{"id":461015,"date":"2025-09-05T15:05:16","date_gmt":"2025-09-05T08:05:16","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/?p=461015"},"modified":"2025-09-05T15:04:02","modified_gmt":"2025-09-05T08:04:02","slug":"zionis-kian-brutal-islam-solusi-tunggal","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/09\/05\/zionis-kian-brutal-islam-solusi-tunggal\/","title":{"rendered":"Zionis Kian Brutal, Islam Solusi Tunggal"},"content":{"rendered":"<p><em>Kebrutalan Zionis terus terjadi sementara dunia hanya diam. Saatnya umat Islam menggaungkan solusi hakiki yang benar-benar bisa menghentikan penjajahan dan menyelamatkan Palestina.<\/em><\/p>\n<p><em>Oleh: Hanny N<\/em><\/p>\n<p><span class=\"dropcap\">K<\/span>EBIADABAN <a title=\"Zionis\" href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/zionis\/\">Zionis<\/a> Israel di tanah <a title=\"Palestina\" href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/palestina\/\">Palestina<\/a> kembali menjadi sorotan dunia.<\/p>\n<p>Baru-baru ini, serangan drone Zionis dengan sengaja menargetkan jurnalis dan paramedis yang tengah bertugas di Gaza.<\/p>\n<p>Lebih memilukan, pembantaian itu terjadi saat siaran langsung sedang berlangsung, sehingga dunia bisa menyaksikan secara terang-terangan kebrutalan tersebut.<\/p>\n<p>Bahkan, jurnalis di Gaza sampai menyerukan kepada jurnalis internasional untuk datang langsung dan menunjukkan kebenaran kepada dunia.<\/p>\n<p>Meski tragedi itu terekam jelas, dunia internasional kembali bungkam.<\/p>\n<p>Negara-negara besar yang konon menjunjung tinggi demokrasi dan hak asasi manusia justru absen memberikan solusi nyata. Inilah potret telanjang dari standar ganda politik global.<\/p>\n<h4>Dunia Menyaksikan, Tapi Diam<\/h4>\n<p>Fakta bahwa jurnalis dan paramedis dijadikan target serangan membuktikan bahwa Zionis tidak hanya ingin membungkam perlawanan fisik rakyat Palestina, tetapi juga membungkam suara yang bisa menyuarakan kebenaran ke seluruh dunia.<\/p>\n<p>Padahal, dalam hukum perang internasional sekalipun, jurnalis dan tenaga medis termasuk pihak yang harus dilindungi.<\/p>\n<p>Sayangnya, pelanggaran mencolok ini tidak menimbulkan aksi tegas dari dunia internasional. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) hanya sebatas mengeluarkan pernyataan keprihatinan.<\/p>\n<p>Amerika Serikat tetap setia menjadi pendukung utama Zionis. Sementara itu, negara-negara Eropa terjebak dalam politik abu-abu: mengkritik secara verbal, tetapi tetap mendukung Israel dengan suplai senjata.<\/p>\n<p>Ironisnya, kaum Muslimin yang jumlahnya mencapai dua milyar jiwa di seluruh dunia juga belum mampu bersatu untuk menghadapi kebrutalan Zionis.<\/p>\n<p>Padahal, secara akidah dan sejarah, Palestina adalah bagian dari tanah umat Islam yang wajib dibela dengan segenap daya dan upaya.<\/p>\n<h4>Kegagalan Umat dalam Menemukan Solusi Hakiki<\/h4>\n<p>Mengapa tragedi demi tragedi bisa terus berulang? Karena solusi hakiki belum menjadi kesadaran umum di tengah umat Islam.<\/p>\n<p>Banyak yang hanya berhenti pada aksi simpati: doa, penggalangan donasi, atau unjuk rasa. Tindakan itu tentu baik, tetapi tidak cukup menghentikan penjajahan Zionis.<\/p>\n<p>Sejatinya, Palestina adalah tanah kaum Muslim yang dirampas oleh Zionis Yahudi.<\/p>\n<p>Dan sejarah Islam telah menunjukkan bahwa satu-satunya cara efektif mengakhiri penjajahan adalah jihad fi sabilillah yang dipimpin oleh sebuah negara yang menerapkan syariat secara kaffah.<\/p>\n<p>Sayangnya, gagasan ini belum menjadi opini umum mayoritas umat Islam.<\/p>\n<p>Banyak yang masih terbuai dengan ilusi solusi dari dunia Barat: negosiasi, perundingan damai, atau resolusi PBB.<\/p>\n<p>Padahal, semua jalur itu telah terbukti puluhan tahun gagal total.<\/p>\n<h4>Islam Menawarkan Solusi<\/h4>\n<p>Allah SWT berfirman, &#8220;Dan perangilah mereka, supaya jangan ada fitnah dan supaya agama itu semata-mata untuk Allah. Jika mereka berhenti (dari memusuhi kamu), maka sesungguhnya Allah Maha Melihat apa yang mereka kerjakan.\u201d (QS. Al-Anfal: 39)<\/p>\n<p>Ayat ini menegaskan bahwa jihad adalah jalan untuk menghentikan penindasan dan penjajahan. Rasulullah \ufdfa juga bersabda, &#8220;Imam (Khalifah) adalah perisai, di belakangnya kaum Muslimin berperang dan dengannya mereka berlindung.\u201d (HR. al-Bukhari dan Muslim)<\/p>\n<p>Hadis ini menggarisbawahi pentingnya adanya kepemimpinan Islam (Khilafah) yang akan menggerakkan jihad sebagai solusi hakiki membebaskan tanah kaum Muslim.<\/p>\n<p>Dalam sejarah Islam, pembebasan tanah umat dari penjajahan bukanlah sesuatu yang mustahil.<\/p>\n<p>Pada masa Khalifah Umar bin Khaththab, pasukan Islam berhasil membebaskan Baitul Maqdis dari penjajahan Romawi.<\/p>\n<p>Kemudian, pada masa Shalahuddin al-Ayyubi, Palestina berhasil dibebaskan dari cengkeraman pasukan salib melalui jihad yang dipimpin negara.<\/p>\n<p>Fakta sejarah ini adalah bukti konkret bahwa solusi syar\u2019i benar-benar mampu menghentikan penjajahan.<\/p>\n<h4>Umat Harus Melek dan Bersatu<\/h4>\n<p>Hari ini, tragedi di Gaza seharusnya membuka mata kaum Muslimin. Tidak ada alasan untuk terus percaya pada solusi palsu yang ditawarkan dunia Barat.<\/p>\n<p>Ketika dua milyar kaum Muslimin bersatu di bawah kepemimpinan yang benar, kekuatan itu akan menjadi tsunami yang mustahil dibendung oleh Zionis maupun sekutunya.<\/p>\n<p>Kesadaran ini harus terus digemakan. Edukasi masif tentang kewajiban umat membela Palestina melalui solusi syar\u2019i harus menyebar ke seluruh penjuru negeri-negeri Muslim.<\/p>\n<p>Umat tidak boleh puas dengan narasi kemanusiaan semata, tetapi harus kembali pada narasi akidah dan jihad. Sebab, Palestina bukan sekadar isu kemanusiaan, tetapi isu akidah dan kewajiban syar\u2019i.<\/p>\n<p>Saat ini, umat Islam di seluruh dunia harus bertanya kepada diri sendiri: sampai kapan kita hanya menjadi penonton penderitaan saudara-saudara kita di Gaza?<\/p>\n<p>Sampai kapan kita membiarkan air mata anak-anak Palestina mengalir tanpa ada pertolongan nyata?<\/p>\n<p>Bukankah Rasulullah \ufdfa bersabda bahwa umat Islam itu bagaikan satu tubuh, bila satu bagian sakit maka seluruh tubuh ikut merasakannya? (HR. Muslim).<\/p>\n<p>Apakah kita rela tubuh umat ini terus terluka sementara kita masih sibuk dengan urusan remeh?<\/p>\n<p>Apakah kita tega membiarkan tanah suci yang diberkahi Allah dirampas tanpa perlawanan yang sepadan?<\/p>\n<p>Inilah saatnya umat Islam bangkit dari tidur panjangnya. Tidak cukup hanya berdoa, bersedih, atau berdonasi.<\/p>\n<p>Kita harus menuntut tegaknya solusi syar\u2019i yang benar-benar mampu menolong Palestina.<\/p>\n<p>Kesadaran ini harus menjadi gelombang besar, membangkitkan dua milyar kaum Muslim agar bersatu dan bergerak menuju kemenangan hakiki.<\/p>\n<h4>Penutup<\/h4>\n<p>Kebrutalan Zionis yang semakin menjadi-jadi, hingga menargetkan jurnalis dan paramedis, adalah bukti bahwa musuh Islam tidak akan berhenti sampai umat ini benar-benar tunduk.<\/p>\n<p>Dunia internasional tidak akan pernah memberikan solusi, karena sejatinya mereka adalah bagian dari masalah.<\/p>\n<p>Solusi hakiki hanya ada dalam Islam: persatuan umat di bawah Khilafah yang akan menggerakkan jihad membebaskan tanah Palestina.<\/p>\n<p>Inilah solusi yang telah terbukti dalam sejarah, dan inilah kewajiban yang diperintahkan Allah kepada kaum Muslimin.<\/p>\n<p>Kini, tugas umat adalah menyadarkan diri sendiri dan generasi berikutnya tentang pentingnya solusi syar\u2019i ini.<\/p>\n<p>Semakin cepat umat melek, semakin cepat pula tragedi Gaza berakhir dengan kemenangan hakiki.<\/p>\n<p>Allah SWT berfirman, &#8220;Wahai orang-orang yang beriman! Jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu.\u201d (QS. Muhammad: 7)<\/p>\n<p>Kemenangan bukanlah utopia. Sejarah telah membuktikan, dan janji Allah pasti benar. Yang diperlukan hanyalah umat yang siap memperjuangkannya.<\/p>\n<p><em>Wallahu&#8217;alam bish shawab<\/em><\/p>\n<div class=\"pdfprnt-buttons pdfprnt-buttons-post pdfprnt-bottom-right\"><a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/461015?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/apps\/pdf-print\/images\/print.png\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kebiadaban Zionis Israel di tanah Palestina kembali menjadi sorotan dunia.<\/p>\n","protected":false},"author":983,"featured_media":461044,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","_seopress_robots_follow":"","_seopress_robots_imageindex":"","_seopress_robots_snippet":"","_seopress_robots_primary_cat":"","_seopress_robots_breadcrumbs":"","_seopress_robots_freeze_modified_date":"","_seopress_robots_custom_modified_date":"","_seopress_robots_canonical":"","_seopress_social_fb_title":"","_seopress_social_fb_desc":"","_seopress_social_fb_img":"","_seopress_social_fb_img_attachment_id":0,"_seopress_social_fb_img_width":0,"_seopress_social_fb_img_height":0,"_seopress_social_twitter_title":"","_seopress_social_twitter_desc":"","_seopress_social_twitter_img":"","_seopress_social_twitter_img_attachment_id":0,"_seopress_social_twitter_img_width":0,"_seopress_social_twitter_img_height":0,"_seopress_redirections_value":"","_seopress_redirections_enabled":"","_seopress_redirections_enabled_regex":"","_seopress_redirections_logged_status":"","_seopress_redirections_param":"","_seopress_redirections_type":0,"_seopress_analysis_target_kw":"zionis","_seopress_news_disabled":"","_seopress_video_disabled":"","_seopress_video":[],"_seopress_pro_schemas_manual":[],"_seopress_pro_rich_snippets_disable_all":"","_seopress_pro_rich_snippets_disable":[],"_seopress_pro_schemas":[],"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[65],"tags":[3461,334,317250,231250,293,56341],"series":[],"class_list":["post-461015","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-islam","tag-gaza","tag-israel","tag-negara-kera-israel","tag-negara-teroris-israel","tag-palestina","tag-zionis"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/461015","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/983"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=461015"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/461015\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/461044"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=461015"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=461015"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=461015"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=461015"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}