{"id":466538,"date":"2025-09-29T00:02:00","date_gmt":"2025-09-28T17:02:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/09\/29\/sosok-dan-rekam-jejak-brigjen-djuhandhani-di-mutasi-jadi-kapolda-sulsel-usai-nyatakan-ijazah-jokowi-asli\/"},"modified":"2025-09-29T00:03:16","modified_gmt":"2025-09-28T17:03:16","slug":"sosok-dan-rekam-jejak-brigjen-djuhandhani-di-mutasi-jadi-kapolda-sulsel-usai-nyatakan-ijazah-jokowi-asli","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/09\/29\/sosok-dan-rekam-jejak-brigjen-djuhandhani-di-mutasi-jadi-kapolda-sulsel-usai-nyatakan-ijazah-jokowi-asli\/","title":{"rendered":"Sosok dan Rekam Jejak Brigjen Djuhandhani di Mutasi Jadi Kapolda Sulsel, Usai Nyatakan Ijazah Jokowi Asli"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH &#8211;\u00a0<\/b> Mabes Polri mutasi sejumlah perwira tinggi (pati) dan perwira menengah (pamen) di penghujung bulan September 2025.<\/p>\n<p>Mutasi tertuang dalam dua Surat Telegram Kapolri masing-masing bernomor ST\/2134\/IX\/KEP.\/2025 tertanggal 19 September 2025 dan ST\/2192\/IX\/KEP.\/2025 tertanggal 24 September 2025.<\/p>\n<p>Ada sekira 60 personel Polri yang harus di mutasi dari jabatannya dan menduduki posisi baru.<\/p>\n<p>Dari jumlah tersebut, terdapat sejumlah nama yang diganjar promosi jabatan, salah satunya Brigjen Djuhandhani Rahardjo Puro<\/p>\n<p>Brigjen Djuhandhani Rahardjo Puro akan naik pangkat menjadi Inspektur Jenderal karena diangkat sebagai Kapolda Sulawesi Selatan.<\/p>\n<p>Pengusut kasus ijazah Presiden ke-7 <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/joko-widodo\/\">Joko Widodo<\/a> itu dipromosikan menjadi Kapolda Sulsel pada 24 September 2025.<\/p>\n<p>Mutasi ini tercatat dalam Surat Telegram Kapolri ST\/2192\/IX\/KEP.\/2025 tertanggal 24 September.<\/p>\n<p>Djuhandhani akan menggantikan posisi Irjen Rusdi Hartano yang dimutasi menjadi perwira tinggi Bareskrim Polri.<\/p>\n<p>Sebelumnya, Djuhandhani menjabat sebagai Dirtipidum Bareskrim Polri. Saat menduduki posisi tersebut, ia mengusut sejumlah kasus penting, salah satunya terkait dengan ijazah <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/jokowi\/\">Jokowi<\/a>.<\/p>\n<p>Djuhandhani menyatakan ijazah Jokowi adalah asli dan sah berdasarkan hasil penyelidikan dan uji forensik yang dilakukan Bareskrim Polri.<\/p>\n<p>Ia mengumumkan hasil pemeriksaan ijazah Jokowi itu pada Kamis, 22 Mei 2025.<\/p>\n<p>Namun, hasil tersebut tidak dapat diterima dengan baik oleh Rismon Sianipar cs yang mempertanyakan keaslian ijazah Jokowi.<\/p>\n<p>Djuhandhani pernah disebut ketakutan menunjukkan ijazah asli Jokowi oleh Rismon.<\/p>\n<p>&#8220;Ada semacam ketakutan bagi Dirtipidum (Bareskrim, Djuhandhani Rahardjo Puro) atau lab forensik Mabes Polri ini untuk menunjukkan wujud dari objek yang diteliti, objek yang diuji forensik, ada ketakutan,&#8221; kata Rismon, dikutip dari YouTube Abraham Samad, Jumat 23 Mei 2025.<\/p>\n<p>Lantas, seperti apakah sosok, profil, dan rekam jejak Brigjen Djuhandhani Rahardjo Puro? Berikut informasi lengkapnya.<\/p>\n<h2 style=\"text-align: left\">Rekam jejak<\/h2>\n<p>Djuhandhani Rahardjo Puro sudah menjabat sebagai Dirtipidum Bareskrim Polri sejak 22 Desember 2022.<\/p>\n<p>Ia memiliki rekam jejak karier yang cemerlang di Polri.<\/p>\n<p>Djuhandhani adalah lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1991.<\/p>\n<p>Di Akpol, ia satu angkatan dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/prabowo\/\">Prabowo<\/a>.<\/p>\n<p>Berbagai jabatan strategis di Polri sudah pernah diemban oleh jenderal kelahiran Magelang, 31 Mei 1969, ini.<\/p>\n<p>Ia tercatat pernah menjabat sebagai Kasubdit IV\/Poldok Dittipidum Bareskrim Polri.<\/p>\n<p>Kairernya makin moncer setelah dimutasi sebagai Anjak Madya Bidang Pidum Bareskrim Polri pada 2019.<\/p>\n<p>Pada 2020, Djuhandhani diangkat menjadi Dirreskrimum Polda Bali.<\/p>\n<p>Satu tahun kemudian, ia dimutasi menjadi Dirreskrimum Polda Jawa Tengah.<\/p>\n<p>Setelah itu, Brigjen Djuhandhani Rahardjo Puro dipercaya menjadi Dirtipidum Bareskrim Polri pada 2022.<\/p>\n<p>Setelah cukup lama, Djuhandhani kemudian diangkat menjadi Kapolda Sulsel pada 2025.<\/p>\n<p>Djuhandhani tercatat memiliki harta kekayaan sebesar Rp3,1 miliar.<\/p>\n<p>Hartanya itu terdaftar di dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/kpk\/\">KPK<\/a>.<\/p>\n<p>Ia terakhir kali melaporkan hartanya di LHKPN pada 22 Oktober 2021.<\/p>\n<p>Harta terbanyaknya berasal dari tanah dan bangunan senilai Rp2,6 miliar.<\/p>\n<p>Djuhandhani memiliki tanah dan bangunan di Kabupaten Sleman, D.I. Yogyakarta senilai Rp1,2 miliar.<\/p>\n<p>Berikut daftar lengkap rincian harta kekayaan Brigjen Djuhandhani Rahardjo Puro.<\/p>\n<p>I. DATA HARTA<\/p>\n<p>A. TANAH DAN BANGUNAN Rp. 2.646.000.000<\/p>\n<p>1. Tanah dan Bangunan Seluas 165 m2\/150 m2 di KAB \/ KOTA SLEMAN, HASIL SENDIRI Rp. 1.222.500.000<\/p>\n<p>2. Tanah dan Bangunan Seluas 121 m2\/258 m2 di NEGARA [unknown], HASIL SENDIRI Rp. 1.423.500.000<\/p>\n<p>B. ALAT TRANSPORTASI DAN MESIN Rp. 210.000.000<\/p>\n<p>1. MOBIL, HONDA CR-V JEEP Tahun 2008, HASIL SENDIRI Rp. 210.000.000.<\/p>\n<p>C. HARTA BERGERAK LAINNYA Rp. 320.000.000<\/p>\n<p>D. SURAT BERHARGA Rp. &#8212;-<\/p>\n<p>E. KAS DAN SETARA KAS Rp. 22.000.000<\/p>\n<p>F. HARTA LAINNYA Rp. &#8212;-<\/p>\n<p>Sub Total Rp. 3.198.000.000<\/p>\n<p>II. HUTANG Rp. &#8212;-<\/p>\n<p>III. TOTAL HARTA KEKAYAAN (II-III) Rp. 3.198.000.000.***<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH &#8211;\u00a0 Mabes Polri mutasi sejumlah perwira tinggi (pati) dan perwira menengah (pamen) di penghujung bulan September 2025. Mutasi tertuang dalam dua Surat Telegram Kapolri masing-masing bernomor ST\/2134\/IX\/KEP.\/2025 tertanggal 19 September 2025 dan ST\/2192\/IX\/KEP.\/2025 tertanggal 24 September 2025. Ada sekira 60 personel Polri yang harus di mutasi dari jabatannya dan menduduki posisi baru. Dari [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":466539,"comment_status":"open","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[274908,1420],"series":[],"class_list":["post-466538","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-berita","tag-peristiwa"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/466538","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=466538"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/466538\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/466539"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=466538"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=466538"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=466538"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=466538"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}