{"id":463890,"date":"2025-09-17T11:09:00","date_gmt":"2025-09-17T04:09:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/09\/17\/drama-copot-kepsek-viral-wali-kota-prabumulih-minta-maaf-sebut-anak-bawa-mobil-itu-hoaks\/"},"modified":"2025-09-17T11:13:37","modified_gmt":"2025-09-17T04:13:37","slug":"drama-copot-kepsek-viral-wali-kota-prabumulih-minta-maaf-sebut-anak-bawa-mobil-itu-hoaks","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/09\/17\/drama-copot-kepsek-viral-wali-kota-prabumulih-minta-maaf-sebut-anak-bawa-mobil-itu-hoaks\/","title":{"rendered":"Drama Copot Kepsek Viral, Wali Kota Prabumulih Minta Maaf Sebut Anak Bawa Mobil Itu Hoaks"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH &#8211;<\/b> Setelah menjadi sorotan tajam publik dan viral di media sosial, Wali Kota Prabumulih, Arlan, akhirnya muncul untuk memberikan klarifikasi. Melalui sebuah video yang diunggah di akun Instagram pribadinya, @cak.arlan_official.<\/p>\n<p>Arlan secara terbuka menyampaikan permintaan maaf kepada Kepala Sekolah SMPN 1 Prabumulih, Roni Ardiansyah, dan seluruh masyarakat atas simpang siur informasi yang telah menimbulkan kegaduhan.<\/p>\n<p>Dalam video tersebut, Arlan tidak sendirian. Ia didampingi oleh jajaran pejabat penting Pemerintah Kota Prabumulih, termasuk Sekda Elman, Inspektur Indra Bangsawan, dan Wakil Wali Kota Frangky Nasril.<\/p>\n<p>Kehadiran mereka seolah menjadi penegas keseriusan pernyataan yang akan disampaikan. Poin utamanya adalah dia menegaskan bahwa pencopotan dan pemindahan Roni adalah hoaks.<\/p>\n<p>\u201cSaya sebagai Wali Kota Prabumulih, meminta maaf kepada Pak Roni dan seluruh masyarakat Prabumulih. Masalah berita-berita yang hoaks di media, yang mengatakan Pak Roni sudah diganti dan dipindahkan ke sekolah lain, itu tidak benar. Saya belum memindahkan Pak Roni,\u201d ujar Arlan dalam video klarifikasinya.<\/p>\n<h2 style=\"text-align: left;\">Bukan Karena Anak Bawa Mobil, Tapi Kasus Chat Mesum Guru<\/h2>\n<p>Arlan kemudian meluruskan duduk perkara yang sebenarnya. Menurutnya, ia memang memanggil dan menegur Roni, namun bukan karena persoalan pribadi. Teguran itu dilayangkan terkait adanya kasus serius di SMPN 1 Prabumulih yang sempat viral sebelumnya, yakni dugaan chat mesum seorang oknum guru kepada siswinya.<\/p>\n<p>Kasus tersebut, kata Arlan, telah membuat sejumlah siswa merasa tidak betah dan mencoreng nama baik sekolah.<\/p>\n<p>\u201cSaya baru menegur Pak Roni karena di sekolah itu ada kasus yang membuat anak sekolah tidak betah di situ. Kasus ini sudah mencuat di media massa. Saya sebagai Wali Kota Prabumulih memanggil Pak Roni, menegurnya, agar jangan sampai terjadi lagi. Dan guru sekolah itu sudah dipindahkan sekitar satu minggu yang lalu,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Lebih lanjut, Arlan dengan tegas membantah isu liar yang menyebut pencopotan Roni dipicu oleh tindakan sang kepala sekolah yang menegur anaknya karena membawa mobil ke sekolah. Isu inilah yang paling kencang berhembus dan memicu kemarahan warganet.<\/p>\n<p>\u201cTerkait anak saya yang membawa mobil ke sekolah, itu adalah hoaks. Karena anak saya diantar. Kalau ini menjadi suatu kesalahan, saya sebagai Wali Kota Prabumulih meminta maaf kepada Pak Roni dan seluruh masyarakat,\u201d tegas Arlan.<\/p>\n<h2 style=\"text-align: left;\">Pernyataan Wali Kota Bertolak Belakang dengan Dinas Pendidikan<\/h2>\n<p>Namun, klarifikasi Arlan yang menyatakan Roni belum dipindahkan justru menimbulkan pertanyaan baru. Pernyataannya bertolak belakang dengan keterangan dari Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Prabumulih, Darmadi, pada hari sebelumnya.<\/p>\n<p>Darmadi, pada Selasa (16\/9\/2025), justru mengonfirmasi bahwa Roni telah dirotasi. Menurutnya, mutasi dalam lingkungan Aparatur Sipil Negara (ASN) adalah hal yang biasa untuk penyegaran organisasi.<\/p>\n<p>\u201cMutasi itu soal biasa, bukan hal yang istimewa itu merupakan bagian dari penyegaran organisasi dan penguatan pelayanan publik. Hal itu juga akan terjadi di sekolah lainnya,\u201d kata Darmadi.<\/p>\n<p>Bahkan, Darmadi secara spesifik menyebutkan posisi baru Roni pasca-pencopotan dari jabatannya sebagai kepala sekolah. \u201cSementara sebagai guru biasa dan masih menunggu SK terbit kemungkinan ke SMPN 13,\u201d tutup Darmadi.<\/p>\n<p>Kisah ini sendiri menjadi viral setelah sebuah video yang memperlihatkan perpisahan emosional antara Roni dan para siswa SMPN 1 Prabumulih beredar luas.<\/p>\n<p>Dalam video yang diunggah akun Instagram @lets.talkandenjoy, Roni tampak diserbu para siswa yang menangis dan enggan berpisah, memicu simpati dan spekulasi publik atas alasan pencopotan mendadak tersebut.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH &#8211; Setelah menjadi sorotan tajam publik dan viral di media sosial, Wali Kota Prabumulih, Arlan, akhirnya muncul untuk memberikan klarifikasi. Melalui sebuah video yang diunggah di akun Instagram pribadinya, @cak.arlan_official. Arlan secara terbuka menyampaikan permintaan maaf kepada Kepala Sekolah SMPN 1 Prabumulih, Roni Ardiansyah, dan seluruh masyarakat atas simpang siur informasi yang telah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":463891,"comment_status":"open","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","_seopress_robots_follow":"","_seopress_robots_imageindex":"","_seopress_robots_snippet":"","_seopress_robots_primary_cat":"","_seopress_robots_breadcrumbs":"","_seopress_robots_freeze_modified_date":"","_seopress_robots_custom_modified_date":"","_seopress_robots_canonical":"","_seopress_social_fb_title":"","_seopress_social_fb_desc":"","_seopress_social_fb_img":"","_seopress_social_fb_img_attachment_id":0,"_seopress_social_fb_img_width":0,"_seopress_social_fb_img_height":0,"_seopress_social_twitter_title":"","_seopress_social_twitter_desc":"","_seopress_social_twitter_img":"","_seopress_social_twitter_img_attachment_id":0,"_seopress_social_twitter_img_width":0,"_seopress_social_twitter_img_height":0,"_seopress_redirections_value":"","_seopress_redirections_enabled":"","_seopress_redirections_enabled_regex":"","_seopress_redirections_logged_status":"","_seopress_redirections_param":"","_seopress_redirections_type":0,"_seopress_analysis_target_kw":"","_seopress_news_disabled":"","_seopress_video_disabled":"","_seopress_video":[],"_seopress_pro_schemas_manual":[],"_seopress_pro_rich_snippets_disable_all":"","_seopress_pro_rich_snippets_disable":[],"_seopress_pro_schemas":[],"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[1420,274908],"series":[],"class_list":["post-463890","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-peristiwa","tag-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/463890","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=463890"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/463890\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/463891"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=463890"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=463890"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=463890"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=463890"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}