{"id":467898,"date":"2025-10-04T12:17:25","date_gmt":"2025-10-04T05:17:25","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/?p=467898"},"modified":"2025-10-04T12:17:25","modified_gmt":"2025-10-04T05:17:25","slug":"yusril-ajak-umat-islam-renungi-makna-kemerdekaan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/10\/04\/yusril-ajak-umat-islam-renungi-makna-kemerdekaan\/","title":{"rendered":"Yusril Ajak Umat Islam Renungi Makna Kemerdekaan"},"content":{"rendered":"<p><strong>DEPOK<\/strong> \u2013 Tokoh nasional sekaligus pakar hukum tata negara, Prof. Yusril Ihza Mahendra, menyampaikan khutbah Jumat di Masjid Ukhuwah Islamiyah Universitas Indonesia (UI) Depok, Jumat (3\/10\/2025). Dalam khutbahnya, Yusril mengangkat tema &#8220;Refleksi Islam tentang Kemerdekaan, Kerja, dan Penegakan Hukum.&#8221;<\/p>\n<p>Dalam kesempatan itu, Yusril menegaskan bahwa Islam memandang hari Jumat sebagai hari kerja, bukan hari libur. Ia mengutip Surah Al-Jumu\u2019ah yang menyeru umat Islam untuk segera menunaikan salat Jumat, lalu kembali bertebaran mencari rezeki setelahnya.<\/p>\n<p>\u201cSekiranya hari Jumat ini hari libur, tentu masjid akan sepi jamaahnya. Justru manfaat menjadikan Jumat sebagai hari kerja jauh lebih besar,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Dia mengajak jamaah untuk merenungi perjuangan kemerdekaan bangsa Indonesia. Menurutnya, kemerdekaan 1945 bukan semata hasil kekuatan bangsa, melainkan benar-benar \u201catas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa\u201d.<\/p>\n<p>\u201cSelama tiga ratus tahun bangsa Indonesia berjuang, kita tidak pernah mengalahkan Belanda maupun Jepang. Mereka dikalahkan bangsa lain, dan kita mendapat kesempatan memproklamasikan kemerdekaan,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Ia mengutip pandangan Haji Agus Salim yang menyatakan dua pesan penting dalam Pembukaan UUD 1945, yakni bahwa Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum tanpa usaha mereka sendiri, serta segala sesuatu terjadi hanya atas izin Allah semata.<\/p>\n<p>Yusril juga menyinggung persoalan demonstrasi dan penegakan hukum. Ia menekankan bahwa demonstrasi adalah hak menyampaikan pendapat, namun tindakan anarkis seperti perusakan dan pembakaran harus ditindak tegas secara hukum.<\/p>\n<p>\u201cPenegakan hukum dalam Islam harus melalui otoritas negara, bukan dijalankan sendiri oleh individu. Jika tidak, yang terjadi hanyalah anarki,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>Yusril mengingatkan agar umat Islam tidak menjadi penonton di negeri sendiri. Ia mendorong umat agar ikut serta membangun bangsa dan mengelola negara pasca kemerdekaan.<\/p>\n<p>\u201cNegara ini kita bangun dengan susah payah, dengan darah dan air mata. Karena itu kita harus menjaganya, jangan menitipkan nasib umat kepada orang lain,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Khutbah yang berlangsung di Masjid Ukhuwah Islamiyah UI ini ditutup dengan doa agar umat Islam mampu mengambil hikmah dari sejarah, bekerja keras, serta menegakkan hukum dan keadilan sesuai tuntunan agama. (*)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>DEPOK \u2013 Tokoh nasional sekaligus pakar hukum tata negara, Prof. Yusril Ihza Mahendra, menyampaikan khutbah Jumat di Masjid Ukhuwah Islamiyah Universitas Indonesia (UI) Depok, Jumat (3\/10\/2025). Dalam khutbahnya, Yusril mengangkat tema &#8220;Refleksi Islam tentang Kemerdekaan, Kerja, dan Penegakan Hukum.&#8221; Dalam kesempatan itu, Yusril menegaskan bahwa Islam memandang hari Jumat sebagai hari kerja, bukan hari libur. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":47,"featured_media":467902,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[65],"tags":[327713,50324,327712],"series":[],"class_list":["post-467898","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-islam","tag-khutbah-jumat-yusril","tag-yusril-ihza-mahendra","tag-refleksi-kemerdekaan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/467898","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/47"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=467898"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/467898\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/467902"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=467898"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=467898"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=467898"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=467898"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}