{"id":464762,"date":"2025-09-21T07:39:00","date_gmt":"2025-09-21T00:39:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/09\/21\/oknum-tni-pukul-driver-ojol-di-pontianak-hingga-hidung-patah-berawal-dari-klakson\/"},"modified":"2025-09-21T23:08:10","modified_gmt":"2025-09-21T16:08:10","slug":"oknum-tni-pukul-driver-ojol-di-pontianak-hingga-hidung-patah-berawal-dari-klakson","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/09\/21\/oknum-tni-pukul-driver-ojol-di-pontianak-hingga-hidung-patah-berawal-dari-klakson\/","title":{"rendered":"Oknum TNI Pukul Driver Ojol di Pontianak hingga Hidung Patah, Berawal dari Klakson"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH &#8211; <\/b>Seorang pengemudi ojek online (ojol), Teguh, diduga menjadi korban pemukulan yang dilakukan oleh seorang oknum anggota TNI.\u00a0<\/p>\n<p>Korban diduga mengalami patah hidung dan luka benjol di bagian mata.\u00a0<\/p>\n<p>Perwakilan komunitas ojek online Pontianak, Dede Sudirman, mengatakan bahwa peristiwa ini terjadi di Jalan Panglima AIM, Kecamatan Pontianak Timur, Kota Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar), pada Sabtu (20\/9\/2025) sore.\u00a0<\/p>\n<p>Saat itu, Teguh hendak mengantar pesanan dan berada di belakang sebuah mobil yang diduga dikemudikan oleh anggota TNI.\u00a0<\/p>\n<p>\u201cKetika mobil hendak berbalik arah, Teguh membunyikan klakson sebagai tanda,\u201d kata Dede kepada wartawan pada Sabtu malam.\u00a0<\/p>\n<p>Dede melanjutkan, setelah diklakson oleh Teguh, pengemudi mobil justru turun dan langsung memukul wajah Teguh menggunakan siku.\u00a0<\/p>\n<p>\u201cKorban mengalami luka dan memar hingga harus dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Pontianak,\u201d ucap Dede.\u00a0<\/p>\n<p>Tidak terima dengan perlakuan tersebut, ratusan pengemudi ojol mendampingi korban dan mendatangi Markas Polisi Militer (Mapomdam) XII Tanjungpura di Jalan Rahadi Usman, Pontianak.\u00a0<\/p>\n<p>Mereka menuntut proses hukum yang transparan dan menolak adanya perdamaian.\u00a0<\/p>\n<p>\u201cKami minta kasus ini diproses, jangan ada tebang pilih,\u201d tegas Dede. Hal senada disampaikan Zulkarnaen, rekan pengemudi ojek online, yang menekankan pentingnya efek jera.\u00a0<\/p>\n<p>\u201cKami menolak perdamaian. Kalau dibiarkan, kasus seperti ini bisa terulang,\u201d ujarnya.\u00a0<\/p>\n<p>Tuntutan juga datang dari pihak keluarga korban.\u00a0<\/p>\n<p>Jani Fitri dan Ros Indriani, keponakan Teguh, meminta agar pelaku dihadirkan langsung.\u00a0<\/p>\n<p>\u201cJangan hanya adiknya yang menemui kami. Kami ingin pelaku hadir dan dihukum setimpal,\u201d kata Jani.\u00a0<\/p>\n<p>Keluarga bahkan mengancam akan mencari sendiri keberadaan oknum tersebut bila tidak ada kejelasan dari pihak Pomdam Tanjungpura.\u00a0<\/p>\n<p>\u201cKalau tidak dihadirkan, kami bersama komunitas ojol akan turun langsung mencari oknum itu,\u201d tegas Jani.\u00a0<\/p>\n<p>Hingga kini, pihak Pomdam XII Tanjungpura belum memberikan keterangan resmi terkait identitas pelaku maupun proses hukum yang akan dijalankan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH &#8211; Seorang pengemudi ojek online (ojol), Teguh, diduga menjadi korban pemukulan yang dilakukan oleh seorang oknum anggota TNI.\u00a0 Korban diduga mengalami patah hidung dan luka benjol di bagian mata.\u00a0 Perwakilan komunitas ojek online Pontianak, Dede Sudirman, mengatakan bahwa peristiwa ini terjadi di Jalan Panglima AIM, Kecamatan Pontianak Timur, Kota Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar), [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":464763,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[243,1420,32791,274908,327234],"series":[],"class_list":["post-464762","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-hukum","tag-peristiwa","tag-ojol","tag-berita","tag-tni-pukul-ojol"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/464762","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=464762"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/464762\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/464763"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=464762"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=464762"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=464762"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=464762"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}