{"id":464311,"date":"2025-09-19T07:26:00","date_gmt":"2025-09-19T00:26:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/09\/19\/roy-suryo-minta-ketua-dan-komisioner-kpu-mundur-dianggap-lindungi-jokowi-dan-gibran\/"},"modified":"2025-09-19T07:27:41","modified_gmt":"2025-09-19T00:27:41","slug":"roy-suryo-minta-ketua-dan-komisioner-kpu-mundur-dianggap-lindungi-jokowi-dan-gibran","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/09\/19\/roy-suryo-minta-ketua-dan-komisioner-kpu-mundur-dianggap-lindungi-jokowi-dan-gibran\/","title":{"rendered":"Roy Suryo Minta Ketua dan Komisioner KPU Mundur Dianggap Lindungi Jokowi dan Gibran"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH<\/b> &#8211;<a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/kpu\/\">KPU<\/a> di bawah pimpinan Mochammad Afifuddin dianggap melakukan blunder yang cenderung melindungi kepentingan Presiden ke-7 RI <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/joko-widodo\/\">Joko Widodo<\/a> (<a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/jokowi\/\">Jokowi<\/a>) dan Wakil Presiden <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/gibran-rakabuming-raka\/\">Gibran Rakabuming Raka<\/a>.<\/p>\n<p>Tudingan itu disampaikan pakar telematika Roy Suryo buntut keluarnya PKPU Nomor 731\/2025 tentang Penetapan Dokumen Persyaratan Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Sebagai Informasi Publik yang Dikecualikan.<\/p>\n<p>Kendati peraturan itu sudah dicabut, namun Roy mencium bau amis dalam proses penetapan itu.\u00a0<\/p>\n<p>\u201cIni yang kita pertanyakan, kenapa <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/kpu\/\">KPU<\/a> masih mau main di tepi jurang. Karena jelas-jelas itu tidak ada keuntungan bagi masyarakat, bahkan kemunduran dari demokrasi kita,\u201d ujar Roy dalam Podcast Madilog bersama Darmawan Sepriyossa dikutip dari kanal YouTube Forum Keadilan TV, Kamis malam, 18 September 2025.<\/p>\n<p>Awalnya, mantan Menpora itu mengungkap bahwa publik tahu ada peraturan bermasalah ini ketika KPU melakukan rapat dengan Komisi II DPR. Ia bersyukur banyak Anggota Komisi II DPR yang kritis menanyakan aturan ini.\u00a0<\/p>\n<p>Roy menyebut ketika Pilpres masih jauh namun tiba-tiba keluar peraturan ini. Sehingga diduga kuat aturan untuk melindungi Jokowi dan Gibran yang sekarang sedang terkena polemik ijazah palsu.\u00a0 \u00a0<\/p>\n<p>\u201cKenapa sih KPU malah bermain api? Ini yang saya heran, hanya demi melindungi (Jokowi dan Gibran), (ini) sangat bau,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>Terkait itu, mantan politikus <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/demokrat\/\">Demokrat<\/a> ini meminta Ketua KPU Mochammad Afifuddin beserta komisioner lainnya untuk mundur.\u00a0\u00a0<\/p>\n<p>\u201cBahkan sebenarnya, tidak hanya Pak Afifuddin itu kemudian hanya membatalkan, (harus) mundur dia. Pertanggungjawaban publik bukan hanya dia, karena keputusan KPU itu pasti tidak diambil secara individu. (Keputusan) pasti diambil secara kolektif-kolegial,\u201d tegasnya lagi.\u00a0<\/p>\n<p>\u201cPasti mereka pernah rapat, tidak akan berani mengambil keputusan sendirian, kecuali zaman Hasyim Asyari dulu yang memutuskan sama cewek itu sendirian,\u201d seloroh Roy Suryo.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH &#8211;KPU di bawah pimpinan Mochammad Afifuddin dianggap melakukan blunder yang cenderung melindungi kepentingan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Tudingan itu disampaikan pakar telematika Roy Suryo buntut keluarnya PKPU Nomor 731\/2025 tentang Penetapan Dokumen Persyaratan Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Sebagai Informasi Publik yang Dikecualikan. Kendati [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":464312,"comment_status":"open","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[274908,1420],"series":[],"class_list":["post-464311","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-berita","tag-peristiwa"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/464311","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=464311"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/464311\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/464312"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=464311"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=464311"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=464311"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=464311"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}