{"id":462310,"date":"2025-09-09T20:15:00","date_gmt":"2025-09-09T13:15:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/09\/09\/komisi-i-dpra-dukung-penolakan-tambang-di-beutong-ateuh\/"},"modified":"2025-09-09T20:15:00","modified_gmt":"2025-09-09T13:15:00","slug":"komisi-i-dpra-dukung-penolakan-tambang-di-beutong-ateuh","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/09\/09\/komisi-i-dpra-dukung-penolakan-tambang-di-beutong-ateuh\/","title":{"rendered":"Komisi I DPRA Dukung Penolakan Tambang di Beutong Ateuh"},"content":{"rendered":"<p data-start=\"195\" data-end=\"524\"><strong>BANDA ACEH<\/strong> \u2013\u00a0Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) menerima kunjungan sejumlah tokoh masyarakat Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Nagan Raya, pada Selasa, 9 September 2025. Dalam pertemuan di ruang kerja Komisi I itu, warga menyampaikan aspirasi penolakan terhadap rencana pengelolaan tambang di kawasan mereka.<\/p>\n<p data-start=\"460\" data-end=\"692\">Ketua Komisi I DPRA, Tgk Muharuddin, memimpin langsung pertemuan yang juga dihadiri anggota Komisi I, Azhar Abdurrahman. Salah satu pihak yang ikut hadir adalah keluarga almarhum Tgk Bantaqiah, tokoh karismatik asal Beutong Ateuh.<\/p>\n<p data-start=\"694\" data-end=\"942\">Dalam pertemuan itu, mereka mengulas bahwa Beutong Ateuh memiliki nilai sejarah panjang sejak masa perjuangan Cut Nyak Dhien, sehingga tidak pantas diganggu dengan aktivitas tambang. Mereka khawatir eksploitasi tambang justru akan merugikan masyarakat setempat.<\/p>\n<p data-start=\"895\" data-end=\"1304\">Menanggapi hal itu, Komisi I DPRA menyambut baik sikap masyarakat Beutong Ateuh dan siap mendukung penuh aspirasi masyarakat tersabut. Menurut Tgk Muharuddin, pemerintah kabupaten perlu melahirkan Qanun Tanah Adat sebagai dasar legalitas agar tanah masyarakat tidak diganggu pihak mana pun.<\/p>\n<p>\u24b8 Hak cipta foto di atas dikembalikan sesungguhnya kepada pemilik foto<\/p>\n<p data-start=\"895\" data-end=\"1304\">\u201cDengan adanya qanun tersebut, masyarakat terlindungi secara hukum. Kita juga berharap Pemerintah Aceh mendukung, sebab banyak pihak yang melirik Beutong untuk dieksploitasi,\u201d kata Tgk Muharuddin kepada wartawan seusai pertemuan.<\/p>\n<p data-start=\"1306\" data-end=\"1647\">Selain itu, Politisi Partai Aceh itu mendorong agar masyarakat kelak dapat mengelola sumber daya alam di wilayah tersebut melalui pola koperasi.<\/p>\n<p data-start=\"1306\" data-end=\"1647\">\u201cPemerintah Aceh dan DPRA sedang memperjuangkan lahirnya Qanun Pertambangan Rakyat. Jika qanun ini terwujud, masyarakat bisa membentuk koperasi untuk mengelola tambang secara mandiri dengan cara-cara tradisional,\u201d katanya.<\/p>\n<p data-start=\"1867\" data-end=\"2103\">Sementara itu, perwakilan masyarakat Beutong Ateuh, Malikul Mahdi, mengaku lega bisa menyampaikan langsung aspirasi masyarakat kepada Komisi I DPRA.<\/p>\n<p data-start=\"1867\" data-end=\"2103\">\u201cAlhamdulillah, Komisi I menyambut baik dan mendukung kami. Kami berharap Beutong Ateuh terbebas dari mafia mafia tambang,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p data-start=\"2105\" data-end=\"2278\">Mahdi juga meminta DPRA konsisten membela rakyat. \u201cJika DPRA berdiri bersama rakyat, maka masyarakat Beutong Ateuh juga akan selalu memberikan dukungan kepada DPR,\u201d pungkasnya.<\/p>\n<p data-start=\"2280\" data-end=\"2468\">Di akhir pertemuan, Komisi I DPRA menerima petisi berjudul <em data-start=\"2339\" data-end=\"2382\">\u201cSelamatkan Beutong dari Ancaman Tambang\u201d<\/em> dari perwakilan masyarakat yang menolak pengelolaan tambang di wilayah tersebut. []<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH \u2013\u00a0Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) menerima kunjungan sejumlah tokoh masyarakat Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Nagan Raya, pada Selasa, 9 September 2025. Dalam pertemuan di ruang kerja Komisi I itu, warga menyampaikan aspirasi penolakan terhadap rencana pengelolaan tambang di kawasan mereka. Ketua Komisi I DPRA, Tgk Muharuddin, memimpin langsung pertemuan yang juga [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":462311,"comment_status":"open","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[35],"tags":[57,68,13434,109611,119021,168049,215878,308918],"series":[],"class_list":["post-462310","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-aceh","tag-nagan-raya","tag-headline","tag-aceh","tag-komisi-i-dpra","tag-aspirasi-masyarakat","tag-news","tag-beutong-ateuh","tag-pengelolaan-tambang"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/462310","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=462310"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/462310\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/462311"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=462310"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=462310"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=462310"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=462310"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}