{"id":463547,"date":"2025-09-15T23:59:00","date_gmt":"2025-09-15T16:59:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/09\/15\/4-bukti-kekuatan-jokowi-kini-hanya-bertumpu-pada-relawan\/"},"modified":"2025-09-16T06:12:08","modified_gmt":"2025-09-15T23:12:08","slug":"4-bukti-kekuatan-jokowi-kini-hanya-bertumpu-pada-relawan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/09\/15\/4-bukti-kekuatan-jokowi-kini-hanya-bertumpu-pada-relawan\/","title":{"rendered":"4 Bukti Kekuatan Jokowi Kini Hanya Bertumpu pada Relawan"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH<\/b> &#8211; Dulu Presiden <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/joko-widodo\/\">Joko Widodo<\/a> (<a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/jokowi\/\">Jokowi<\/a>) dianggap memiliki kekuatan <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/politik\/\">Politik<\/a> nyaris tak tertandingi.<\/p>\n<p>Ia didukung kabinet yang solid, partai-partai besar, hingga mesin negara yang bergerak seirama.<\/p>\n<p>Namun, peta politik kini berubah.<\/p>\n<p>Satu per satu pilar penopang itu runtuh, menyisakan relawan sebagai kekuatan terakhir yang masih bertahan.<\/p>\n<p>Pertanyaannya, apakah dukungan relawan saja cukup untuk menjaga pengaruh Jokowi di tengah pusaran politik yang kian keras?<\/p>\n<p>Berikut empat tandanya:<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\">Loyalis Disingkirkan dari Kabinet<\/h3>\n<p>Pencopotan Budi Arie, sosok yang dikenal sebagai loyalis sejati dan lahir dari rahim relawan, menjadi sinyal tegas.<\/p>\n<p>Selama ini, Budi Arie adalah simbol kedekatan personal Jokowi sekaligus representasi jaringan relawan di lingkar kekuasaan.<\/p>\n<p>Keputusan itu memperlihatkan bahwa kendali Jokowi atas kabinet tidak lagi mutlak, bahkan di dalam rumahnya sendiri.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\">Partai Politik Mulai Berpaling<\/h3>\n<p>Selama dua periode, Jokowi adalah pusat gravitasi politik.<\/p>\n<p>Hampir semua partai, termasuk yang awalnya berseberangan, akhirnya merapat ke koalisi pemerintah.<\/p>\n<p>Kini situasinya berbalik: partai-partai besar justru berbondong-bondong mendekat ke Presiden <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/prabowo-subianto\/\">Prabowo Subianto<\/a>.<\/p>\n<p>Jokowi kehilangan daya tarik politik, dan dukungan partai yang dulu kokoh kini tampak rapuh.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\">Mesin Kekuasaan Melemah<\/h3>\n<p>Pengaruh Jokowi atas birokrasi dan aparat negara juga meredup.<\/p>\n<p>Jika dulu restu Jokowi dianggap sebagai lampu hijau, kini pejabat tinggi dan elite politik lebih memilih membaca arah dari poros kekuasaan baru.<\/p>\n<p>Mesin negara yang dulu bergerak rapi di bawah kendali Jokowi kini terlihat macet dan kehilangan koordinasi.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\">Relawan Jadi Penopang Terakhir<\/h3>\n<p>Di tengah melemahnya dukungan kabinet, partai, dan birokrasi, relawan masih setia berdiri di belakang Jokowi.<\/p>\n<p>Mereka aktif di jalanan, di media sosial, dan dalam berbagai deklarasi dukungan.<\/p>\n<p>Namun, relawan tidak punya kekuatan struktural untuk menentukan arah kebijakan atau menjaga warisan politik di meja elit.<\/p>\n<p>Dukungan mereka lebih bersifat simbolik daripada strategis.<\/p>\n<p>Kekuatan Jokowi kini bertumpu pada loyalitas relawan yang militan, tetapi terbatas.<\/p>\n<p>Tanpa dukungan struktural dari kabinet, partai politik, dan birokrasi, relawan hanya mampu memberi gema simbolis, bukan kekuatan nyata di panggung kekuasaan.<\/p>\n<p>Sejarah politik Indonesia menunjukkan, cinta relawan bisa melambungkan seorang tokoh, namun jarang cukup untuk mempertahankannya di puncak kekuasaan.<\/p>\n<p>Jokowi masih punya nama besar, tapi apakah nama besar tanpa mesin politik bisa menjaga warisan yang ia tinggalkan?<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dulu Presiden Joko Widodo (Jokowi) dianggap memiliki kekuatan Politik nyaris tak tertandingi<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":463548,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":true},"categories":[34],"tags":[242,1420,1645,124137,274908,94],"series":[],"class_list":["post-463547","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-politik","tag-peristiwa","tag-joko-widodo","tag-relawan","tag-berita","tag-jokowi"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/463547","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=463547"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/463547\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/463548"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=463547"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=463547"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=463547"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=463547"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}