{"id":467883,"date":"2025-10-04T10:07:00","date_gmt":"2025-10-04T03:07:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/10\/04\/9-jenazah-runtuhan-mushala-ponpes-al-khoziny-di-sidoarjo-jatim-ditemukan-total-14-orang-meninggal\/"},"modified":"2025-10-04T10:08:23","modified_gmt":"2025-10-04T03:08:23","slug":"9-jenazah-runtuhan-mushala-ponpes-al-khoziny-di-sidoarjo-jatim-ditemukan-total-14-orang-meninggal","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/10\/04\/9-jenazah-runtuhan-mushala-ponpes-al-khoziny-di-sidoarjo-jatim-ditemukan-total-14-orang-meninggal\/","title":{"rendered":"9 Jenazah Runtuhan Mushala Ponpes Al Khoziny di Sidoarjo Jatim Ditemukan, Total 14 Orang Meninggal"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH<\/b>  &#8211; Proses evakuasi runtuhan mushala Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny di Sidoarjo, Jawa Timur, memasuki hari kelima.<\/p>\n<p>Sejauh ini, petugas berhasil menemukan sembilan jenazah di lokasi kejadian.<\/p>\n<p>&#8220;Laporan terakhir total sembilan korban berhasil diekstrikasi pada hari kelima,&#8221; kata Direktur Operasi BNPB, Laksamana TNI Yudhi Bramantyo, pada Sabtu (4\/10\/2025).<\/p>\n<p>Jenazah terakhir ditemukan di sektor A4, Jumat (3\/10\/2025) sekitar pukul 23.00 WIB, namun identitasnya belum terkonfirmasi.<\/p>\n<p>Korban langsung dibawa ke RS Bhayangkara Polda Jatim di Surabaya untuk proses identifikasi.<\/p>\n<p>Yudhi mengatakan, proses evakuasi masih terus berlangsung dengan fokus pembersihan puing di sisi utara bangunan yang tidak terintegrasi dengan struktur utama.<\/p>\n<p>Selain sembilan korban yang ditemukan, satu orang terkonfirmasi selamat dan telah kembali ke rumah, sehingga total korban yang dievakuasi oleh tim SAR gabungan mencapai 27 orang.<\/p>\n<p>Sampai saat ini, total korban runtuhan mushala Al Khoziny mencapai 117 orang dan 27 orang di antaranya berhasil dievakuasi, sementara sisanya melakukan evakuasi mandiri.<\/p>\n<p>Dari jumlah tersebut, 14 orang dinyatakan meninggal dunia dan 103 orang selamat, namun puluhan lainnya masih dalam proses pencarian.<\/p>\n<p>Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit, sebelumnya menyatakan, proses evakuasi pengangkatan puing telah mencapai 50 persen.<\/p>\n<p>Alat berat seperti crane dan eskavator digunakan untuk membersihkan puing, dengan tujuan membuka akses untuk mengevakuasi korban yang masih terjebak.<\/p>\n<p>&#8220;Begitu korban terlihat, kami hentikan sementara kemudian dievakuasi, lalu dilanjutkan lagi,&#8221; kata Nanang.<\/p>\n<p>Kapolda Jatim, Irjen Nanang Avianto, juga melakukan kunjungan untuk memantau evakuasi.<\/p>\n<p>Tim kepolisian tengah melakukan pendataan korban yang dibagi menjadi tiga klaster: santri, pengurus, dan pegawai.<\/p>\n<p>Pengangkatan puing tidak hanya dilakukan tim SAR, tapi juga melibatkan pakar konstruksi dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya (ITS) dan Kementerian PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat).<\/p>\n<p>Nanang meminta publik untuk bersabar terkait penyelidikan lebih lanjut mengenai bencana runtuhnya mushala Ponpes Al Khoziny.<\/p>\n<p>Diketahui, mushala yang berfungsi sebagai tempat ibadah tiga lantai di area asrama putra Ponpes Al Khoziny ambruk dan menimpa para santri saat mereka sedang melaksanakan shalat Ashar pada Senin (29\/9\/2025) sekitar pukul 15.00 WIB.<\/p>\n<p>Berdasarkan analisis tim SAR gabungan, penyebab ambruknya bangunan adalah kegagalan konstruksi akibat ketidakmampuan menahan beban dari kapasitas yang seharusnya.<\/p>\n<p>Proses evakuasi dan pencarian korban masih terus dilakukan oleh tim SAR dan pihak berwenang hingga semua korban ditemukan.<\/p>\n<p style=\"margin: 0px;padding: 0px 15px 25px;text-align: justify\">Sumber: Wartakota <\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH &#8211; Proses evakuasi runtuhan mushala Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny di Sidoarjo, Jawa Timur, memasuki hari kelima. Sejauh ini, petugas berhasil menemukan sembilan jenazah di lokasi kejadian. &#8220;Laporan terakhir total sembilan korban berhasil diekstrikasi pada hari kelima,&#8221; kata Direktur Operasi BNPB, Laksamana TNI Yudhi Bramantyo, pada Sabtu (4\/10\/2025). Jenazah terakhir ditemukan di sektor [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":467884,"comment_status":"open","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[274908,1420],"series":[],"class_list":["post-467883","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-berita","tag-peristiwa"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/467883","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=467883"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/467883\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/467884"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=467883"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=467883"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=467883"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=467883"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}