBN, sesuai amanat konstitusi.<\/p>\n<p>Pendidikan disebut sebagai investasi jangka panjang yang tidak boleh dikorbankan. Dengan kembalinya anggaran ini, generasi muda Indonesia diharapkan bisa lebih unggul dan kompetitif di tingkat global.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\">Reformasi Kabinet dan Penegakan Hukum<\/h3>\n<p>Selain itu, kabinet juga dinilai perlu direformasi agar lebih ramping, efektif, dan efisien. Penempatan menteri harus berdasarkan kompetensi dan integritas, bukan sekadar akomodasi politik. Penegakan hukum pun menjadi sorotan tajam.<\/p>\n<p>Pemerintah diminta untuk mengusut kasus korupsi besar tanpa pandang bulu serta memberantas mafia hukum yang merusak kepercayaan publik.<\/p>\n<p>JAMAN menutup seruannya dengan ajakan, \u201cPerubahan tidak boleh ditunda. Jalan reformasi harus dibuka agar Indonesia benar-benar berpihak pada kesejahteraan rakyat.\u201d***<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Suara rakyat kembali bergema dengan lantang. Jaringan Kemandirian Nasional (JAMAN) menegaskan bahwa pemerintah tidak boleh mengabaikan aspirasi masyarakat yang menuntut keadilan, transparansi, dan perubahan nyata<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":461006,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","_seopress_robots_follow":"","_seopress_robots_imageindex":"","_seopress_robots_snippet":"","_seopress_robots_primary_cat":"","_seopress_robots_breadcrumbs":"","_seopress_robots_freeze_modified_date":"","_seopress_robots_custom_modified_date":"","_seopress_robots_canonical":"","_seopress_social_fb_title":"","_seopress_social_fb_desc":"","_seopress_social_fb_img":"","_seopress_social_fb_img_attachment_id":0,"_seopress_social_fb_img_width":0,"_seopress_social_fb_img_height":0,"_seopress_social_twitter_title":"","_seopress_social_twitter_desc":"","_seopress_social_twitter_img":"","_seopress_social_twitter_img_attachment_id":0,"_seopress_social_twitter_img_width":0,"_seopress_social_twitter_img_height":0,"_seopress_redirections_value":"","_seopress_redirections_enabled":"","_seopress_redirections_enabled_regex":"","_seopress_redirections_logged_status":"","_seopress_redirections_param":"","_seopress_redirections_type":0,"_seopress_analysis_target_kw":"suara rakyat","_seopress_news_disabled":"","_seopress_video_disabled":"","_seopress_video":[],"_seopress_pro_schemas_manual":[],"_seopress_pro_rich_snippets_disable_all":"","_seopress_pro_rich_snippets_disable":[],"_seopress_pro_schemas":[],"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[95,1420,269808,274908,326653,326654],"series":[],"class_list":["post-461005","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-kapolri","tag-peristiwa","tag-suara-rakyat","tag-berita","tag-copot-kapolri","tag-jaringan-kemandirian-nasional"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/461005","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=461005"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/461005\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/461006"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=461005"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=461005"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=461005"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=461005"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}