{"id":467757,"date":"2025-10-03T18:34:00","date_gmt":"2025-10-03T11:34:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/10\/03\/cerita-alfatih-korban-selamat-tertimbun-bangunan-ponpes-ambruk-mimpi-tidur-panjang-3-hari\/"},"modified":"2025-10-03T18:35:26","modified_gmt":"2025-10-03T11:35:26","slug":"cerita-alfatih-korban-selamat-tertimbun-bangunan-ponpes-ambruk-mimpi-tidur-panjang-3-hari","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/10\/03\/cerita-alfatih-korban-selamat-tertimbun-bangunan-ponpes-ambruk-mimpi-tidur-panjang-3-hari\/","title":{"rendered":"Cerita Alfatih Korban Selamat Tertimbun Bangunan Ponpes Ambruk, Mimpi Tidur Panjang 3 Hari"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH &#8211;<\/b> Ucapan hamdalah terus dipanjatkan dari Alfatih Cakra Buana (14). Santri Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo itu selamat dari reruntuhan bangunan pada Rabu (1\/10).<\/p>\n<p>Alfatih tiba di RSUD RT Notopuro Sidoarjo sekitar pukul 19.00 WIB, setelah Syehlendra Haical (13) dan Muhammad Wahyudi (13) dievakuasi.<\/p>\n<p>Seolah-olah tidak mengalami trauma, Alfatih menceritakan kejadian yang dialami. Dia juga bersyukur, kondisinya, sehat, tanpa luka serius, hanya lecet, bahkan besok sudah diperbolehkan pulang.<\/p>\n<p>\u201cSebelum salat Asar, saya sudah menunggu azan di musala, lalu ketiduran. Sempat terbangun karena terdengar gemuruh gedung ambruk, terus lari, tetapi pingsan akibat tertimpa material,\u201d ujar Alfatih, Kamis (2\/10).<\/p>\n<p>Dia sadar berada di bawah reruntuhan musala ambruk, dalam kondisi gelap gulita. Dia juga berkomunikasi sebentar dengan teman di sebelahnya. Setelah itu tertidur lagi.<\/p>\n<p>\u201cAda petugas penyelamat yang mencongkel bagian bawah lantai, saya terbangun terus tanya apakah sudah bisa keluar. Kemudian keluarnya kayak merangkak pelan pelan,&#8221; ungkapnya.<\/p>\n<p>Selama tertimbun reruntuhan, tubuh Alfatih terlindungi undukan pasir dan wajahnya tertutup material seng. Selama tidur panjang hampir 3 hari hingga sadar saat dievakuasi, dia mengaku bermimpi jalan-jalan berkeliling di jalan gelap.<\/p>\n<p>\u201cTanpa lampu naik mobil pikap. Mimpi minum air yang disalurkan lewat selang, tetapi serasa seperti di dunia nyata,\u201d tuturnya<\/p>\n<p>Mendengar cerita putranya, Abdul Hanan tidak berhenti memanjatkan syukur. Dia merasa seperti diberi keajaiban oleh Tuhan Yang Maha Esa Allah.<\/p>\n<p>&#8220;Saya takut dia tidak tenang, nanti kehabisan energi teriak-teriak, jadi saya baca terus surat itu tanpa putus,&#8221; ucap Abdul Hanan.<\/p>\n<p>Dia bercerita, Alfatih yang pulang ke rumah pada pekan lalu, minta kembali ke pondok Rabu (1\/10) namun dia memaksa mengantarkan Sabtu (27\/9).<\/p>\n<p>\u201cSebelum kejadian dia sempat mimpi lihat gedung runtuh. Saya menyesali keputusan yang membuat anak saya jadi korban. Terima kasih banyak sudah menyelamatkan anak saya,\u201d pungkas Abdul.\u00a0<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH &#8211; Ucapan hamdalah terus dipanjatkan dari Alfatih Cakra Buana (14). Santri Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo itu selamat dari reruntuhan bangunan pada Rabu (1\/10). Alfatih tiba di RSUD RT Notopuro Sidoarjo sekitar pukul 19.00 WIB, setelah Syehlendra Haical (13) dan Muhammad Wahyudi (13) dievakuasi. Seolah-olah tidak mengalami trauma, Alfatih menceritakan kejadian [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":467758,"comment_status":"open","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[1420,274908],"series":[],"class_list":["post-467757","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-peristiwa","tag-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/467757","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=467757"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/467757\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/467758"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=467757"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=467757"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=467757"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=467757"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}